![PSYCHOPATH DOCTOR [SUDAH TERBIT]](https://asset.asean.biz.id/psychopath-doctor--sudah-terbit-.webp)
"Meina, aku curiga" kata Mykha yang duduk di tepi ranjang tempat Meina berbaring.
"Curiga kenapa? " tanya Meina.
"Mungkin saja Brian adalah orang suruhan Cecil"
"Itu memang benar.. "
"Lalu foto itu? "
"Entahlah.. Namun demi Tuhan, aku tidak pernah melakukan hal buruk seperti itu " bantah Meina.
"Dengan tahu kalau kau mengandung anak kembar,mungkin sebelum nya kau juga anak kembar Meina "
Deg
"Maksudmu aku punya saudara kembar? " tanya Meina.
"Iya, dan mungkin wanita di foto itu bukan kau, tapi kembaran mu"
Meina tampak berpikir. "Tapi aku adalah anak tunggal" kata Meina.
"Entahlah, tapi seperti dugaanku 70% benar.. Aku akan membantumu menyelidiki nya " kata Mykha.
"Terimakasih.. Kau sudah mau membantuku dan menolongku" kata Meina.
"Jangan katakan itu.. Aku melakukan ini karena kau sudah ku anggap adikku sendiri.. Selain itu.. " Mykha terlihat sedih.
Meina membelai tangan Mykha. "Kakak"
"Aku pernah mengalami pelecehan seperti mu.. Sama seperti mu.. Aku juga mengandung.. Pria itu meyakinkan ku bahwa dia akan bertanggungjawab.. Aku tahu dia memang akan bertanggung jawab. Tapi aku tidak mau menikah dengan dia.. Dan karena aku berjuang sendirian.. Anakku yang masih berada didalam kandungan ku menjadi korban.. Dia bernasib sama seperti salah satu janin mu.. " Mykha menghentikan ucapan nya sejenak dan menangis sesegukan.
Meina bangkit dan berusaha menenangkan Mykha. Dia memeluk Mykha. Dia bisa merasakan betapa Mykha sedih dan menderita kehilangan bayi nya.
".. Aku pun.. Menjadi seorang psikopat karena aku kecewa pada hidup ku" tangis Mykha.
"Kakak.. Kenapa kakak tidak membiarkan pria itu bertanggungjawab? " tanya Meina.
"Karena dia sepupuku"
Deg
"Robert.. "
Meina menggeleng tidak percaya. Ternyata keturunan yang sama.
"Dia benar-benar pria yang bedebah.. Brengsek" geram Mykha.
"Lupakan.. Aku malah menambah mental mu semakin buruk" kata Mykha sambil membelai pipi Meina dengan lembut.
Terdengar pintu kamar di ketuk. "Masuk" kata Meina. Mykha segera menghapus air mata nya.
Ternyata Emma. "Di ruang tamu ada Ny. Marine beliau ingin menemui Ny. Meina"
Deg
Meina dan Mykha saling pandang. "Apa? Dimana Mike?" tanya Mykha. "Tn. Bilang beliau ingin tinggal di mansion nya malam ini "
__ADS_1
Deg
Meina terlihat sedih. "Nenek tidak boleh tahu keadaan Meina.. Bibi Emma tolong jaga Meina.. Aku akan menahan nenek untuk tidak menemui Meina "
Emma mengangguk.
Mykha pun bergegas pergi. Dia menuruni tangga dan melihat Marine sedang berbicara sambil tertawa dengan Cecil.
Mykha menaikan sebelah alisnya. "Halo, nenek" sapa Mykha. Marine dan Cecil menoleh.
"Mykhalista? Kau disini sayang? " Marine bangkit dari duduk nya kemudian memeluk Mykha dengan erat. Cecil memutar kedua bola mata nya.
"Aku merindukan mu cucu ku.. Oh kau sedang mengunjungi Mike ya? " tanya Marine.
"Sudah beberapa minggu dia numpang disini " gerutu Cecil. Marine melirik Cecil sejenak.
