Putri Kecil Sang Penguasa "Bayi Genius 100 Milyar"

Putri Kecil Sang Penguasa "Bayi Genius 100 Milyar"
Wellcome in my world, baby girl


__ADS_3

Irish masuk secara perlahan ke dalam apartemen nya, setelah mengunci pintu dia melangkah masuk ke dalam, masih sempat mengintip apakah baby kesayangan nya susah terlelap.


"Dia sudah tidur, sayang"


tiba-tiba robot kuri muncul dari arah samping kiri irish.


"Apa dia banyak melakukan aktifitas hari ini?"


Tanya irish sambil menutup pintu kamar Zii Secara perlahan.


"Nona kecil pergi ke perpustakaan untuk membaca beberapa buku"


Ucap robot kuri cepat.


"Dia punya banyak kemajuan"


Ucap Irish sambil membuka pintu kamar nya dan berniat melangkah masuk ke dalam kamar nya.


Robot kuri tampak diam sejenak, seketika sensor perasa nya bergerak.


"Apa kamu menemui seorang laki-laki, Irish?"


"Ya?"


Irish tampak menghentikan langkah kakinya, menoleh sejenak ke arah robot kuri.


Alih-alih menjawab Irish tampak menaikkan alisnya lantas bertanya.


"Apa profesor Hans meletakkan Indra perasa di hidung mu lagi untuk diriku?"


Dia fikir hades sudah berjanji untuk melepas kan pengawasan untuk diri nya secara berlebihan.


"Dia tidak ingin kamu ke bablasan"


Sejenak Irish terlihat marah, dia jelas tidak suka. Hades berkata tidak akan mencurigai dirinya lagi seperti selama ini, lalu kenapa perjanjian yang sudah di sepakati tiba-tiba di buat kembali.


Dalam secepat kilat tangan Irish menampilkan layar monitor screen Sci-fi di hadapannya, mencoba untuk menghubungi seseorang.

__ADS_1



Tampak muncul wajah doktor Hans dari seberang sana, wajah itu sejenak diliputi Senyuman yang ramah, tapi begitu menyadari ekspresi Irish seketika wajah doktor Hans berubah.


"Ada apa sayang?"


"Siapa yang memerintah untuk kembali memasang pelacak nya di tubuh kuri?"


Pertanyaan Irish jelas membuat doktor Hans kehilangan kata-kata.


Seketika bola mata Irish memerah.


"Katakan pada ku, atau aku akan kembali ke sana untuk membuat perhitungan dengan mu"


Ucap Irish dengan jutaan kemarahan.


"Maafkan aku sayang, hades...."


Irish tidak butuh penjelasan terlalu panjang lebar, begitu mendengar nama hades di sebut, dia baru tahu itu adalah perintah mutlak dari laki-laki itu, tanpa banyak basa-basi Irish langsung mematikan layar panggilan nya pafa doktor Hans.


Sssrttttt


Bagaikan gerakan kilatan listrik Irish menghilang dari hadapan robot kuri.


******


Hades tampak diam, mencoba menyelesaikan pekerjaan yang sempat tertunda beberapa waktu ini, sambil mata nya fokus pada layar monitor screen Sci-fi, tangan kanan nya sibuk bermain di layar tersebut sedangkan tangan nya kirinya sibuk memainkan kalung yang ada di telapak tangannya itu.


Beberapa waktu kemudian dia mencoba mengabaikan pekerjaan nya, meng geser layar nya lantas menampilkan gambar bayangan perempuan serta mencari kecocokan yang ada.


Beberapa kali hades mencoba, yang muncul selalu kata


...not match...



"Masih tidak bisa menyelidiki siapa gadis yang kamu cari?"

__ADS_1


Tanya seseorang dari seberang sana pada Hades dari headset bluetooth nya.


Hades tidak menjawab sama sekali, masih berusaha untuk untuk mencocokkan data.


"Cukup aneh, Zid"


Ucap Hades kemudian.


"So?"


Zid tampak bertanya heran.


"Aku fikir jadi cukup tertarik untuk mendapatkan nya"


Ucap Hades tiba-tiba.


Terdengar kekehan dari seberang sana.


"Kamu pasti bercanda"


"Tidak, untuk penelitian baby Genius berikutnya aku akan gunakan dia untuk menjadi inang / ibu rahim nya"


"Apa?"


Seketika Zid tercekat.


"Kita belum tahu siapa dia, berapa besar kecocokan nya dan bagaimana cara kerja tubuh nya dalam menerima"


Protes Zid kemudian.


"Aku hanya tertarik untuk menjadikan dia ibu utamanya"


"Kau gila"


Seketika hades mematikan panggilan nya, dia menarik ujung bibirnya, bola mata nya melirik ke arah kalung tersebut, lantas menggenggam nya dengan erat.


"Wellcome in my world, baby girl"

__ADS_1


__ADS_2