PSYCHOPATH DOCTOR [SUDAH TERBIT]

PSYCHOPATH DOCTOR [SUDAH TERBIT]
30


__ADS_3


Meina beranjak dari ranjang nya. Dia menahan sakit sambil memegang perut nya. Meina menuruni tangga menuju dapur. Malam ini dia belum meminum air mineral sama sekali.



Saat memasuki dapur, dia terkejut melihat Michael dan seorang wanita sedang makan malam di ruang makan. Meina mengerutkan dahinya.



Dia tidak mengenali wanita itu. Namun Meina tidak ambil pusing. Dia mengambil gelas dan menuangkan air kemudian meminum nya.



Sekarang dia merasa lebih segar. Michael melihat  keberadaan Meina. Dia tersenyum penuh kemenangan.



"Meina.. Kemarilah" panggil Michael. Meina menoleh. Dengan berjalan tertatih, dia memasuki ruang makan. Jessica melirik tidak suka pada Meina.



"Kau pasti belum makan malam.. Ayolah bergabung dengan kami" kata Michael.



"Tidak perlu, Dr. Mike.. Aku akan kembali ke kamar dan beristirahat" kata Meina kemudian berlalu dengan tertatih juga.



Michael terlihat miris melihat  keadaan Meina yang buruk itu. Seandainya kemarin dia tidak memaksa Meina, mungkin Meina baik-baik saja.



"Emma" panggil Michael. Emma menghampiri Michael.



"Iya Tn? "



"Bawakan makan malam untuk Meina "



"Baik Tn"



Emma pun berlalu dari hadapan mereka.



"Dia masih remaja.. Apa yang kau lakukan pada nya sampai dia kesulitan berjalan? " tanya Jessica.



"Bukan urusan mu"



"Baiklah.. Tapi seperti nya kau mencintai gadis kecil itu "



"Iya"



Deg



Jessica kesal mendengar jawaban Michael.



"Dia lebih cocok menjadi putrimu" kata Jessica.



"Jangan lancang"



"Baiklah.. "



♡♥♡♥♡♥♡



Emma mengantarkan senampan makanan ke kamar Meina. Dia mengetuk pintu kamar Meina.



Tidak ada jawaban. Emma terlihat cemas. Dia memasuki kamar Meina tanpa permisi.



Deg



Emma terkejut melihat  Meina terkapar di lantai dengan darah mengalir dari selangkangan nya membasahi paha mulus nya.



Brangsss



Nampan itu jatuh berantakan. Emma berlari kearah Meina. Dia melelapkan kepala Meina ke pangkuan nya.



"Nn.. Nn. Meina.. Anda kenapa Nn? " tanya Emma panik sambil menangis tersedu-sedu.



Meina yang terlihat setengah sadar itu hanya mampu melihat  Emma sebentar.



"Saya akan memberitahu Tn. Tunggu Nn. Ya" kata Emma sambil mengusap jejak air mata nya dan berlari ke ruang makan.

__ADS_1



Michael dan Jessica terkejut dengan kedatangan Emmma.



"Hei, pelayan mu ini tidak tahu sopan santun ya! " gerutu Jessica.



"Ada apa, Emma? " tanya Michael terlihat cemas.



"Kondisi Nn. Meina sangat buruk, Tn. Tolong segera lihat dia" kata Emma tak kuasa membendung air mata nya.



Michael terkejut dan bangkit dari duduk nya. Tanpa berpikir lama, dia bergegas ke kamar Meina. Emma menyusul nya.



Dan Jessica meninju udara. "Sialan.. Aku di kalahkan bocah kecil itu " geram Jessica.



Michael membuka pintu kamar nya. Dia terkejut melihat  keadaan Meina.



"Meina " gumam Michael. Dia mengangkat tubuh Meina ke ranjang dan memberikan penanganan baik. Emma memasuki kamar Meina. Dia tidak peduli walau Michael akan marah karena kelancangan nya.



"Emma.. Panggil Mykha! Cepat! Sekarang! " kata Michael.



"Ba.. Baik, Tn" jawab Emma kemudian melakukan apa yang di perintahkan Tuan nya.



Jessica memasuki kamar Meina. Dia terkejut melihat  banyak darah di lantai.



"Apa-apaan ini? Aku tidak mau bernasib sama seperti gadis kecil itu.. Tapi ketampanan dan kekayaan Michael tidak bisa ku tolak" batin Jessica.



Emma berdiri di belakang Michael dengan tubuh gemetar karena takut keadaan Meina akan semakin memburuk.



"Apa kau sudah menghubungi Mykha? " tanya Michael. Emma mengangguk.



