Putri Kecil Sang Penguasa "Bayi Genius 100 Milyar"

Putri Kecil Sang Penguasa "Bayi Genius 100 Milyar"
Kabar baik VS kabar buruk


__ADS_3

Neo masih terus Menjaga kestabilan kondisi Zii sejak semalam saat seluruh tim berperang, bahkan laki-laki itu terus memantau seluruh sistem heinad corporation bersama tim lain nya agar keadaan tidak terganggu ketika Heidar menghancurkan sistem Hades corporation sampai dengan laki-laki itu menyalin copy'an data hingga masuk ke sistem mereka.


Neo jelas cukup galau menunggu di sana, takut jika-jika kegagalan menghampiri pihak mereka.


Belum lagi sang istri tuannya Nadine terlihat begitu gelisah sejak tadi, mondar-mandir kesana-kemari penuh kecemasan.


"masih seberapa jauh?"


Tanya Neo pada salah satu anggota nya.


Seorang laki-laki tampak mencoba menerima data yang di copy Heidar dari sistem Hades corporation.


Beberapa anggota tim lainnya terlihat sibuk di depan screen sci fi mereka masing-masing, ada yang memantau radar, ada yang terus berkomunikasi dengan doktor John dan yang lainnya.


"Sedikit lagi"


Jawab laki-laki itu cepat.


Sejenak Neo mengetuk-ngetuk jemari nya ke atas meja monitor dihadapan nya itu, bola nya terus menatap kedepan dimana angka persentase nya yang terus berjalan.


"Berapa lama lagi Waktu mereka?"

__ADS_1


Tanya kembali ke arah laki-laki itu.


"Tidak lebih dari 10 menit"


Neo tampak diam sejenak, bola mata nya terus menatap kedepan dengan jutaan kecemasan.


Come bergerak lebih cepat.


Batin Neo dalam hati.


Sesaat laki-laki itu mencoba memejamkan bola matanya, tiba-tiba terdengar sebuah suara dari seberang sana.


"Kita berhasil"


"Mereka berhasil"


Neo berkata cepat ke arah Nadine.


Seketika bola mata Nadine berkaca-kaca, rasa haru dan bahagia menerjang diri nya menjadi satu.


***********

__ADS_1


Disisi lain.


Erika tampak menelan Saliva nya saat dia mendapatkan satu kenyataan soal apa yang disembunyikan oleh Daddy nya selama ini.


"Dia hanya memanfaatkan diri mu untuk mendapatkan apa yang dia inginkan secara tidak langsung"


Balqees bicara kearah nya sambil menyerahkan beberapa lembar kertas yang awal nya tidak dia ketahui apa, lalu saat dia membuka nya seketika bola mata Erika membulat.


"Kejadian malam waktu itu, Daddy mu lah yang telah mengaturnya"


Ucap Balqees lagi.


Erika jelas gemetaran, dia mencoba mundur untuk beberapa langkah sambil terus menatap apa yang ada dihadapan nya itu.


Gadis itu tampak diam tidak mengeluarkan suaranya, dengan rasa kecewa Erika melesat pergi meninggalkan Balqees seorang diri.


Sembari melangkah ke arah depan, erika mencoba menahan tangisannya, dia fikir artinya benar apa yang dia Curigai soal Daddy nya selama ini,karena itu dia berusaha mati-matian untuk mencari tahu soal kenyataan kejadian dimasa lalu.


Kenapa laboratorium itu bisa hancur dan terbakar, kenapa Athena bisa terluka parah, kenapa Daddy nya terus menyarankan Hades untuk melakukan sistem operasi yang cukup bertentangan dengan doktor Hans, jadi daddy nya jelas telah memperhitungkan semua nya, sang Daddy rupanya telah lama membelot dan membuat perencanaan matang untuk menghancurkan banyak orang.


Dan yang paling menyakinkan adalah, laki-laki yang begitu dia hormati dan dia sayangi itu menggunakan diri nya untuk melancarkan semua aksi-aksi.

__ADS_1


Kenapa dad? kau tahu aku begitu mencintai Hades, tapi kenapa kamu membuat diri nya begitu membenci ku karena ambisi mu?.


Seketika tangis Erika pecah diantara gelap nya angin malam yang menerjang keadaan.


__ADS_2