Putri Kecil Sang Penguasa "Bayi Genius 100 Milyar"

Putri Kecil Sang Penguasa "Bayi Genius 100 Milyar"
Memulai rencana


__ADS_3

Zii menatap sejenak laki-laki yang dipanggil nya dengan sebutan Daddy H itu, lantas secara perlahan mereka masuk ke dalam salah satu tabung yang ada di hadapan mereka.



"Mari menjelajahi waktu baby"


Ucap Heidar sambil menoleh ke arah Zii sebelum pintu kaca tabung itu tertutup.


"Dengan senang hati, Daddy H"


Jawab Zii cepat.


Sepersekian detik kemudian pintu tabung tersebut tertutup dengan cepat.


Csshhhhhh


Takkk


Seketika pintu tertutup, Doktor John dengan gerakan cepat langsung menekan beberapa tombol di layar monitor yang berada di hadapannya.


Srrttttt


tittttt


tittttt


tittttt


Seperti Dejavu Tiba-tiba muncul kedua orang itu terlelap,masuk ke satu tempat di mana itu merupakan masa lalu Mommy dan Daddy H nya Zii, tepat saat Zii masih di dalam perut Mommy nya.


Estonia


Hampir 6 tahun yang lalu


Bagaikan sebuah kilatan memori, Zii berdiri di antara sepasang manusia yang tengah di mabuk cinta.


Sang Daddy tahu-tahu sudah berada di kamar mommy nya, bercanda bersama sang Mommy sambil melakukan banyak hal bersama, lalu tiba-tiba berpindah ke satu tempat dengan bangunan kuno.


Daddy H nya Tempak menggayuh seperti diikuti sang mommy dari belakang nya, mereka menghabiskan banyak waktu, bercanda bersama, tertawa bersama penuh dengan cinta.


Sesekali Mommy nya memeluk erat pinggang Daddy H, terkadang mereka turun Sejenak lantas berjalan kaki sambil menikmati udara pagi yang hangat menjelang siang.


"Aku fikir sebentar lagi akan masuk musim salju"


Daddy H nya bicara sambil menyeret sepedanya ke sisi kiri bangunan lantas memarkirkan sepeda nya disana, kemudian secara perlahan Daddy nya menggenggam erat tangan Mommy nya, mereka mulai berjalan entah ke arah mana.


"Benarkah? Kenapa kamu bisa tahu itu?"


Mommy nya bertanya sambil menoleh ke arah Daddynya.


"Aku pernah kesini beberapa kali"

__ADS_1


"Biasanya kalau memasuki musim salju, disini akan terlihat begitu indah, kamu pasti menyukainya"


Ucap Daddy nya sambil terus menggenggam erat telapak tangan Mommy nya.


Yang di ajak bicara tampak mengangguk-anggukkan kepalanya.


Pada akhirnya ada banyak obrolan dan tiba-tiba Daddy nya ingin mencium Mommy nya.


Seketika bola mata Zii di tutup heidar.


"Kamu tidak boleh melihatnya sayang"


Ucap Heidar sambil menutup kedua bola mata Zii dengan kedua telapak tangannya dari belakang.


"Hubungan orang dewasa begitu rumit"


Oceh Zii kemudian.


Heidar hanya mengulum Senyuman.


Lalu tiba-tiba mereka berpindah ke satu tempat yang berbeda lagi


Zii melihat Daddy nya muntah berkali-kali di kamar mandi.


Sayang, apakah ini begitu menyiksa?"


Mommy nya bertanya panik ke arah Daddy H.


laki-laki itu berkali-kali menggeleng-geleng kan kepalanya.


Keluh Daddynya lantas memeluk erat Mommy nya dalam posisi duduk di atas kasur.


"Sudah Berapa lama seperti ini?"


Jelas sekali ekspresi sedih tercipta di balik wajah sang Mommy, Mommy nya mencoba menepuk-nepuk punggung Daddy H nya yang terus bersandar pada Mommy nya.


"Sudah hampir 2 Minggu, awal nya aku fikir hanya demam biasa, tapi terus berlanjut berhari-hari, aku baru menyadari nya saat mengejar kamu kemarin, begitu melihat ada alat tes kehamilan di kamar mu, aku fikir mungkin aku terkena sindrom Couvade"


"Oh... bisakah aku saja yang mengalami nya? ini benar-benar membuat kamu tersiksa"


Sang Mommy bicara sambil mengoles kan minyak angin ke punggung daddy H nya.


"Aku rasa ini cukup adil, kamu yang hamil aku yang mengalami gejala kehamilan"


"Tapi ini menyiksa mu"


"Tidak apa-apa, bukankah para penelitian berkata ketika laki-laki terkena sindrom Couvade itu berarti dia memiliki Empati dan keterikatan terhadap pasangan? diasosiasikan dengan hal ini yang mana sindrom ini semakin kuat dirasakan karena ikatan kedua orang tua sang anak terjadi sangat dalam"


Mommy nya mengulum senyuman.


"Itu berarti kita memiliki keterikatan yang sangat dalam bukan? meskipun baru saling mengenal hmm"

__ADS_1


Mommy nya mengangguk pelan, dengan perlahan kedua tangannya memeluk erat tubuh Daddynya.


"Benarkah seperti sebuah keterikatan batin? lalu bagaimana jika kita terpisah jauh? seandainya tiba-tiba aku menghilang lagi apa kamu pasti bisa menemukan aku?"


Tiba-tiba Mommy nya bertanya cepat ke arah Daddy H.


"Jangan pergi lagi"


Bisik Daddy nya pelan


"Tapi seandainya kamu memang menghilang lagi, aku begitu yakin kami mengalami keterikatan batin yang begitu erat, bahkan jika berpisah dalam waktu lama pun, kami pasti bisa saling merasakan keberadaan antara satu dengan yang lainnya"


"Jika kita saling melupakan, apa kamu masih bisa mengingat ku?"


Tanya Mommy nya lagi.


Daddy H nya terkekeh.


"Aku akan mengingat nya, semua nya, aroma tubuh ini, aroma rambut ini, senyuman ini, bola mata ini, semua nya dari ujung kaki hingga ke ujung rambut ini"


Mommy nya ikut terkekeh.


"Gombal"


"Ohhh tidak sayang, aku bukan type laki-laki seperti itu"


Seketika Zii menoleh ke arah Daddy H.


"Apa Daddy mengidam saat Mommy hamil diri ku?"


Tanya Zii penuh penasaran.


Alih-alih menjawab, heidar malah membuat sebuah pernyataan.


"Itu sangat menyiksa"


Zii tersenyum senang.


"Karena itu aku mudah mengenali Daddy,kita punya keterikatan batin sejak awal"


Setelah berkata begitu Zii langsung menampilkan sebuah layar di balik tangan nya.


"Jadi apa yang akan kita lakukan untuk mengembalikan ingatan Mommy?"


Tanya Zii tiba-tiba ke arah Daddy H nya.


Dia sejak awal sudah cukup curiga dengan uncle Hades nya, Dan saat di Inggris begitu melihat Heidar dia yakin jika uncle Hades berbohong soal Daddy nya yang telah meninggal.


Seketika heidar melebarkan senyumannya.


Dia fikir setelah menyakinkan Zii soal bagaimana hubungan mereka, pada akhirnya sang putri mau juga di ajak bekerja sama secara penuh.

__ADS_1


"Mari memulai rencananya"


Ucap Zii lagi.


__ADS_2