
Malam hari
Laboratorium utama hades company
Jakarta
Sebuah mobil tampak melesat turun menuju ke area parkiran, tampak Zid berjalan mendekati sang pemilik mobil tersebut, hades melangkah keluar dengan keadaan tergesa-gesa menuju ke arah dalam, melesat masuk dengan cepat.
Ekspresi wajah hades jelas menampakkan kecemasan, telp dari doktor Erika cukup membuat diri nya kehilangan Selera untuk makan.
Ada Masalah lagi dengan penelitian nya.
Shi.t
Hades jelas mengumpat, 5 tahun melakukan penelitian dan mencoba mengembangkan projects nya, 5 tahun juga mereka menelan kegagalan.
Zid dan hades turun menuju ke arah lantai bawah tanah, yang di mana tangga turun dan pintu masuk nya terlihat begitu gelap dan suram. Mereka terus berjalan menuju ke satu ruangan di mana terlihat titik berwarna merah bercampur warna putih seperti sinar ultraviolet dari ujung jalan dimana mereka melangkah.
"Di Inggris gagal, Prancis gagal, Dubai gagal dan kali ini???? Indonesian juga gagal!"
Kalimat hades jelas begitu di tekan, dia merasa kesal dengan keadaan.
Mereka terus mencoba melesat masuk kedalam, hingga akhirnya...
Crsssttttt
Casssshhh
__ADS_1
Pintu tersebut terbuka secara sempurna.
Hades dan zid masuk dengan gerakan cepat menuju ke dalam.
Tampak disepanjang ruangan terdapat banyak sekali susunan tabung kaca berisi bayi-bayi yang lebih dari separuhnya 💯% dinyatakan gagal dalam eksperimen.
"Ada berapa yang gagal?"
Hades menoleh ke arah Erika, alis matanya jelas naik dengan sempurna, rona kecewa bercampur marah jelas terlihat dari balik bola matanya.
"12 dari 15 bayi"
Jawab dokter Erika cepat.
Seketika hades menekan kedua tangan nya di atas sebuah meja kaca, sejenak rahang nya mengeras sambil gigi nya saling menyatu, dia fikir lagi-lagi gagal.
"Ini akan Sulit, mengingat mereka tidak memiliki inang asli yang bisa melindungi diri mereka, bayi ini bukan seperti bayi pada umumnya hades, Dia akan lahir dengan banyak kepintaran, dia butuh inang yang bisa menjaga kondisi kehidupan, perasaan, kepintaran dan memberikan nafas untuk mereka"
Ucap doktor Erika pelan.
"Tidak heran Zii bisa berkembang biak dengan sempurna, dia memiliki induk atau inang utama nya, yang bisa melindungi seluruh aset tubuh berharga nya terutama kepalanya"
Lanjut doktor Erika lagi.
"Kita harus mencari indung baru untuk bisa melahirkan generasi baru"
Setelah berkata begitu, dokter Erika menatap dalam wajah hades.
__ADS_1
"Meskipun Irish berhasil mendapatkan chip penyempurna nya, dia masih tetap butuh inang utamanya"
Sejenak hades tampak diam, dia memejamkan sebentar bola matanya.
"Ini cukup rumit, kita harus mencocokkan seseorang terlebih dahulu dengan dirinya, apakah hades bisa merespon nya dengan baik atau tidak, apakah pembuahan nya akan berhasil atau tidak tergantung bagaimana hades memberi dan menerimanya"
Ucap zid tiba-tiba.
Sejauh ini mungkin Irish inang yang tepat, tapi memilih Irish jelas cukup rumit, dia pasti akan menolak dan memasang kecurigaan besar, hades sudah beberapa kali mencoba merayu dan melamar nya tapi Irish terus-menerus menolaknya"
Lanjut Zid kemudian.
Hades Tampak diam, mencoba mengetuk-ngetuk jemari nya ke atas meja, sejenak hades memejamkan bola matanya, tampak berfikir cukup lama.
Lalu tiba-tiba hades membuka bola matanya secara perlahan.
"Jalankan rencana B"
Ucap Hades tiba-tiba
"Kita akan lakukan sesuai dengan rencana"
Setelah berkata begitu, hades langsung berbalik, berjalan menjauhi doktor Erika diikuti oleh Zid.
"Kau yakin?"
Zid bertanya sambil mengikuti langkah hades.
"Belum pernah seyakin ini, Zid"
__ADS_1
Jawab hades cepat lantas terus berjalan menuju ke arah depan.