PSYCHOPATH DOCTOR [SUDAH TERBIT]

PSYCHOPATH DOCTOR [SUDAH TERBIT]
31


__ADS_3


Plakkkk



Satu tamparan mengenai pipi Michael. Itu perbuatan John, ayah nya. Maharani terlihat sedih dan shock. Meina berada didalam pelukan Marine.



Robert tersenyum penuh kemenangan. Mykha terkejut. Cecil menatap tajam Meina.



"Jadi, dia yang nama nya Meina? Dia hanya gadis kecil" batin Cecil.



"Itulah sebab nya, kenapa aku tidak mengizinkan mu menjadi seorang dokter! Karena kau akan semakin dekat dengan hobby mu.. Psikopat " bentak John.



Meina memeluk erat Marine. Dia takut sekali dengan kondisi menegangkan seperti ini.



"Kau mau membuatku malu huh! Aku benar-benar kecewa padamu, mulai sekarang kau harus berhenti jadi dokter dan kau harus menjadi pengusaha sukses seperti Roberto! "



Deg



Robert tersenyum sinis. Maharani terlihat sedih. Cecil menautkan alisnya.



"Dan untuk gadis itu, kau harus bertanggung jawab menikahi nya, minggu ini " kata John kemudian berlalu disusul Maharani.



Cecil juga berlalu. Robert tersenyum kemudian menghampiri Michael. Dia menepuk bahu Michael.



"Kau senang sekarang? Mendapatkan gadis yang kau cintai? Hmm.. Nikmati hidupmu, adikku" kata Robert kemudian berganti menghampiri Meina.



Meina merapatkan tubuh nya ke Marine.



"Sudah ku bilang kan.. Untuk tidak mengabaikan kata-kata ku? Sekarang kau terjebak selama nya dengan monster itu " kata Robert kemudian berlalu.



Marine menatap Michael yang juga menatap nya. "Emma.. Bawa Meina ke kamar nya " kata Marine. Emma menurut. Dia membantu Meina ke kamar nya.



Marine menghampiri Michael. "Aku tahu kau memang bukanlah pria baik yang sering berganti wanita jalang.. Tapi kenapa kau menodai gadis polos yang ku sayangi itu? Jangan sama kan dia dengan jalang- jalang mu.. Aku memang ingin kalian bersama di dalam tali pernikahan.. Tapi bukan seperti ini kejadian nya.. Ini kesempatan mu untuk mendapatkan cinta Meina lagi.. Jangan sakiti dia.. Buatlah pernikahan kalian sebagai langkah menuju kebahagiaan" kata Marine sambil membelai lembut pipi Michael kemudian dia pun berlalu.



♡♥♡♥♡♥♡



Emma menyelimuti tubuh Meina. Dia berusaha menutupi kesedihan di wajah nya. Dia tidak ingin menangis di depan Meina.



Emma berlalu, tapi Meina menarik tangannya. "Bibi.. " panggil Meina.



Emma menatap Meina. "Iya, Nn? " tanya Emma dengan suara bergetar.



"Boleh aku memeluk mu? "



Deg



Emma benar-benar terharu



"Maaf Nn.. Tapi saya tidak pantas.. Saya hanya seorang pelayan"

__ADS_1



"Bibi yang selama ini membantuku dan menjaga ku.. Aku senang bibi menyayangi ku seperti anak bibi sendiri "



Dengan segera, Emma memeluk Meina dan menangis tersedu- sedu.



"Maaf.. Maaf saya lancang Nn... Tapi saya benar-benar menyayangi anda" kata Emma.



Meina tersenyum sambil membelai punggung Emma. "Aku juga bibi"



Michael menguping pembicaraan mereka. Dia tersenyum haru. Setidaknya banyak orang yang menyayangi Meina di dekat nya.



♡♥♡♥♡♥♡



Mykha mengemas barang- barang medis nya. Saat dia berbalik, dia berpapasan dengan Cecil.



"Hei, kau mau kemana? " tanya Cecil. "Pulang.. Memang nya apa lagi " jawab Mykha.



