PSYCHOPATH DOCTOR [SUDAH TERBIT]

PSYCHOPATH DOCTOR [SUDAH TERBIT]
32


__ADS_3


Mansion Michael di dekorasi seindah mungkin dengan tema warna putih. Setiap tamu undangan harus memakai pakaian putih.



Meina berdiri di dekat tangga. Dia melihat  para pelayan sibuk menyiapkan semuanya. Dia terlihat sedih. Masa depan nya datang secepat ini kah?



Cecil menghampiri nya.



"Hai, calon kakak ipar" sapa Cecil sinis. Meina melirik Cecil sejenak kemudian mengalihkan pandangannya.



"Jangan harap kau bisa bergabung dengan keluarga besar Danuarga, kau tidak pantas, jalang"



Deg



Dengan cepat, Meina menatap tajam Cecil. "Jika anda tidak tahu masalah nya, lebih baik diam"



"Meski aku calon adik iparmu, usia ku lebih tua dari mu, jangan macam-macam" geram Cecil.



"Apa masalah mu? " tanya Meina kesal.



"Kedua kakak ku bertengkar karena mu, karena kau menjauhi Kak Michael, kak Michael jadi marah pada Kak Robert yang memberitahumu kalau kak Michael psikopat, kenapa kau menjauhi kak Michael padahal kau mencintai nya dan itu menyebabkan jiwa psikopat mereka menjadi muncul lagi.. Itu karena mu" kata Cecil panjang lebar.



Meina menautkan alisnya. "Maaf.. Tapi aku tidak mau mempertaruhkan hidup ku di ambang bahaya"



"Tapi kau sudah bercinta dengan kak Michael kan? Itu membuktikan kau sudah menjadi jalang nya.. Asal kau tahu, kak Michael tidak pernah mencintai siapa pun.. Aku yakin kau hanya sedikit lebih beruntung dari jalang -jalang nya. Dia akan menikah dengan mu, menjadi kan mu boneka seks kemudian membuangmu atau yang lebih parah nya lagi kau akan di bunuh"



Deg



Meina menautkan alisnya. Jika seandainya itu terjadi, dia siap mati dan dengan begitu, dia akan berpisah dengan Michael.



Terdengar langkah kaki menaiki tangga. Meina dan Cecil menoleh ternyata Michael.



Cecil tersenyum kemudian berlari memeluk Michael. "Kakak! " seru Cecil. Michael tersenyum kemudian membalas pelukan Cecil. Cecil mendelik sinis pada Meina seolah dia membuktikan kalau dialah yang paling di sayangi oleh Michael.



"Kau ini manja sekali, sweety " goda Michael sambil mencolek dagu Cecil.



Michael menoleh kearah Meina. "Oh ya, sweety apa kau sudah berkenalan dengan calon istriku? " tanya Michael.



Cecil mendelik Meina. "Ah tentu saja, dia kakak kecilku" kata Cecil sambil memeluk lengan Meina. Meina menautkan alisnya. Sungguh aktris yang hebat, pikir nya.



Michael tersenyum. "Meina bagaimana menurut mu adik ku itu? " tanya Michael pada Meina.


__ADS_1


Meina tersenyum sinis kearah Cecil. "Sangat cantik dan.. Mengejutkan" jawab Meina.



Cecil menautkan alisnya. Michael tersenyum kemudian memeluk kedua gadis yang sangat dia sayangi.



"Gadis- gadis ku" Michael mencium pucuk kepala Meina dan Cecil bergantian.



Meina dan Cecil saling melemparkan tatapan tajam. Memancarkan aura permusuhan yang kental.



"Aku tidak akan membiarkan kakakku mencintai mu lagi! Akan ku pastikan! " batin Cecil.



"Seperti nya aku harus berhati- hati dari wanita yang satu ini.. Dia licik " batin Meina.



♡♥♡♥♡♥♡



Michael sedang mengetik di ruang kerja nya yang berdampingan dengan kamar nya. Cecil memasuki ruang kerja Michael dengan mengendap. Dia berniat mengejutkan Michael.



"Untuk apa kau mengendap begitu? "



Cecil terhenyak. Dia pun tertawa kemudian duduk di pangkuan Michael.



"Kakak.. Boleh aku meminta sesuatu? " tanya Cecil. Sejenak Michael menghentikan aktivitas nya dan menatap Cecil.




"Boleh aku tinggal disini menemani mu dan kakak ipar kecil ku? " tanya Cecil dengan ekspresi menggemaskan.



Michael mencium pipi Cecil. "Tentu saja, adikku.. Kau bisa juga membantuku untuk mendekatkan ku dengan Meina " kata Michael.



Cecil tersenyum penuh kemenangan. "Aku saaaayaaanng kakak" Cecil memeluk erat tengkuk Michael.



"Lihat saja, Meina "



♡♥♡♥♡♥♡



Keesokan hari nya, Meina memasak mie instan untuk dirinya. Dia terkejut saat seseorang menarik lengan nya dengan kasar  dari belakang.



Meina menepis tangan jahat itu kemudian berbalik. Ternyata Cecil. Meina menautkan alisnya. Dia tidak tahu kalau Cecil menginap semalam.



"Rambutmu jelek sekali.. Acak- acakan.. Biar ku perbaiki" kata Cecil sambil akan menjambak rambut Meina . Namun Meina menangkap tangan Cecil.



"Jangan sentuh aku! " geram Meina. "Wah wah selain bermulut pedas, kau suka melawan juga ya" ledek Cecil.


__ADS_1


"Dengar, aku bukan orang baik, ku peringatkan kau, aku bukan orang yang baik" kata Meina.



"Dan kau pikir aku takut? "



"Ku harap kau menjauh dari ku, karena aku tidak punya masalah dengan mu, Nn. Cecillia" desis Meina.



Terdengar langkah kaki memasuki dapur. "Ada apa kalian ribut? " tanya Michael dengan ekspresi cemas.



"Tanya saja sendiri! " gerutu Cecil kemudian berlalu. Meina menautkan alisnya. Dia kembali membolak- balikkan mie instan nya.



Michael memeluk perut Meina dari belakang. "Ada apa? Kenapa Cecil terlihat marah pada mu? " tanya Michael.



"Entahlah.. Kurasa dia tidak menyukai ku, dan sebelum sesuatu yang buruk terjadi, tolong batalkan pernikahan ini" jawab Meina.



"Dia adikku dan aku tahu seperti apa dia" kata Michael.



"Kalau begitu, aku akan menyelamatkan diri ku sendiri dengan caraku sendiri " kata Meina kemudian berlalu.



♡♥♡♥♡♥♡



Meina menyantap mie instan nya. Maharani memasuki kamar nya. Dia terkejut.



"Lanjutkan saja makan nya, nak" kata Maharani sambil duduk di samping Meina. Meina menatap Maharani.



"Lebih baik kau jaga pola makan mu, jangan terlalu banyak memakan mie instan" kata Maharani.



Meina menangguk.



"Michael memang pria nekat.. Dia tidak punya hati, tapi kami tidak menyangka  dia akan mengatakan kalau dia sangat mencintai mu"



Meina terlihat berpikir.



"Mungkin hanya kau pengobat nya nak, hanya kau yang akan bisa menjadikan nya seorang manusia normal lagi" kata Maharani.



"Ibu akan sangat berterimakasih pada mu, sayang " kata Maharani sambil membelai kepala Meina dengan lembut.



Meina menghela napas berat kemudian mengangguk.



♡♥♡♥♡♥♡



By

__ADS_1



Ucu Irna Marhamah


__ADS_2