PSYCHOPATH DOCTOR [SUDAH TERBIT]

PSYCHOPATH DOCTOR [SUDAH TERBIT]
7


__ADS_3


Hari ini Michael mengajak Meinara ke rumah nenek nya. Karena sudah 4 bulan Michael tidak menjenguk ibu dari ayah nya itu.



Sebelum nya Michael membelikan Meina pakaian yang pantas. Meina merasa berlebihan karena dia hanya pasien nya Michael di tambah lagi mereka baru saling mengenal.



Namun Michael mengatakan kalau dia senang membelikan Meina pakaian. Padahal di apartemen nya juga ada pakaian. Tapi itu semua lingerie yang lebih cocok di pakai jalang. Itu pun bekas jalang- jalang nya yang sudah dia bunuh.



Michael meyakinkan Meina kalau dia memang seharusnya bersikap seperti itu pada pasien nya karena selain itu dia sudah menganggap Meina sebagai adik.



Meina mulai berpikir mungkin saja kalau Michael merasa bersimpati dengan diri nya karena di racuni oleh ibu dan adik tiri nya.



Saat ini Michael fokus menyetir. Dan Meina juga mengotak- atik benda kotak persegi pipih berwarna putih nya.



Michael sesekali melirik Meina. Dia menghela napas lega mengingat pagi ini hampir saja mereka sarapan steak dan sup manusia.



Ya, daging yang di masak Meina adalah daging manusia. Michael lupa menyimpan nya karena kemarin dia lebih dulu kaget melihat  jari- jari dalam toples.



Belum lagi luka dan darah. Darah itu bukan berasal dari luka nya. Mungkin memang sebagian darah itu berasal dari luka nya. Tapi darah yang paling banyak itu adalah darah yang berasal dari mayat Siska.



Dan dia lebih terkejut lagi setelah mendengar pertanyaan Meina yang mendengar suara desahan nya sambil menyebut nama Meina.



Itu memalukan!



Dan bisa saja Meina berpikiran buruk. Apalagi kalau sampai dia ingin pergi dari Michael? Michael tidak akan membiarkan itu terjadi.



Persetan apa kata dunia kalau seorang Michael L Danuarga dokter kesehatan mencintai seorang gadis di bawah umur kelas 2 SMA.



Mencintai?



Ya, mungkin itu yang sekarang di rasakan oleh Mike. Meski pun Michael tidak yakin. Michael hanya berpikir kalau hasrat nya sering teriak jika di dekat Meina.



Dan semalam saja dia bercinta dengan Siska, salah satu jalang nya. Tapi dia membayangkan tubuh Meina lah yang berada di bawah nya. Meina lah yang mendesah karena gerakan nya.



Dan setelah selesai melakukan itu, ada kepuasan tersendiri bagi Michael. Dan tetap saja dia menghabisi Siska seperti yang lain.



"Dokter.. Apa nenek anda tinggal sendiri? " tanya Meina tiba-tiba yang membuat Michael terkejut dan membuyarkan lamunan nya.



"Iya, putra dan putri nya bekerja semuanya. Begitu pun dengan cucu-cucu nya. Ada yang sekolah, kuliah, bekerja, sudah menikah.. Mereka sibuk masing-masing " jawab Michael.



"Hmm.. Aku yakin.. Beliau pasti kesepian" kata Meina pelan. Michael menoleh kearah Meina dan menatap nya sejenak.



"Aku yakin, itu juga yang kau rasakan saat ini " kata Michael.



Meina menoleh dan menghela napas berat. "Entahlah.. " jawab Meina ambigu.



"Kakek ku meninggal saat aku kelas 3 SMP.. Dan selama itu lah nenek kesepian.. Tidak ada teman hidup" kata Michael.



Meina terlihat sedih. Dia pernah merasakan bagaimana kehilangan seseorang yang begitu kita sayang.

__ADS_1



"Dan nenekku memiliki riwayat penyakit jantung" kata Michael.



Deg



Tak terasa mobil Michael sudah sampai di pelataran masion Danuarga. Disana ada beberapa penjaga berbadan kekar dengan jas lengkap.



Meina yakin masing-masing dari mereka mengantongi sebuah revolver.



Saat Michael dan Meina melewati mereka, mereka membungkukkan badan dan menyapa.



"Selamat datang Tn. Danuarga.. Dan.. " penjaga yang lebih besar menghentikan ucapan nya. Mungkin dia bingung mau memanggil Meina.



"Nn. Meinara" kata Michael. "Ah iya.. Nn. Meinara" kata penjaga itu melengkapi kalimat sapa an nya..



