![PSYCHOPATH DOCTOR [SUDAH TERBIT]](https://asset.asean.biz.id/psychopath-doctor--sudah-terbit-.webp)
***Meinara***
Perlahan aku merasakan gerakan di pelukan ku. Aku membuka mataku. Aku terkejut mendapati diriku memeluk Michael yang sudah terbangun.
Aku terhenyak tapi dia menarik ku untuk tidak melepaskan pelukan ku.
"Semalam kau mengigau" kata nya dengan ekspresi geli sambil menatap ku.
"Memang nya apa yang ku katakan? " tanya ku cemas jangan sampai aku mengigau hal-hal yang bodoh.
"Mike.. Aku sangat mencintai mu.. Kau begitu tampan dan sexy.. Oh aku sangat tersanjung, sayang " kata Michael.
Deg
Aku bahkan bisa mendengar detak jantung ku saking terkejut nya. Apa benar aku mengatakan hal bodoh itu?
"Aku bercanda.. Pipi mu sudah memerah.. Kau malu pada ku? " tawa nya yang membuat ku kesal.
"Kau menyebalkan sekali! " gerutu ku sambil mencubit lengan nya.
"Ah kau tidak perlu malu, sekarang aku kan suami mu, sayang " kata Michael sambil mencium pipi ku.
"Hentikan, kenapa kau tidak bangun dan segera mandi kemudian berangkat ke rumah sakit" gerutu ku yang kesal dan merutuki kebodohan ku.
"Kau lupa? Sekarang aku seorang pengusaha, dan aku hanya berangkat ke kantor perusahaan ayahku, aku bos nya tidak perlu datang pagi seperti karyawan biasa" kata Michael dengan gaya songong nya.
Demi Tuhan, kenapa pria di hadapan ku ini yang sekarang menjadi suami ku bisa tiba-tiba menyenangkan dan bisa tiba-tiba menakutkan.
Aku jadi ragu kalau dia psikopat. Apa mungkin dia bipolar?
"Jangan melamun, aku disini.. Kau tatap aku saja" kata nya dengan percaya diri.
Aku tidak ingin merespon nya. Percuma dia akan bertindak besar kepala.
"Hmm.. Tadi nya aku mau bangun.. Tapi karena tiba-tiba kau memeluk ku, aku jadi tidak tega dan jika aku bergerak sedikit saja, kau bisa mengigau" kata nya dengan ekspresi menyedihkan.
Aku juga tidak mau merespon yang itu. Dia menatap ku dengan lekat.
"Ke.. Kenapa kau melihat ku seperti itu? " gerutu ku. Dia tertawa. "Apa salah aku menatap istri ku sendiri? Kau juga sering mencuri pandang pada ku kan.. Mengaku saja, ketampanan ku memang sulit di tolak" kata nya dengan percaya diri.
Aku kembali terdiam. Aku ingin bertanya sesuatu hal pada nya. Tapi apakah dia akan mengatakan kejujuran?
"Mike"
"Aku sudah memperhatikan mu dari tadi, apa kau tidak mau bicara langsung saja? " tanya nya.
Aku kembali terdiam.
"Katakan, Meina "
"Apa kau benar-benar mencintai ku? " tanya ku dengan menahan semua kegugupan dan mengumpulkan semua keberanian ku.
Michael menatap ku penuh makna. "Kau pikir kenapa aku menikahimu jika aku tidak mencintai mu? " gerutu nya.
Aku masih tidak yakin dengan jawaban nya. Aku terdiam kembali.
__ADS_1
"Kau meragukanku? "
"Sangat " jawab ku cepat.
"Jika aku tidak mencintai mu, mungkin nasib mu akan sama seperti jalang -jalang itu sejak lama"
Deg
Mungkin saja kan itu akan terjadi suatu hari nanti, saat dia sudah bosan pada ku.
"Ja.. Jadi kau serius? "
Dia mengangguk meyakinkan.
"Kenapa kau mencintai ku? " tanya ku lagi -lagi memberanikan diri.
