
Layyana memijat-mijat kepalanya untuk beberapa waktu, rasa lelah dan pening jelàs menghantam dirinya, tidak menyangka jika semua bisa sekacau ini dan dia baru sadar jika Zid adalah laki-laki di masa kanak-kanak saat itu yang dia selamat kan hidupnya, yang dimana Mommy zid adalah teman baik Daddy nya dimasa lalu.
Mommy zid adalah orang kepercayaan untie Zaffa kakaknya Mommy Athena, dan Daddy Layyana adalah orang kepercayaan Daddy Athena, dia tidak menyangka setelah tragedi malam itu mereka berpisah hingga sedewasa ini dan baru bertemu lagi 6 tahun yang lalu dalam penculikan Nadine yang di setting dan direncanakan oleh Arnold dan Erika, dimana kedua orang itu berfikir jika Nadine adalah Athena, yang memiliki jantung Hades.
Dia bahkan bisa lupa wajah itu, tidak begitu ingat sebab kala itu Layyana masih anak-anak, ingatan nya belum tajam seperti saat ini, sudah tidak heran banyak orang dewasa lupa dengan kejadian masa kanak-kanak mereka.
Ada satu ingatan samar-samar Layyana di masa itu, saat laki-laki yang selalu dipanggil Athena Heddi ku, yang di sambung tali perjodohan nya oleh uncle Arash dan Untie Zehra mencoba meredam kekacauan yang dibuat seorang gadis di laboratorium utama zehras.
Laki-laki itu demi menyelamatkan Athena mengalami luka di bagian wajahnya, bahkan sang Daddy Layyana berkata jika heddi menanamkan jantung nya pada Athena tanpa izin dari Arash dan Zehra orang tua Athena.
Kemarahan Arash membuncah saat Heddi berkata dia pelaku atas kekacauan yang terjadi, dia yang merusak seluruh laboratorium dan proyek besar-besaran kala itu.
Layyana jelas tahu apa yang terjadi, matanya saat itu menangkap sesosok laki-laki yang menyelinap masuk ke ruang laboratorium, dia hampir sekarat karena di Serang oleh laki-laki bertopeng kala itu, bahkan laki-laki itu ingin mencelakai zid, Layyana menyelamatkan zid dari kematiannya.
Layyana jelas mencoba untuk melaporkan kejadian itu tapi saat Layyana ingin menjelaskan, semua orang berfikir Layyana mungkin berhalusinasi, sebab tidak ada laki-laki didalam laboratorium saat itu ketika mereka memeriksa kamera pengawas nya.
Dia jelas begitu yakin saat melihat laki-laki dewasa bertopeng yang mengacaukan seluruh laboratorium itu, bahkan bekas luka di tubuh Layyana karena Serangan laki-laki itu masih ada.
Dan yang membuat kesaksian Layyana semakin diragukan, saat Heddi berkata dia adalah pelakunya.
"Kenapa kamu berbohong?"
Layyana kecil bertanya dengan perasaan yang menggebu, dia marah, sangat marah.
alih-alih menjawab laki-laki itu malah pergi meninggalkan dirinya.
********
__ADS_1
Disisi lain nya
Aku mohon jangan katakan itu perbuatan ku, Hades. Jika tidak keluarga ku akan di usir oleh keluarga mu, akan ada banyak orang kelaparan jika itu terjadi, keluarga besar kami akan kehilangan penghidupan mereka, satu-satunya tempat mereka bergantung untuk hidup adalah dari keluarga kalian.
Aku mohon Hades, ada ratusan nyawa yang akan kelaparan jika itu terjadi, ini kesalahan ku, aku akan membayar seluruh kesalahan ku pada mu, aku mohon Hades, aku mohon.
Aku tidak bermaksud menghancurkan nya, aku tidak sengaja, aku tidak sengaja.
Tangis Erika terus pecah di hadapannya, gadis itu memohon dengan jutaan pengharapan.
Seketika Hades tersentak dari tidurnya, dia diam sejenak sambil menatap ke arah langit-langit ruang kerjanya, secara perlahan tangan kanannya memijat-mijat pelipis nya.
*******
Disisi Lain nya lagi
"Kenapa kamu menghancurkan laboratorium nya dan mencelakai Irish?"
Seorang gadis bertanya pelan ke arah Erika
''Aku tidak suka gadis itu memiliki Hades ku, pertunangan mereka membuat kemarahan ku membuncah, saat Daddy bertanya apa kamu ingin Hades berpaling dan memilih kamu? "
Erika bicara sambil membuka bola matanya, menatap sejenak ke arah gadis itu.
"Yah aku mau."
"Bukankah untuk menjadi pemenang nya, kadang kita boleh menggunakan trik kotor sesekali?"
__ADS_1
"Tapi rupanya laki-laki itu tidak pernah sedikitpun melirik ke arah ku, belasan tahun menanti harapan ku jelas sia-sia, Hades masih menunggu Irish nya."
Erika kembali menatap ke arah depan.
"Malam itu di Estonia, aku ingin sekali menghabisi gadis itu dibalik rencana Daddy untuk mengatur Hades melalui jantung gadis itu, tapi semua rencana menjadi kacau, saat aku fikir sudah benar mengirim perempuan untuk mencelakai gadis itu akan berjalan lancar, membuat kematian itu seolah-olah kecelakaan maut, tapi rupanya Daddy ku membujuk Hades dengan rencana baru karena Heidar menanamkan bibit proyek dengan keuntungan 💯 milyar nya di sana."
"Jelas tujuan ku dan Daddy berbeda, tapi Karena Daddy menyakinkan ku atas banyak keuntungan pada akhirnya aku menuruti kata-kata Daddy. Tapi siapa sangka keadaan ini malah membawa Hades semakin dekat dengan pemilik jantung nya"
Setelah berkata begitu, Erika kembali memejamkan bola matanya.
"Tinggal kan aku sendirian, aku butuh waktu untuk berfikir dengan baik saat ini"
"Hmmm"
Gadis disamping Erika hanya tersenyum, memutar tubuhnya lantas mulai berjalan menjauhi Erika.
Secepat kilat gadis itu melesat menjauh menuju ke area parkiran atas, masuk kedalam mobilnya.
Gadis itu tampak mencoba menghubungi seseorang.
"Aku fikir ini waktunya bergerak ke plan A, Heidar"
Ucap gadis itu sambil menaikkan ujung bibirnya.
"Arnold berada di titik pusat, aku akan bergerak menjauhkan Zorro dari dirinya"
__ADS_1