PSYCHOPATH DOCTOR [SUDAH TERBIT]

PSYCHOPATH DOCTOR [SUDAH TERBIT]
40


__ADS_3


Meina tengah terjaga di dalam tidur nya. Pintu kamar tamu yang di tempati nya terbuka. Masuklah Michael. Dia menghampiri Meina yang terlihat begitu tenang.



Michael duduk di tepi ranjang. Dia menatap lekat Meina nya. Perlahan tangannya bergerak menyelimuti tubuh Meina.



"Aku tidak mau melihat  mu dengan pria lain sebelum atau setelah kita menikah.. Foto itu nyata Meina.. Kau bersama dia.. Pria sialan itu "



Michael membelai lembut kepala Meina. "Aku sangat mencintai mu.. Aku tidak mengira, mencintai seorang wanita itu menyakitkan seperti ini.. Aku terlambat jatuh cinta di usia ku yang sekarang "



Michael beranjak dari duduk nya, namun tangan Meina tiba-tiba dengan erat menggenggam tangannya. Michael terkejut dan menoleh.



Meina masih terjaga. Namun tangannya begitu erat menggenggam tangan Michael.



"Love you"



Gumaman itu terdengar nyata di telinga Michael. Di mendekatkan telinga nya ke bibir Meina. Tapi Meina tidak bicara lagi.



Dia pun memilih berbaring di samping Meina tanpa berniat melepaskan tangannya.



Michael memeluk Meina.



♡♥♡♥♡♥♡



Perlahan mata Meina terbuka. Dia terkejut mendapati Michael tertidur di samping nya dan memeluk diri nya.



Perlahan tangan Meina  bergerak menangkup wajah Michael.



"Kenapa kau ingin selalu berada di dekat ayah mu nak.. " batin Meina seolah berbicara dengan bayi yang berada di dalam perut nya.



Tiba-tiba tangan Michael memegang tangan Meina. Kedua mata nya terbuka. Dia menatap Meina dengan dingin.



Meina benar-benar sedih dengan tatapan dingin itu. Meina segera menarik tangannya kemudian berlalu. Michael menatap punggung Meina yang kian menjauh.



Langkah Meina terhenti. Dia merasa mual. Dia pun segera memasuki kamar mandi.



Setelah mengeluarkan isi perut nya, Meina menatap pantulan diri nya di cermin.



Deg



Michael berdiri di belakangnya. Michael terlihat terkejut.



"Kita harus menemui Mykha "



♡♥♡♥♡♥♡



Mykha duduk termenung di ruangan nya. Dia terlihat sedih.



Terdengar pintu di ketuk. Mykha menoleh.



"Masuk"



Ternyata Michael dan Meina.



"Ada apa? Kau mau jadi dokter lagi dengan jas dan dasi seperti itu? " tanya Mykha pada Michael sambil tertawa.



"Berhenti berbasa-basi dan segera periksa keadaan Meina " kata Michael.


__ADS_1


Mykha melirik Meina.



"Apa yang terjadi? Kenapa tidak kau saja yang memeriksa nya? " gerutu Mykha pada Michael.



"Aku sudah berjanji pada ayah ku untuk tidak praktek kedokteran lagi " gerutu Michael.



"Sungguh anak yang berbakti, ayo kemarilah, sayang " kata Mykha sambil merangkul Meina. Meina mengangguk.



Mereka memasuki ruang pemeriksaan. Sementara Michael menunggu diluar.



Michael terlihat cemas.



"Apa mungkin Meina mengandung anakku? "



Beberapa menit kemudian, Mykha dan Meina keluar dari ruang pemeriksaan.



"Bagaimana? Kenapa lama? Apa terjadi sesuatu? " tanya Michael pada Mykha.



Kedua pipi Meina merona karena begitu perhatian nya Michael kepada nya.



"Emm.. Dia baik-baik saja.. Dia hanya.. " Mykha melirik Meina kemudian kembali menatap Michael.



"... Dia hanya masuk angin"



Michael terlihat kecewa dengan hasil pemeriksaan Mykha. Padahal dalam hati dia berharap untuk memiliki seorang putri dari Meina.



"Baiklah, ayo kembali"



Michael dan Meina pun berlalu. Mykha terlihat sedih dengan keadaan Meina.




"Meina.. Selamat kau mengandung, bukan hanya satu tapi ada 2 janin di dalam perut mu.. Oh puji Tuhan.. Usia kandungan mu menginjak 3 bulan.. Kau harus menjaga kesehatan mu dan pola makan mu, ya.. Dan aku yakin Michael pasti bahagia mendengar kabar ini" kata Mykha penuh semangat.



Namun berbanding terbalik dengan Meina yang terlihat sedih. Mykha terlihat bingung.



"Kenapa Meina? "



"Michael tidak boleh tahu"



Deg



Mykha terkejut sekali. "Ta.. Tapi kenapa? "



"Cecil"



"Kenapa dengan Cecil? " tanya Mykha cepat.



"Dia mencintai Mike dan aku yakin dia tidak akan membiarkan aku dan Mike bahagia.. Dia sudah tahu kehamilan ku dan dia mengancam ku.. Jika aku memberitahukan kehamilan ku pada Mike, dia tidak hanya akan menghabisi ku, tapi juga bayiku"



Deg



"Sudah ku duga, gadis itu memang sialan"



"Sudahlah.. Yang penting sekarang aku dan bayi ku aman"



"Tapi.. "


__ADS_1


"Percayalah, Mykha.. Aku pasti bisa menjaga diriku dan bayi ku"



"Tapi kau harus berjanji pada ku.. Kalau apapun yang terjadi, itu tidak akan membahayakan nyawa kau dan calon anakmu"



"Iya, Mykha, aku berjanji"



"Dan.. Aku akan sering ke mansion kalian untuk memastikan keselamatan kalian"



"Kau tidak perlu merepotkan dirimu, Mykha "



"Ini keputusanku"



"Baiklah.. Jika itu mau mu "



"Sekarang katakan.. Siapa saja yang tahu kehamilan mu"



"Bibi Emma, Cecil dan kau"



"Baiklah.. Ayo temui Mikey"



Mykha menghela napas berat. "Aku akan membantu mu"



♡♥♡♥♡♥♡



Michael fokus menyetir. Meina juga berdiam diri dengan pandangan tertuju ke jalan raya. Sedari tadi kesunyian yang menemani mereka berdua.



"Ku kira kau mengandung anakku"



Deg



Seketika Meina menatap Michael.



"Sekarang katakan, apa kau berselingkuh dengan Brian?"



"Sudah ku bilang, aku tidak melakukan nya Mike"



"Lalu foto itu? "



"Aku tidak tahu kenapa ada foto ku bersama nya. Aku bersumpah aku tidak berselingkuh"



"Baiklah.. Kita lihat saja ke depan nya.. Aku tidak akan membiarkan mu menyianyiakan cinta ku" geram Michael.



"Michael jadi keras kepala begini.. Aku tidak bisa diam saja.. Aku harus membuktikan kalau aku tidak bersalah"



"Jika kau mencintai ku, seharusnya kau percaya pada kata-kata ku" kata Meina.



"Aku percaya pada mu, tapi aku lebih percaya pada bukti foto-foto itu "



"Baiklah.. Aku akan membuktikan kalau aku tidak berselingkuh "



"Bagus, itu lebih baik"



♡♥♡♥♡♥♡



By



Ucu Irna Marhamah

__ADS_1


__ADS_2