Putri Kecil Sang Penguasa "Bayi Genius 100 Milyar"

Putri Kecil Sang Penguasa "Bayi Genius 100 Milyar"
Ingatan yang terlalu hangat


__ADS_3

Irish mengerutkan keningnya saat pintu ruangan itu terbuka, tampak laki-laki yang berdiri bersama nya di lift tadi tampak sibuk bicara melalui handphone.


Sejenak laki-laki itu menatap dirinya, menaikkan jari telunjuknya seolah-olah memberikan kode untuk nya agar masuk, menutup pintu dan duduk di kursi yang tersedia.



...(Visual kantor)...


Irish Secepat kilat masuk, menutup pintu tersebut dan duduk di kursi sofa yang ada tepat di hadapan meja presiden direktur.


Dia tidak menyangka jika laki-laki tadi adalah presiden direktur dari Heinad government company.


Cukup lama Irish menanti laki-laki itu menyelesaikan panggilan nya, secara perlahan Irish mencoba mengintip wajah laki-laki itu.


Tampan dan berkharisma.


2 kata itu yang ada di kepalanya.


Irish menebak seperti nya wajah laki-laki itu campuran antara timur tengah, Eropa dan Indonesia, wajah nya memiliki garis rahang yang begitu tegas, alis yang tebal dan ....


Irish mencoba kembali memperhatikan dengan seksama wajah laki-laki itu, dia fikir seperti pernah melihat laki-laki itu sebelum nya, tapi dimana?


"So?"


Tiba-tiba laki-laki itu mengejutkan pemikiran Irish, dengan cepat Irish berdiri.


"Saya utusan dari red black coorporotion, mister"


ucap Irish cepat lantas dengan cepat dia mengulurkan tangannya.


Laki-laki itu tampak diam, menaikkan ujung bibirnya lantas menyambut uluran tangan tersebut secara perlahan.


"Aku fikir anda cukup terlambat datang, Miss


.."


Dia menggantung kalimat nya.


Irish fikir Laki-laki itu sama sekali tidak menggunakan kata-kata formal ketika bicara dengan Nya.


"Irish"


Jawab Irish cepat.

__ADS_1


"Pelangi yang terbungkus kulit tipis hmm?"


Laki-laki itu bertanya sambil menatap dalam bola mata Irish.


"Ya?"


"Orang-orang berkata Irish adalah pelangi yang terbungkus sebuah kain tipis yang seperti selaput kulit, penuh rahasia dan cukup sulit di sentuh"


Laki-laki itu bicara sambil mengulum senyuman, lantas melepaskan genggaman tangan nya.


"Ah..."


Irish Tampak malu, dia menyentuh lembut tengkuk nya.


"Biasanya para Orang tua selalu memberikan nama anak-anak mereka dengan penuh arti dan makna"


Saat mendengar laki-laki itu bicara soal orang tua, seketika Irish terdiam lantas menelan salivanya, Realita nya dia tidak tahu siapa dirinya, apalagi orang tua nya.


"Maafkan saya karena sedikit terlambat, tidak ada pembelaan khusus yang bisa saya berikan, karena pada dasarnya memang saya terlambat datang di hari pertama"


Irish bicara cepat, membuang pemikiran soal nama dan orang tua.


laki-laki itu menyunggingkan senyuman.


"Aku cukup suka type perempuan yang tahu dengan kesalahan nya sendiri juga tanpa pembelaan diri"


"Kita akan langsung menuju ke pusat proyek nya, Irish"


Saat laki-laki itu menyebutkan namanya, terdengar begitu akrab dan tidak asing, seolah-olah suara itu begitu dikenalnya sebelum saat ini.


"Anda tidak ingin memeriksa data diri saya dulu, mister?"


"Tidak perlu, aku cukup bisa mempercayai Anda"


Bola mata itu berkata seolah-olah Irish bukan lah orang yang pantas untuk dirinya curigai.


Irish biasanya harus memiliki Trik dan cara untuk membuat sang direktur atau CEO satu perusahaan yang dia masuki luluh dan percaya pada nya,tapi kali ini seolah-olah dia tidak perlu bekerja terlalu eksta untuk menyakinkan laki-laki di hadapannya itu.


Laki-laki itu mulai bergerak perlahan keluar


"Dan jangan gunakan bahasa terlalu formal"


Tiba-tiba laki-laki itu menghentikan langkah kakinya, Seketika Irish terkejut, ikut berhenti mendadak dan dengan perasaan terkejut hampir terjatuh kebelakang karena berusaha menghindar agar tidak menabrak punggung laki-laki itu.

__ADS_1


Namun dengan gerakan cepat laki-laki itu menarik pinggang Irish, sehingga membuat tubuh mereka menempel dengan sempurna.


"Apa kamu paham, Irish?"


Masih dengan perasaan terkejut, Irish berusaha menetralisir perasaan nya, detak jantung nya berdetak tidak beraturan, bola mata mereka saling menatap antara satu dengan yang lainnya.


"Ya.. tuan..."


Irish menggantung kalimat nya.


"Heidar, kau bisa memanggil nama ku heidar sayang"


Seketika Irish membulat kan bola matanya, selain terkejut karena nama laki-laki itu yang sama seperti nama di dalam cincin miliknya.


seketika sebuah ingatan menghantam kepalanya.


"Heidar, kau bisa memanggil nama ku heidar sayang"


Malam penuh kehangatan, Per..gumulan panas, ciuman hangat, sentuhan demi Sentuhan yang seolah tidak asing untuk nya, suara tidak asing itu.


"I love you baby, I love you so much"


Irish mencoba menekan kepala nya dengan kedua tangan nya.


********


Catatan \=


Meskipun sering dibuat kecewa sama sistem NT


outhor InsyaAllah tetap konsisten bikin seluruh cerita hingga akhir biar readers nggak kecewa.


Love you all selangit cakrawala


Apalah arti nya outhor tanpa readers nya


apalah arti nya penulis tanpa pembaca nya dan


apalah arti nya saya tanpa kalian semua


Salam sayang dan cinta


Eva Hye Seung

__ADS_1


(Nila kingshop wati)


😘😘😘💋💋💗💗💝💝


__ADS_2