Mereka berdua pun memasuki mansion tersebut. Seorang wanita berusia sekitar tiga perempat abad itu menoleh.



Dia menyimpan sulaman wol nya ke meja dan terkejut melihat  Michael dan Meina yang datang tiba-tiba.



"Ooohhh.. " wanita itu bergegas menghampiri mereka dan dengan hangat nya memeluk Meina. Meina terkejut dan melirik Michael.



Michael tersenyum dan santai- santai saja. Sebaliknya Meina tampak canggung dan salah tingkah. Namun Meina membalas pelukan neneknya Michael.



Cukup lama wanita tua itu memeluk Meina. Dia pun melepaskan pelukan nya dan menatap Meina.



"Cantik sekali dirimu nak" kata wanita itu dengan bahasa asing menurut Meina. Meina melirik Michael.




"Oh, kenapa kau tidak bilang kekasih mu ini tidak bisa bahasa Brazil? " gerutu wanita tua itu.



"Apa? " Meina terkejut. Bukan karena wanita tua itu bisa bahasa Indonesia. Tapi dia bilang Meina adalah kekasih Michael?



♡♥♡♥♡♥♡



Marine Danuarga, wanita Brazil yang menikah dengan pengusaha Indonesia dan memiliki beberapa orang anak diantara nya John Lopard Danuarga, anak sulung nya yang merupakan ayah nya Michael.



Meina memperhatikan setiap sulaman yang di kerjakan Marine. Meina tidak suka hal- hal yang rumit. Ya, gadis tomboy itu bahkan benci warna merah muda.



Sementara itu,. Michael sibuk menelpon pihak rumah sakit di kejauhan.



"Kau suka warna apa? " tanya Marine. "Emm.. Hitam" jawab Meina.



Seketika Marine menatap wajah Meina. "Warna kesukaanmu sama dengan Mikey" kata Marine.



Meina yakin, Mikey adalah nama panggilan sayang nenek Marine untuk dokter Mike.



"Akan ku buatkan kau sweater berwarna hitam untuk Mikey juga" kata Marine sambil membuat untaian baru.


__ADS_1


Meina hanya tersenyum menanggapi kemauan Marine.



Michael kembali duduk di samping Meina dan ikut memperhatikan kegiatan nenek nya.



"Jadi kapan kalian akan menikah? " pertanyaan menggelikan itu tiba-tiba terucap dari bibir keriput nenek Marine yang sama sekali tidak menoleh karena serius menyulam.



Meina dan Michael saling pandang.



"Nenek, kami hanya berteman saja, aku menganggap Meina sebagai adikku sendiri seperti Cecillia" kata Michael.



"Apa? Ku pikir kalian berpacaran.. Padahal kalian terlihat cocok.. Jika kau seperti itu terus, kapan kau akan menikah? " gerutu Marine.



Michael kesal juga dengan pertanyaan Marine yang seolah memojokkan nya. Seolah dia tidak laku.



"Aku hanya ingin fokus bekerja" kata Michael. "Kau tidak perlu fokus bekerja seperti Robert.. Kau seorang dokter.. Bukan pengusaha" kata Marine.



"Iya, jika ada wanita yang cocok dengan ku, aku pasti akan segera menikah " kata Michael.



"Meina kan ada" celetuk Marine. Entah kenapa mendengar itu Michael tersenyum senang. Diri nya menikah dengan Meina?



"Meina masih SMA.. Belum tentu juga dia mau kepada ku.. Nenek ada- ada saja" kata Michael.



"SMA? " Marine mendongkak menatap Meina. "Ku kira dia sebaya dengan Cecillia" kata Marine.



"Dan sayang, bagaimana Mikey menurut mu nak? " tanya Marine.



"Emm" Meina menunduk karena malu jika harus menilai orang lain terutama dokter Mike yang menurut nya begitu sempurna.



"Emm.. Baik.. Ramah.. Penyayang.. Peduli.. Suka menolong" jawab Meina malu- malu.



Michael yang melihat  ekspresi Meina tampak gemas dan ingin mencubit kedua pipi Meina yang memerah.



"Tampan? " tanya Marine.



"Te.. Tentu" jawab Meina.



Marine tersenyum. "Apa kau menyukai nya? " tanya Marine.



Meina masih bingung. Suka dan Cinta itu beda kan?



"Emm.. Tentu" jawab Meina.



"Kau dengar Mikey, dia menyukai mu.. Siapkan pernikahan untuk kalian atau siapkan lubang kubur untuk ku"



♡♥♡♥♡♥♡




By

__ADS_1



Ucu Irna Marhamah


__ADS_2