![PSYCHOPATH DOCTOR [SUDAH TERBIT]](https://asset.asean.biz.id/psychopath-doctor--sudah-terbit-.webp)
21+ harap bijak dalam membaca. Yang di bawah umur harap lewati part yang ini
Meina memasuki kamar mandi. Dia membuka satu persatu pakaian nya.
Sementara itu, Michael sudah pulang dan memasuki kamar. Kemudian dia melepaskan jas dan kemeja nya. Dia berjalan menuju kamar mandi.
Pintu nya dia buka dan...
Deg
Michael berdiri terpaku melihat tubuh indah istri nya tanpa sehelai benang pun.
Seperti nya Meina tidak menyadari keberadaan Michael. Dia berdiri membelakangi Michael.
Tangannya bergerak menyalakan shower dan air pun berjatuhan diatas kepala Meina.
Meina memulai mandi nya.
Michael tercengang dan merasakan milik nya mulai bereaksi dan menyesakkan di dalam sana.
Tubuh putih itu mengkilat karena di guyur air. Punggung Meina sudah tidak mulus lagi. Ada bekas cambukkan dan tatto bertuliskan nama Michael disana.
Michael merasa iba jika mengingat kejadian itu. Tanpa sadar, dia melangkah kan kaki nya mendekati Meina.
Tanpa ragu, dia mendekap tubuh Meina dari belakang. Meina terkejut bukan main.
"Mi.. Mike"
Michael tidak memperdulikan guyuran air yang juga membasahi tubuh nya yang telanjang dada.
"Mike, le..lepaskan! " Meina berontak karena ketakutan jika Michael akan kalap dan malah menyakiti nya.
Namun Michael tidak menggubris ucapan Meina. Dia malah mengeratkan pelukan nya.
"Hmm.. Meina.. " desah Michael.
Meina terlihat ketakutan. "Jangan Mike" desis Meina.
"Berbulan-bulan aku menahan nya.. Apa kau tega padaku, Minny? Selama ini aku memakai tangan ku untuk menuntaskan semuanya.. Sekarang aku ingin merasakan diri mu lagi.. Dalam pelukan ku "
Meina berontak. "Mike, aku belum siap, tolong mengerti"
Michael membalikkan badan Meina hingga berhadapan dengan nya.
Meina menutupi kedua payudara nya yang cukup besar karena dalam masa menyusui.
"Jangan malu, aku suami mu.. Dan aku mau melihat kedua benda kesukaan ku itu " kata Michael sambil menyentuh kedua tangan Meina yang menutupi payudara nya.
"Mike " Meina sudah menitikkan air mata.
__ADS_1
"Suttsss" Michael mencium bibir Meina dengan lembut. Dia menyalurkan rasa kepemilikan nya pada Meina lewat ciuman itu.
Untuk pertama kali nya Meina menikmati ciuman Michael. Kedua tangan Meina pun lemas dan tanpa sadar dia tidak menutupi lagi kedua payudara nya.
Michael tersenyum dalam hati. Dia bergerak menggendong tubuh Meina dan membawa nya ke ranjang.
Michael mencumbu Meina yang bergeliat di bawah nya. Kedua tangan Michael bergerak menyentuh bagian sensitif tubuh Meina.
Meina memeluk tengkuk Michael dan membalas ciuman Michael tak kalah panas.
Ciuman Michael turun ke leher Meina dan membuat karya kepemilikan nya disana.
"Hhh" Meina menggelinjang kegelian.
Ciuman Michael turun ke payudara Meina. Meina mendesah kegelian. Sebelum nya dia belum pernah merasakan sensasi seperti ini.
Michael ******* di salah satu payudara Meina. Meina meremas rambut Michael.
Ciuman Michael turun ke kewanitaan Meina. Meina mendorong kepala Michael.
"Jangan disana, itu memalukan.. Hhhh"
Namun Michael terus mengoral nya. Dan Meina mendesah kenikmatan.
Dia pun mendapatkan ******* pertama nya. Sebelum nya dia belum pernah merasakan sensasi itu. Dia merasa lemas.
Namun Michael tidak habis disana. Dia terus mengoralnya.
"Mike. Hhhh.. Mikey... Hhhh"
Michael pun melepaskan celana nya karena junior nya sudah sesak di dalam sana.
Dia mengangkangkan kedua paha Meina. Meina sempat menolak dengan merapatkan kedua paha nya. Namun Michael terus meyakinkan Meina kalau ini akan baik-baik saja.
Meina mengalah.
Michael terlihat begitu jantan. Tapi dia
Meina menunduk melihat nya. Namun Michael mencium bibir Meina. Sengaja untuk mengalihkan pandangannya dari milik nya yang bisa saja membuat Meina kembali shock.
Michael menggesekkan miliknya ke kewanitaan Meina. Meina mendesah.
Michael memasuki Meina dengan pelan-pelan. Meina mencengkram lengan Michael sambil meringis.
"Mike, sakit.. Pelan-pelan.. " ringis Meina. "Maaf.. " kata Michael..
Meina merasakan milik Michael benar-benar berada di dalam milik nya.
Michael memagut bibir Meina kemudian menggerakkan tubuh nya.
"Hhh.. Mike.. " Meina mendesah pelan.
"Keluarkan... Suara indahmu.. Hhh sayang.. Jangan.. Malu... "
"Mike!! "
"Ohh jangan keras-keras.. Nanti hhh.. Meisa bangun" gerutu Michael.
__ADS_1
"Kau.. Hhh.. Ini bagaimana.. Sihh.. "
"Hhh.. Meina.. "
Meina memeluk erat tengkuk Michael. Michael semakin cepat bergerak dan tiba-tiba, dia melakukan pelepasan di dalam rahim Meina.
Meina terhenyak dan terkulai lemas. Michael terkulai diatas tubuh Meina dan mengatur napas nya.
Perlahan tangan Meina bergerak menyentuh tengkuk Michael dan mengusap nya.
Michael juga membelai kepala Meina dengan lembut. "Tidak sakit? "
"Emm.. Tidak... "
"Lalu..?? "
"Tidak ada.. "
"Hanya itu? Padahal desahan mu membuat telinga ku hampir tuli"
Michael kesal sekali. Dia mencubit lengan Michael. "Lupakan! "
"Haha.. Iya iya"
♡♥♡♥♡♥♡
Tangisan Meisa membuat Meina dan Michael yang masih terlelap pun bangun.
Michael enyah dari atas tubuh Meina. Dia bergerak menuju ranjang bayi nya.
Michael memakai boxer nya dan melihat Meisa yang ternyata mengompol.
"Uuuhhh.. Kamu ikutan basah ya sayang? " goda Michael. Meisa hanya menggerak-gerakkan kedua tangan mungil nya.
"Mike.. " kata Meina memperingatkan. Padahal dia masih terlelap dengan mata terpejam.
Michael menoleh kearah Meina kemudian tertawa. "Kenapa sayang? "
"Jangan mengotori otak polos nya yang kecil dengan pikiran mesum mu " gerutu Meina kemudian beranjak dari ranjang nya dan mengambil kemeja Michael lalu memakai nya.
Setelah itu, dia mengganti popok Meisa. Michael tersenyum melihat ketelatenan Meina.
"Ini masih malam. Apa kau mau makan malam? Aku akan memasak " kata Meina.
"Tidak perlu, aku sudah kenyang" jawab Michael.
"Kapan kau makan? " tanya Meina.
"Beberapa jam yang lalu" jawab Michael sambil terlihat berpikir.
"Makan apa? "
"Memakan mu"
♡♥♡♥♡♥♡
By
__ADS_1
Ucu Irna Marhamah