Putri Kecil Sang Penguasa "Bayi Genius 100 Milyar"

Putri Kecil Sang Penguasa "Bayi Genius 100 Milyar"
Terikat "Akan bertemu kembali"


__ADS_3

Zii tampak memiringkan kepalanya, dia menatap dalam wajah laki-laki yang ada di hadapannya itu.


"Baby, pintu nya akan tertutup, itu akan menyakiti tubuh mu jika dia tertutup"


Ucap laki-laki itu sambil meraih lengan Zii dengan gerakan lembut.


Ssrrtttttt


seketika seluruh sensor tubuhnya bergerak, sensor bola matanya mulai bergerak kacau.


"Baby? kamu baik-baik saja?"


"Daddy?"


Zii bertanya spontan, mengerutkan dahinya sambil mencoba mengatur ulang sistem tubuh dan bola matanya.


Saat dia menyebutkan kata Daddy, laki-laki di hadapannya tampak diam, lalu mengulas Senyuman.


"Kamu bisa memanggil ku seperti itu jika mau"


Ucap nya lantas dia mencoba bertanya pada Zii.


"Siapa nama mu sayang?"


laki-laki itu berusaha menjongkok kan tubuhnya, sejenak dia mulai menahan tubuhnya dengan kedua kakinya, menatap dalam bola mata indah itu.


Seperti terhipnotis Zii mendekati laki-laki itu, membiarkan dirinya mendekati laki-laki itu.


"Zii"


Dia menjawab cepat, Zii memperhatikan bola mata laki-laki yang ada dihadapannya itu, cukup lama. Seolah-olah dia fikir kenapa bola mata mereka terlihat begitu sama.


"Katakan pada ku, siapa nama mu Daddy?"


Zii bertanya cepat ke arah laki-laki itu.

__ADS_1


Yang di tanya tampak mengulum senyuman.


"Berjanjilah lebih dulu untuk tidak menceritakan pertemuan Kita pada siapapun"


Zii mengangguk cepat.


"Heidar, kamu bisa memanggil ku dengan sebutan Daddy H"


Zii mengangguk kembali, berfikir seperti nya dia pernah mendengar nama ini sebelumnya, tapi dia lupa di mana.


Secara perlahan dia menyentuh wajah heidar.


Seketika gelombang otaknya bekerja dengan cepat.


Ssrrtttttt


flasshhh


seolah-olah ada bayangan orang-orang di sekitar bola mata dan kepala nya.


"Apa tuan pencuri? "


"Cih yang benar saja, pertanyaan macam apa itu ?"


"Kamu tahu berapa banyak kerugian ku?"


"Kehilangan waktu, menunda rapat dan pertemuan penting, kehilangan proyek berharga, bahkan aku juga menyerahkan seluruh tubuh ku pada mu, dari atas hingga kebawah"


"Apa yang terakhir termasuk kerugian?"


"Tentu saja, aku menghabiskan banyak keringat, menghabiskan banyak tenaga bahkan juga menghabiskan cairan penting yang aku tanam kan di bawah sana, dan jika beruntung kamu bisa mendapatkan benih super dari laki-laki 💯 milyar, jika dia berkembang biak dengan baik nilai nya setara dengan 💯 milyar"


"Dan kamu membohongi aku soal anak kita"


"Ya... bagaimana kamu?"

__ADS_1


"Ada bayi 💯 milyar milik ku disini"


"Heidar, lepaskan"


"....Empati dan keterikatan terhadap pasangan? diasosiasikan dengan hal ini yang mana sindrom ini semakin kuat dirasakan karena ikatan kedua orang tua sang anak terjadi sangat dalam"


"Itu berarti kita memiliki keterikatan yang sangat dalam bukan? meskipun baru saling mengenal hmm"


Seketika Zii menarik tangan nya dari wajah heidar, dia tampak terkejut dengan ingatan yang dia dapatkan.


Laki-laki itu dan Mommy nya tampak begitu dekat dan akrab.


Zii fikir apakah laki-laki itu Daddy nya? jika iya bagaimana mungkin Daddy nya masih hidup? bukan kah uncle zid dan uncle Hades nya berkata jika Daddy nya sudah meninggal?


Tapi dia juga sejak awal yakin jika Daddy nya masih hidup, sesuatu pasti terjadi dimasa kemarin, sebab saat dia bertanya pada mommy nya soal Daddy nya, Mommy nya berkata jika dia sama sekali tidak bisa mengingat bagaimana rupa Daddy nya.


"Mommy tidak ingat, tapi disini terasa ada sesuatu yang aneh, terus bicara didalam sini seolah-olah berkata jika Daddy mu baik-baik saja"


Ucapan Mommy nya selalu terngiang di telinga Zii selama lebih dari 2 tahun terakhir ini, Mommy nya berkata sambil meletakkan tangan Zii tepat di dada Mommy nya, detak jantung itu berdetak begitu kencang saat Zii bertanya soal Daddy nya.


"Dimana Mommy mu, sayang"


Saat Heidar bertanya soal Mommy nya seketika Zii sadar akan sesuatu, secepat kilat gadis itu mengerjapkan bola matanya, saat pintu eskavator nya terbuka, Zii dengan cepat berkata.


"Maukah Daddy bertemu dengan ku sekali lagi?"


Tanya Zii sambil menatap dalam bola mata Heidar.


"Tentu saja, kita akan bertemu lagi dalam beberapa waktu kedepan"


Ssrrtttt


Seketika pintu eskavator itu tertutup secara perlahan.


Heidar menatap Zii yang mulai melangkah keluar, membalik tubuhnya sambil mengedipkan bola matanya berkali-kali.

__ADS_1


Tringgg


__ADS_2