
Sejenak Zii mengerutkan dahinya saat Hades mengirimi pesan kepada dirinya, gadis kecil itu buru-buru membuka layar di hadapannya, mencoba membaca seluruh keadaan yang ada di hadapannya.
Oh god.
Zii terus menggerakkan tangannya, terlihat jelas seluruh pusat Hades company dibeberapa negara mulai mengeluarkan sinyal merah.
Seketika firasat buruk menghantui Zii, sebuah pesan dari Hades yang lainnya membuat dirinya tercekat.
Zii membukanya dengan cepat.
Ingatan kilas balik akan perjanjian lama antara dirinya dan Hades saat di ruang laboratorium utama Hades di Inggris kembali menghantam dirinya.
"Kamu percaya jika di dunia ini ada pengkhianat nya?"
Hades bertanya pada Zii sambil menatap wajah zii dalam, mereka berbaring di dalam 2 peti kaca dimana doktor Hans mulai memasang sebuah peralatan ke tubuh Zii dan Hades.
"Tentu saja"
Jawab Zii cepat.
"feeling uncle sedang menduganya, karena itu ini hanya untuk berjaga-jaga"
Ucap Hades cepat lantas menatap lurus ke depan.
"Saat sistem utama di jalankan, semua nya akan menyambung dengan sempurna antara satu sistem Hades ke sistem Hades yang lainnya, begitu pemberontakan terjadi akan ada banyak korban jiwa yang tumpah, itu artinya mereka siap menguasai seluruh dunia."
"Dan itu artinya juga Semua orang akan di cuci otak nya."
"kamu tahu sayang? kadang kita harus rela mengorbankan diri kita demi nyawa banyak orang, saat itu terjadi bisa jadi uncle akan bergerak keluar untuk menghentikan mereka, tapi jika gagal maukah kamu membantu uncle?"
"Begitu mereka menyalakan sistem nya sedangkan kita berada di tempat yang berbeda dan kita takut ada kehancuran dimana-mana, maka matikan sistem yang ada di tubuhmu sementara waktu, agar mereka tidak bisa bergerak leluasa untuk menguasai semua orang."
"Setelah itu mari saling mencari antara satu sama lainnya dan kita akan menukar kembali semua nya seperti semula."
__ADS_1
Hades Kembali menoleh ke arah Zii, membiarkan doktor Hans mulai memasang alat dikepala mereka.
Zii mengangguk cepat, membiarkan Hades mulai memindahkan semua sistem data Hades company ke dalam tibuh Zii.
Gadis kecil itu menoleh ke arah sang Mommy nya.
"Ada apa?"
Nadine bertanya sambil mengerutkan keningnya.
"Ada konspirasi didalam Hades company, Mommy"
Ucap Zii cepat.
"Ya?"
Nadine jelas terkejut.
"Medusa melumpuhkan uncle zid,uncle Hades berkata menjauh dari posisi semula, plan awal di batalkan"
"Ya?"
Meskipun dia tidak menyukai Hades ataupun zid, tapi bagi Nadine kedua laki-laki itu memperlakukan dirinya dengan baik selama mereka berada ditangan mereka selama hampir 6 tahun, Bahkan Zii selalu di istimewakan oleh zid dalam banyak hal.
Laki-laki itu selalu memanjakan Zii dengan apapun yang dia miliki sejak dulu, bahkan satu-satunya laki-laki yang paling suka menggoda zii adalah laki-laki itu. Meskipun zii selalu mengeluh soal sifat gombal laki-laki itu pada banyak gadis, tapi zid jelas selalu menghormati dirinya layaknya adik perempuan.
"Aku sudah menduganya, Medusa wanita ular itu lamban laut akan berkhianat"
Ucap Zii cepat.
"Aku heran kenapa uncle Hades masih mempertahankan wanita ular itu dulu? jelas-jelas banyak sekali gerak-gerik nya yang mencurigakan, bahkan perempuan itu hampir saja mencelakai Mommy beberapa kali"
Zii mulai mengeluh jika ingat kelakuan Medusa, perempuan ular itu benar-benar membuat dirinya muak.
"Semua milik Hades company sudah hampir 80% nya di ambil alih oleh Medusa, Zii fikir dia akan mengembangkan proyek bayi genius berikut nya dan ....."
__ADS_1
Zii menghentikan kata-kata nya.
"Sayang, ada apa?"
Seketika ekspresi Zii berubah.
"Mereka mengubah seluruh isi kepala semua robot-robot nya, mereka juga mengubah kuri"
Seketika Zii tampak histeris,.menatap layar di hadapannya yang menunjukkan bagaimana pergerakan Erika yang berjuluk Medusa itu.
"Dia berencana menguasai semua nya"
Zii menatap nanar kedepan.
"Mereka melumpuhkan semua sistemnya mommy dan...."
Zii kembali menoleh ke arah Mommy nya.
Ssrrttttt
Seketika Zii diam lantas tiba-tiba seluruh sistem sinyal Zii menghilang secara perlahan, layar didepan nya mulai menghilang sedikit demi sedikit.
"Zii... Zii...jangan menakuti Mommy?"
Nadine secepat kilat mendekati zii, namun belum juga Nadine mendapatkan tubuh sang putri tiba-tiba gadis kecil itu terjatuh ke lantai.
"Zii...."
Nadine berteriak histeris.
"No.. Zii...."
Nadine mencoba menepuk-nepuk wajah Zii,tapi gadis itu sama sekali tidak merespon nya.
"Sayang... sayang...Heidar...no...Heidar...."
__ADS_1
Nadine berteriak histeris saat sadar seluruh sistem tubuh Zii tiba-tiba melumpuh dengan sendirinya.