
Nadine dan Heidar tampak mulai menghabis
kan waktu di sepanjang kota Estonia, mereka menggayuh sepeda bersama melewati wilayah Tallin sambil terus tertawa bersama.
Sesekali Nadine memeluk erat pinggang heidar, terkadang mereka turun Sejenak lantas berjalan kaki sambil menikmati udara pagi yang hangat menjelang siang.
"Aku fikir sebentar lagi akan masuk musim salju"
Ucap Heidar sambil menyeret sepedanya ke sisi kiri bangunan lantas memarkirkan sepeda nya disana, kemudian secara perlahan heidar menggenggam erat tangan Nadine, mereka mulai berjalan ke arah selatan.
"Benarkah? Kenapa kamu bisa tahu itu?"
Nadine bertanya sambil menoleh ke arah Heidar.
"Aku pernah kesini beberapa kali"
Ommo pantas dia bisa mengejar ku kesini, ternyata dia cukup paham soal Estonia.
Pekik Nadine dalam hati.
"Biasanya kalau memasuki musim salju, disini akan terlihat begitu indah, kamu pasti menyukainya"
Ucap Heidar sambil terus menggenggam erat telapak tangan Nadine.
Yang di ajak bicara tampak mengangguk-anggukkan kepalanya.
__ADS_1
Secara tiba-tiba Heidar menghentikan langkahnya.
"Eh?"
Seketika Nadine terkejut, dalam hitungan detik tubuhnya berbalik kemudian Bagaikan gerakan slow motion Nadine langsung masuk ke dalam dekapan heidar.
"Baby"
Seketika Nadine sedikit mendongak, dia menatap dalam bola mata Heidar.
"Kamu tahu? terkadang didalam sebuah hubungan akan ada orang-orang iri yang ingin menghancurkan kita,ada perempuan yang menghalalkan banyak cara untuk memikat pasangan kita atau laki-laki yang berbohong demi menarik simpati pasangan orang lain"
Heidar bicara sambil mencoba menatap dalam bola mata Nadine.
"Kamu tipe orang yang gampang sekali terbawa emosi, jadi aku mencoba memberitahu kan kamu soal kemungkinan-kemungkinan terburuk ke depannya"
"Terlihat sekali Karakter kamu yang begitu mudah menyimpulkan sesuatu tanpa berfikir lebih dulu"
Heidar mengendurkan telapak tangan nya dari Nadine.
Sejenak Nadine menelan salivanya.
Hmmm iya Nadine akui dia memang seperti itu.
"Ketika mendapatkan sesuatu yang mengejutkan soal seseorang di samping pasangan kita, Tahan diri, jangan langsung bereaksi. Hal pertama yang perlu dilakukan ketika mengetahui atau memergoki pasangan yang BELUM TAHU berselingkuh atau tidak adalah dengan cara menenangkan diri dan jangan terburu-buru mengambil tindakan reaktif. Atur napas dan cobalah untuk menggunakan prinsip praduga tak bersalah karena bisa jadi kecurigaan kamu salah. Kumpulkan bukti-bukti, Lalu berpikir sejenak untuk memikirkan langkah terbaik, Kalau perlu kamu bisa bertanya kepada teman-teman atau orang terpercaya untuk mengorek informasi"
"Istilah lainnya, bermainlah dengan cantik dan berkelas"
__ADS_1
Heidar mencoba terus memberikan penjelasan yang bisa diterima dengan baik oleh Nadine.
"Realita nya dalam keluarga kami tidak ada orang-orang yang suka berselingkuh, jadi jangan mengkhawatirkan soal hal semacam itu"
Nadine berusaha menelisik wajah heidar, menelusuri bola mata nya dengan begitu dalam.
"Jadi jangan bertindak seperti kemarin lagi, lari tanpa bertanya lebih dulu siapa orang yang ada di hadapan ku, hmm?"
Nadine mencoba mengangguk pelan
"Aku tidak akan menoleh ke arah lain, kecuali memang aku lupa dengan diri mu mengerti?"
Lagi-lagi Nadine berusaha mengangguk tanda mengerti.
"Itu bagus, jadi sekarang come kita mendapatkan pernikahan"
"Ya?"
"Kita mendapatkan pernikahan lebih dulu disini pada para tetua agar aku tidak khilaf lagi menjadi dosa, setelah itu kita bisa melaksanakan pernikahan yang sesungguhnya di Indonesia setelah kita pulang"
Masih dengan perasaan tidak mengerti Nadine menatap heidar, dia mengerutkan dahinya untuk beberapa waktu.
"Aku tidak mengerti"
"Menikah secara ke agamaan, setelah itu kita menikah kembali di Indonesia"
Setelah berkata begitu, heidar langsung merapat kan wajah nya pada Nadine,secara perlahan dia menautkan bibir mereka dengan cara yang begitu hangat dan luar biasa.
__ADS_1