"Hahaha.. Lelucon yang bagus adik sepupu" kata Mykha sambil tertawa renyah.
Marine tersenyum. "Dimana Minny? Nenek ingin menemui nya "
Deg
"Meina sudah tidur. Ya, dia emm.. Sedang mengandung.. Jadi.. "
"Apa? Kenapa kau tidak memberitahu nenek? Keterlaluan si Mikey" gerutu Marine.
"Emm.. Mungkin kak Mike ingin memberikan nenek kejutan" kata Cecil.
Mykha menghela napas lega karena Cecil memberikan alasan yang masuk akal. Padahal saat ini dia sedang sangat panik.
"Nenek kemari dengan siapa? " tanya Mykha.
Deg
Suara itu..
Mykha menoleh ternyata benar.. Dia.. Roberto.
"Nenek kemari dengan Robby"
"Ah ya, bagaimana kabarmu? " tanya Robert sambil memeluk erat Mykha. Mykha yang masih berdiri terpaku terkejut.
Robert menghirup aroma tubuh Mykha. "Bagaimana jika kita jalan-jalan.. Sudah lama kita tidak jalan-jalan bersama"
Robert melepaskan pelukan nya dan menatap Mykha penuh hasrat sementara Mykha menatap Robert dengan tajam.
"Iya, Mykha.. Ikutlah bersama Robert.. Bukankah dari kecil kalian selalu akrab dan saling menyayangi? " kata Marine sambil tertawa bersama Cecil.
Robert tersenyum penuh kemenangan. "Bagaimana Cecil, kau mau ikut dengan kami? "
"Ah tidak " kata Cecil sambil tersenyum sinis pada Mykha. Ya, Cecil tahu tentang hubungan Robert dengan Mykha.
♡♥♡♥♡♥♡
Selama di perjalanan, Mykha terdiam sambil menatap jalanan. Dan Robert juga fokus menyetir.
"Setelah sekian lama kita tidak bertemu, akhirnya kita bertemu juga ya.. Aku sangat merindukan mu" kata Robert memecah kesunyian.
__ADS_1
Mykha tetap diam dalam.
"Apa kau juga merindukan ku? "
Hening
"Ah.. Sungguh.. Aku mencintai mu, Mykha "
"Entah kenapa keturunan keluarga mu itu memiliki kelainan mencintai orang yang masih keluarga nya sendiri " gerutu Mykha kehabisan kesabaran.
"Heh.. Aku juga tidak tahu, tapi yang pasti, kau sangat lah cantik "
Sunyi
"Apa kau bisa membantuku? "
Robert sedikit menoleh. "Membantu apa? "
"Tolong, cari informasi tentang keluarga Meina.. Yang sebenarnya "
"Sebegitu sayang kah kau pada gadis muda itu? "
"Dia gambaranku dulu setelah kau menyakiti ku.. Dan aku tidak mau dia mengalami hal yang sama dengan ku.."
"Apa imbalan nya? "
Mykha menutup rapat kedua mata nya. Air mata nya menetes.
"Kau bisa memiliki ku selama satu malam jika kau berhasil"
Robert tersenyum penuh kemenangan. "Dengan senang hati"
♡♥♡♥♡♥♡
Robert berbicara dengan seseorang di sebrang sana dengan ponsel nya.
"Dengar kan ini, Mykha " kata Robert sambil memberikan ponsel nya kepada Mykha.
Beberapa menit Mykha mendengar semuanya. Dan berkali- kali juga dia tercengang dengan kenyataan yang sebenarnya.
Rekaman yang di kirimkan orang kepercayaan Robert itu pun berakhir.
"Bagaimana? "
"Ini masuk akal"
"Dan bagaimana dengan imbalan nya? "
Mykha menatap Robert.
"Kita harus segera kembali ke mansion! Cepat! "
♡♥♡♥♡♥♡
By
__ADS_1
Ucu Irna Marhamah