"Apa kau dokter yang menangani Meina? " tanya Cecil. "Iya, memang nya kenapa? " tanya Mykha.



"Hm.. Tidak.. Aku hanya ingin bertanya.. Apa gadis itu yang memulai hubungan dengan Michael? " tanya Cecil.



"Aku tidak tahu.. Kenapa tidak kau tanyakan langsung saja pada Mike " gerutu Mykha.



"Aku tidak suka dengan gadis itu.. Dia menyebabkan kak Mike bertengkar dengan kak Robert " kata Cecil berterus terang.



"Itu bukan salah Meina.. Kurasa Robert yang memulai pertengkaran.. Bukankah selalu dia yang mencari masalah" kata Mykha sarkas.




"Hanya Tuhan yang tahu, dan kau telah terkena virus nya.. Virus pembuat masalah " jawab Mykha kemudian berlalu.



Cecil mengepalkan tangannya. "Aku bukan psikopat! Dan kau yang malah menjadi seorang psikopat.. Kurasa kau yang tertular virus nya " sindir Cecil.



Langkah Mykha terhenti. Kemudian pandangan nya menyendu.



"Kau benar"  jawab Mykha kemudian berlalu.



Cecil mengerutkan dahinya. Dia tidak mengira kalau Mykha akan mengatakan itu.



"Aku harus segera menyingkirkan Meina.. Atau dia akan menjadi masalah di keluarga ini "



♡♥♡♥♡♥♡



Mykha menuruni tangga, tiba-tiba dia berpapasan dengan Robert. Langkah Mykha terhenti. Kedua alis nya bertautan.



Dia melangkahkan lagi kaki nya, tapi Robert tetap menghalangi jalan nya.



"Apa mau mu? " geram Mykha.


__ADS_1


Robert tersenyum tampan. "Aku ingin dirimu, apalagi jika bukan itu "



Mykha menautkan alisnya. Dia mendorong dada Robert kemudian berlalu.



"Jangan lupakan kalau aku sudah mendapatkan dirimu" kata Robert.



Langkah Mykha terhenti. Air mata nya mengalir. "Ku harap kau melupakan itu "



"Dan ku harap kau tidak bisa melupakan nya " kata Robert.



Mykha melanjutkan langkah nya. Robert tersenyum sinis.



♡♥♡♥♡♥♡



Emma sedang menyuapi Meina bubur. Dia sangat memperhatikan Meina. Maklum, dia kehilangan putri nya yang usia nya tidak jauh beda dengan Meina. Jadi dia. Memperlakukan Meina seperti putri nya sendiri.



Terdengar pintu kamar di buka. Meina dan Emma menoleh. Ternyata Michael.



Meina mengalihkan pandangannya. Emma menyimpan mangkuk bubur itu kemudian membungkukkan badan nya pada Michael lalu pergi meninggalkan mereka berdua.



Michael duduk di tepi ranjang kemudian mengambil mangkuk bubur itu lalu menyuapi Meina. Dengan terpaksa, Meina menerima bubur itu.



"Maaf"



Kata itu terlontar begitu saja dari bibir Michael. Meski dia tahu Meina tidak mungkin memaafkan nya dengan begitu mudah.



Bubur nya habis. Meina tetap tertunduk dan Michael menatap nya penuh cinta.



Michael mengusap pucuk kepala Meina dengan lembut. Meina jadi gemetar ketakutan.



"Kita akan menikah secepatnya"



Deg



Meina menatap Michael. "Menikah? "



Michael mengangguk sambil tersenyum lembut. Michael memeluk Meina. Meina terkejut dan terlihat sedih.



"Aku sangat bahagia.. Aku tahu kau tidak bahagia, tapi aku berjanji akan membahagiakan mu" kata Michael sambil mencium kepala Meina berkali-kali.



Tanpa mereka sadari, Cecil mendengar kan pembicaraan mereka.



"Siapa pun yang salah, aku akan tetap menghancurkan pernikahan mereka"




♡♥♡♥♡♥♡



By

__ADS_1



Ucu Irna Marhamah


__ADS_2