![PSYCHOPATH DOCTOR [SUDAH TERBIT]](https://asset.asean.biz.id/psychopath-doctor--sudah-terbit-.webp)
Akhirnya mereka pun menginjakkan kaki mereka di tanah Bali.
Ya, mereka langsung ke Bali dan akan menyewa penginapan disana tanpa berniat langsung ke Jakarta.
Terlihat kemesraan antara Michael dan Meisa. Mereka begitu kompak dan berfoto. Sementara Meina tersenyum melihat kedekatan ayah dan anak itu.
"Papa.. Aku mau berenang" kata Meisa sambil melompat ke air.
Michael menyusul. Mereka bermain air dengan seru nya. Meina tersenyum melihat itu.
Dia tidak mengira hubungan yang berawal dari pemerkosaan akan berakhir bahagia seperti ini. Meina menghela napas panjang.
Berarti semua yang berawal dari keburukan itu tidak selamanya berakhir buruk.
Buktinya dia bisa hidup bahagia dengan cinta pertama dan terakhir nya.
Meina sedari tadi menatap Michael dan Meisa. Dia sangat bahagia. Bahkan lebih dari bahagia. Memiliki suami yang sangat baik dan peduli lalu memiliki seorang putri yang manis dan cerdas seperti Meisania. Sungguh kebahagiaan.
Michael yang merasa di perhatikan menoleh. Dia tersenyum pada Meina. Meina mengerjap kemudian tersenyum juga.
"Kemarilah, sayang. Ayo kita berenang bersama " kata Michael sambil mengulurkan kedua tangannya.
Meina menggeleng. "Ah tidak usah.. Aku disini saja"
"Mama.. Mama ayooo temenin Meisa sama Papa" kata Meisa dengan bahasa Indonesianya yang kental.
Meina tersenyum kemudian mengangguk. Dia pun menghampiri mereka dan turun ke dalam kolam.
"Yeee!!! Mama ikut!!! " Meisa menarik tangan Meina dan Michael menuju ke tengah kolam.
Meina dan Michael tersenyum melihat kebahagiaan Meisa meskipun saat ini dia berjauhan dengan Refa. Biasanya Meisa tidak mau berpisah dengan Refa.
Hari terus berjalan
Sudah 4 hari mereka berada di Bali. Michael sudah memulai pekerjaannya di perusahaan baru milik nya pribadi. Karena dia tidak mau terus menerus bergantung pada perusahaan ayah nya.
Hari ini hari ulang tahun Meisania yang ke 6. Dia sangat bahagia karena teman-teman baru nya di Indonesia hadir dan mengucapkan selamat ulang tahun pada nya.
__ADS_1
Setidaknya disini dia tidak di anggap orang asing karena dia tinggal bersama ras nya.
Dan lagi, Meina melahirkan adik baru untuk nya. Bayi laki-laki bernama Marcello Immanuel Danuarga. Meisa sangat bahagia.
Namun, kebahagiaan nya tidak lengkap karena tidak ada Refa di samping nya. Dia merindukan Refa.
Pacar nya.
Cinta nya.
Pelindung nya.
Selesai acara ulang tahun, Meisa menghampiri Michael yang sedang berbicara dengan beberapa temannya yang kebetulan anak mereka teman Meisa juga.
Meisa ingin bicara. Tapi tidak sopan jika menyela pembicaraan orang tua. Dia pun memilih untuk bicara pada Meina.
"Mama"
Meina menoleh. "Ya, sayang? "
Meina terlihat sedih. Sebenarnya mereka ke Indonesia bukan untuk berlibur, tapi pindah untuk selama nya.
Namun dia tidak mungkin mengatakan itu pada Meisa. Karena Meisa pasti tidak mau dan dia akan rewel.
"Kita pasti akan bertemu lagi dengan Refa, sayang.. Sekarang sudah malam, ayo tidur " kata Meina.
Meisa pun mengangguk lesu.
♡♥♡♥♡♥♡
Michael memasuki kamarnya. Dia melihat Meina melamun di balkon. Michael menghampiri nya kemudian memeluk nya dari belakang.
"Kenapa sayang? "
"Mike"
"Katakan saja"
__ADS_1
"Tadi Meisa bertanya.. Apa kita akan kembali ke Amerika? "
"Tentu tidak "
"Aku tahu, tapi dia merindukan Refa.. Kurasa tidak ada salah nya kita kesana untuk bertemu Refa dan kita akan kembali kesini untuk selama nya "
"Itu malah semakin rumit, sayang.. Meisa masih anak-anak, dia mengira Refa itu kekasihnya "
"Tapi, Mike.. Kurasa Meisa memang mencintai Refa"
"Dan kau pikir itu nyata? Dia hanya anak-anak.. Semakin dia dewasa, maka dia akan semakin lupa"
"Apa kau yakin? "
"Iya"
Tanpa mereka sadari, kedua manik coklat terang itu berkaca-kaca.
Meisa mendengar percakapan kedua orang tuanya. Dia benar-benar tidak mengira kalau dia tidak akan pernah bertemu lagi dengan Refa.
Dia berlari ke kamar nya kemudian memeluk erat boneka panda besar nya sambil menangis.
"Bobo.. Aku tidak akan bertemu dengan Refa lagi.. Aku kangen dia... "
Dia menangis dan menangis.
Sungguh, dia hanya anak kecil yang baru berusia 6 tahun. Apa dia benar-benar bisa galau?
Entahlah..
Mungkin Refa benar-benar cinta pertama Meisa. Dan dia pun terlelap sambil memeluk erat panda besar nya.
♡♥♡♥♡♥♡
By
__ADS_1
Ucu Irna Marhamah