"Pertama, karena kau cantik, manis, dan yang paling ku suka dari mu adalah kau sama seperti ku"
Sama? Apa nya yang sama? Aku? Psikopat?
Tidak!
"Sama? "
"Iya, kau pernah bilang kalau kau bukanlah gadis yang baik kan? "
"Tapi bukan maksudku kearah lain.. Aku pendendam dan tidak mau di tindas.. Aku selalu melawan.. Bukan seperti mu" gerutu ku sambil bergelung selimut membelakangi nya.
Kurasakan Michael memeluk erat diriku dari belakang. Bisa ku rasakan juga napas nya menerpa tengkuk ku.
Aku terdiam lagi. Entahlah aku bingung harus bilang apa. Karena usaha ku untuk pergi dari nya hanya akan sia-sia. Dia tidak akan membiarkan ku pergi.
"Dan aku tahu kau juga mencintai ku" kata nya.
"Itu dulu" kata ku ketus
"Aha! Kau mengakui nya! " seru Michael membuat telinga ku sakit.
"Kenapa kau mencintai ku? " tanya Michael.
"Kau sangat baik, ramah, peduli dan tidak pernah membuat pasien mu tidak nyaman.. Itu dulu dan ternyata aku salah menduga" kata ku ketus.
Terasa tubuh nya berguncang mungkin dia sedang tertawa.
"Dan tampan? Sexy? " tanya nya.
"Aku tidak mesum seperti mu" kata ku menggerutu.
"Hmm baiklah.. Kau benar-benar gadis aneh" kata nya.
"Ya sudah, kalau begitu sana pergi.. Ini sudah hampir siang! " gerutu ku.
"Ini baru pukul 8" kata nya.
"Katanya kau bos, kau harus memberikan contoh yang baik untuk para pegawai mu" gerutu ku.
__ADS_1
"Baiklah, kau sungguh istri yang baik menasehati suami mu ini" kata nya kemudian beranjak dari ranjang. Aku menghela napas lega. Aku juga beranjak dari ranjang ku kemudian mandi di kamar mandi di dekat ruang tamu.
Aku memakai dress merah yang pas di tubuh ku. Entah dari mana datang nya dress ini. Tapi aku tidak punya pakaian lagi selain pakaian remaja ku yang rasa nya kurang cocok dengan status ku yang sekarang ini.
Aku bergegas kembali ke kamar kemudian membereskan kamar ku.. Ehm maksudku kamar kami agar lebih rapi. Aku jarang melakukan ini. Tapi ini sudah tugas ku.
Meski aku benci dengan pernikahan ini, aku tetap harus menjalankan kewajiban ku sebagai seorang istri.
"Sayang? "
Aku melirik kearah pintu kamar mandi. Masih terdengar gemericik air dari dalam.
"Sayang? "
Aku berjalan menuju kama mandi. "Ada apa Mike? " tanya ku.
"Aha, kau menganggap ku memanggil mu ya? "
Sungguh menyebalkan pria itu. "Siapa lagi yang kau panggil jika bukan aku huh! " gerutu ku.
"Ah iya, ambilkan handuk ku"
Aku melirik kearah lemari. Dengan gontai aku mengobrak-abrik isi nya dan membawa sehelai handuk berwarna putih.
Aku membuka sedikit pintu kamar mandi kemudian memberikan handuk yang ku bawa itu. Namun, bukan hanya handuk yang di tarik, tapi juga tangan ku.
Aku jadi terbawa masuk. Aku terkejut dan segera berbalik membelakangi nya.
"Kau ini apa-apaan! " teriak ku.
"Memang nya kenapa? " tanya nya.
Aku tidak mau menjawab nya.
"Berbalik lah"
"Aku tidak mau"
"Kenapa? "
"Kau kan tidak memakai baju! "
"Berbalik lah, memang nya kenapa jika aku tidak memakai baju? "
Aku pun terpaksa berbalik dan ternyata dia sudah melilitkan handuk nya ke pinggang.
"Kau benar-benar mesum ya" kata Michael.
Pipi ku mulai memanas.
♡♥♡♥♡♥♡
By
Ucu Irna Marhamah
__ADS_1