"Tn.. Apa boleh saya berdiri disini? Saya.. Saya telah lancang.. Ta.. Tapi sa..saya benar-benar cemas dengan keadaan Nn. Meina " kata Emma.



Michael mengangguk. Emma berterimakasih sekali. Monster berhati mulia itu benar-benar sangat bijaksana dan mengerti dengan perasaan Emma.




"Meina.. Katakan.. Mana yang sakit, sayang? " tanya Michael lembut.



Meina sedari tadi hanya bisa mengeluarkan air mata nya. Menangis tanpa suara dan tanpa ekspresi.



"Bertahanlah.. Mykha akan segera kesini" kata Michael membujuk Meina. Michael menggenggam erat tangan Meina.



Jessica tidak suka melihat  kelembutan Michael yang di berikan pada Meina. Padahal tadi mereka bercinta dengan kasar.



Jessica merasa di rugikan.



Mykha sudah tiba dan tanpa basa-basi, dia memeriksa keadaan Meina.



"Michael! Meina bisa kehabisan darah, kita bawa saja dia ke rumah sakit" kata Mykha.



"Apa maksudmu? " gerutu Michael.



"Meina mengalami pendarahan" kata Mykha.



"Apa? "



Michael terlihat bepikir. Bagaimana nasib nya jika semua orang tahu kalau dokter Michael seorang pemerkosa? Bukan hanya dia yang malu tapi juga keluarga besar Danuarga.



"Baiklah.. Ayo" kata Michael sambil mengangkat tubuh Meina. Mykha mengangguk.



♡♥♡♥♡♥♡



Michael terlihat cemas di ruang tunggu. Dia tidak berhenti mondar -mandir di depan pintu ruang dimana Meina di periksa.



Jessica kesal sekali melihat  Michael yang tidak berhenti bersikap berlebihan.


__ADS_1


Mykha dan dokter perempuan keluar dari ruang rawat. Michael segera menghampiri nya.



"Bagaimana keadaan nya, dokter Lina? " tanya Michael. "Mohon maaf dokter Mike.. Tapi saya harus bicara pada pihak keluarga nya.. Karena ini privasi" jawab Lina.



Michael mengepalkan tangannya tanda kesal.



"Katakan saja, aku akan mendengarkan" kata Michael penuh penekanan.



"Maaf.. Tapi saya tidak bisa bicara soal ini pada orang asing bagi pasien" kata Lina.



"Ku bilang katakan " kata Michael penuh penekanan.



"Sekali lagi.. Maaf.... "



"Aku suami nya.. Kau mau bicara sekarang? " kata Michael memotong ucapan Lina.



Deg



Jessica terbelalak mendengar jawaban Michael.



Mykha terkejut. Dia tidak mengira Michael akan bicara senekat itu.



Lina juga terlihat shock. "Baiklah, dokter Mike.. Mari ke ruangan ku"



♡♥♡♥♡♥♡



Kini Michael dan Lina duduk berhadapan. "Seperti yang anda ketahui, saya seorang dokter kandungan.. Saya tidak akan membicarakan soal vulgar ini pada orang lain yang tidak ada hubungan nya dengan pasien.. Jadi saya tanya sekali lagi, apa anda benar-benar suami pasien, dokter Michael? " tanya Lina memastikan.



"Iya, sekarang katakan apa gejala yang terjadi pada Meina? Apakah vaginismus? " tanya Michael.



"Jadi anda sudah mengetahui nya? "



"Iya"



"Pasien bukan hanya mengalami vaginismus.. Dia mengalami shock berat karena kekerasan seksual.. Saya menemukan beberapa luka di rongga ****** nya.. Maaf jika saya lancang.. Apa itu perbuatan anda? Menyiksa nya dengan alat-alat saat.. Ya.. Bersetubuh? " tanya Lina.



"Tidak! Aku sangat mencintai nya.. Aku tidak melakukan hal seburuk itu.. Tidak pernah dan tidak akan pernah" sanggah Michael.



"Baiklah, tapi kenapa anda menikahi gadis di bawah umur? "



Deg



Michael tidak bisa menjawab. Dia tidak bisa berkutik dan tidak bisa menemukan alasan lagi.



"Maaf.. Apa anda pedofil? " tanya Lina.



Deg



Lagi -lagi Michael tidak bisa menjawab.



"Atau mungkin anda psikopat? "



Deg



"Berhenti bicara.. Anda telah mencemarkan nama baik saya" kata Michael.



"Maaf.. Tapi perlu anda ketahui, pasien tidak bisa berhubungan intim dalam beberapa hari ke depan. Saya harap anda bisa memahami wanita "



Skakmat



♡♥♡♥♡♥♡



By


__ADS_1


Ucu Irna Marhamah


__ADS_2