Putri Kecil Sang Penguasa "Bayi Genius 100 Milyar"

Putri Kecil Sang Penguasa "Bayi Genius 100 Milyar"
Konspirasi dan pengkhianatan yang sempurna


__ADS_3

"Tembak"


Kletakkkk


Dooooorrrr


Sebuah tembakan kasar menghantam pintu tersebut tanpa basa-basi, dalam Hitungan detik pintu tersebut hancur dan terbuka.


Seketika bola mata semua orang menelusuri seluruh ruangan, mencari siapa tahu ada orang didalam sana, semua tim bergerak menyusuri ruangan.


"Kosong"


Saat suara laki-laki terdengar menyebutkan kata kosong, tampak seorang perempuan masuk ke dalam sana, secara perlahan perempuan itu membuka topeng yang menutupi wajahnya.


Bola mata doktor Erika menatap tajam ke arah depan, mencoba ikut menelusuri ruangan tersebut.


"Cari dan temukan bagaimana pun caranya, laki-laki itu terluka, akan sulit untuk dia bergerak lebih jauh lagi"


Semua orang terus bergerak mencari ke segala penjuru, takut jika-jika mata mereka khilaf dalam melihat.


"Dia memaksakan diri untuk kabur dalam keadaan terluka parah, aku fikir ini akan cukup sulit"


Seseorang bicara disamping doktor Erika.


"Pastikan dulu, jangan sampai meninggalkan sedikit kecurigaan pada diri Hades dan doktor Hans"


Setelah berkata begitu, doktor Erika mencoba untuk menundukkan tubuhnya secara perlahan lantas duduk dengan posisi menjongkok, Dia mencoba menyentuh darah yang berceceran di lantai.


"Dia belum lama pergi, ada kemungkinan masih berada di jalur hutan villa belakang"

__ADS_1


Ucapnya cepat.


Layyana yang sedari tadi mencoba membuat portal pelindung kaca agar tidak terlihat oleh semua orang untuk dirinya dan Zid mulai merasa kepeningan.


Ini benar-benar gila, aku benar-benar sudah gila.


Umpat Layyana dalam hati sambil menatap tidak percaya ke arah Zid Beberapa Waktu.


Layyana fikir dalam 5 menit mereka tidak pergi dari ruangan ini, bisa dipastikan portal Layyana akan pecah, mereka tertangkap dan dia akan mati sia-sia disini.


Jika bukan gila apa namanya? bahkan dia tidak tega meninggalkan laki-laki ini? sedangkan dimasa kemarin laki-laki itu sudah bertindak tidak senonoh kepada nya.


Baiklah, ini apa? empati?kasihan? memiliki hati? atau Layyana kau memang benar-benar gila.


Layyana terus menggerutu dalam hati.


Laki-laki kuat itu tumbang di tangan teman, cukup tidak menyangka jika doktor Erika bisa mengkhianati dirinya.


Sang asisten kepercayaan doktor Hans melakukan konspirasi, pengkhianatan dan entah Layyana tidak tahu demi apa? meraup keuntungan atau bagaimana?.


"Jika dalam 3 menit mereka tidak pergi, kita akan mati bersama di sini"


Ucap Layyana sambil terkekeh pelan, menatap Zid yang masih berusaha menekan sisa kesadaran nya.


"Aku sudah minta kamu untuk pergi"


Ucap Zid pelan.


"Aku masih punya hati dan bersikap manusiawi, meninggalkan orang yang sekarat? yang benar saja"

__ADS_1


Dengus Layyana pelan.


lantas kembali menoleh ke arah depan, terus menggunakan kekuatan nya untuk menahan pandangan semua orang.


"Kau sudah datang huh?"


Dokter Erika bicara sambil menoleh ke arah belakang nya.


"Kehilangan dia?"


Suara laki-laki itu terdengar begitu mirip dengan suara Zid.


"Kita akan menemukan dia sebentar lagi"


Jawab doktor Erika.


"Sudah siap menjadi diri nya?"


Doktor Erika kembali bertanya pada laki-laki yang mulai berjalan mendekati dirinya, dari area gelap yang hampir tidak terlihat kemudian secara perlahan terlihat sedikit demi sedikit Secara perlahan, seseorang dengan wajah 💯% begitu mirip dengan Zid berdiri tepat disamping doktor Erika.


"Bergerak dan temukan dia, bunuh sesuai rencana"


Ucap laki-laki itu dengan tatapan yang begitu dingin.


Lalu semua orang mulai membubarkan diri dari sana satu persatu.


Layyana tampak ternganga, menoleh ke arah Zid dengan pandangan tidak percaya.


Zid tampak mengulas senyuman lantas sepersekian detik kemudian dia mulai memejamkan perlahan bola matanya.

__ADS_1


__ADS_2