
Saat Irish masuk kedalam mobilnya, sang putri telah menunggu didalam nya.
Sejenak Zii menaikkan alisnya saat melihat sang Mommy
"Ada apa dengan Mommy?"
Tanya Zii tiba-tiba.
"Ya?"
Irish secepat kilat menoleh ke arah Zii.
"peningkatan suhu tubuh naik sekitar 2 derajat Celcius, terlihat jelas pada beberapa bagian tubuh, seperti pipi, tangan, daerah mulut, dada, dan...."
Zii menoleh ke bawah.
"Bagian sensitif terbawah"
Lanjut Zii lagi.
"What?"
Irish membulat kan bola matanya, menatap tidak percaya ucapan putri nya yang terakhir.
Alih-alih peduli dengan Mommy nya Zii terus berkata.
"Aku rasa jelas sekali Perubahan suhu ini diakibatkan oleh perasaan malu dan cinta yang menyebabkan pembuluh darah membesar dan meningkatkan aliran darah"
Seketika Irish tercekat, dengan gerakan cepat Irish mengipas-ngipas wajahnya dengan telapak tangan nya.
"Mommy fikir itu karena udara hari ini begitu panas, karena itu suhu tubuh Mommy tiba-tiba naik"
Irish pura-pura merasa gerah,dia fikir putri nya lama-lama jadi terlalu pintar.
Oh sayang, bisakah kamu tumbuh menjadi anak-anak pada umumnya? Bisa-bisa seluruh laki-laki yang mendekati Mommy tiba-tiba menggila melihat kepintaran mu.
Batin Irish.
"Mommy bertemu dengan seorang laki-laki?"
Tanya Zii kemudian.
Wajah Irish kembali memerah.
Zii mengendus pelan tubuh Mommy nya, mencoba menempelkan hidung nya pada Mommy nya.
"Aromanya mirip dengan Daddy H"
Ucap Zii lagi tiba-tiba.
"Ya?"
__ADS_1
Kali ini Irish menaikkan sebelah alisnya nya.
"Siapa? Daddy? sejak kapan kamu memberikan julukan pada orang asing Daddy?"
Irish jelas tidak suka jika Zii memberikan julukan itu pada orang selain Daddy Zii sendiri. Bahkan saat hades memintanya, Irish terang-terangan menolaknya.
"Aku fikir dia memang Daddy ku"
Ucap Zii cepat.
"Mommy tahu? dia cukup mirip dengan ku, bola matanya seindah bola mata ku"
Cerita Zii begitu antusias.
"Beberapa bagian wajah nya mirip dengan ku dan sensor bola mata ku ..."
"Stop"
Sela Irish cepat.
"Tidak ada yang mirip dengan kamu kecuali Mommy sayang, oke? kamu hanya ber imajinasi"
"No mommy, aku tidak sedang ber imajinasi"
Protes Zii cepat.
"Berhenti memanggil orang asing Daddy dan mari kembali ke markas"
*****"
Irish tampak melangkah dengan perasaan kesal, mencari seseorang yang harus dia lampiaskan kemarahan nya.
Seketika bola mata Irish membesar, dengan gerakan cepat seperti angin dia menghantam tubuh laki-laki yang ada dihadapannya itu ke dinding.
Brakkkkkk
"Owwww owwwww sayang, ada apa ini?"
Zid jelas terkejut dengan gerakan Irish yang seperti angin, dalam hitungan detik langsung bisa menghantam tubuhnya tanpa ampun.
"Apa kalian menjebak ku? data yang ada di sana palsu"
Tangan kanan Irish dengan cepat mengeluarkan sebuah cahaya, sebuah data melayang begitu saja, lantas dengan sekali gerakan.
Prakkkk
Irish membanting nya ke dinding disisi kanan Irish, semua nya berhamburan kemana-mana.
"Aku masuk ke perusahaan itu selama 1 bulan, menyamar menjadi pegawai demi sebuah data pemerintahan, tapi ternyata Yang aku dapatkan hanya data palsu yang tidak berguna"
Irish jelas begitu marah, dia fikir bagaimana mungkin zid dan hades menjadi tidak teliti, membuat dia masuk ke Perusahaan dan hampir membuat diri nya tertangkap oleh laki-laki bertopeng itu.
__ADS_1
"Jangan terbawa emosi sayang, kami pun tertipu"
Ucap zid mencoba menenangkan Irish, dia mencoba menyingkirkan tangan Irish dari lehernya secara perlahan.
"Mereka tahu kita akan masuk mencuri nya, karena itu mereka memindahkan lebih dulu data nya ke Indonesia"
Irish menaikkan alisnya.
Indonesia? seolah-olah nama itu tidak asing di telinga nya.
"Kita akan ke Indonesia dalam waktu 1*24 jam"
Tiba-tiba hades muncul di belakang mereka, meraih tangan Irish lantas mencoba mencium puncak kepala Irish dari belakang.
"Jangan semarah ini baby, itu mempengaruhi tingkat kecantikan mu"
Ucap Hades pelan sambil memejamkan bola mata nya saat mencium puncak kepala Irish.
"Aku tidak marah jika tidak merasa ditipu, ini kali pertama misi ku gagal karena zid tidak teliti dalam menyelidiki mangsa"
Irish membalikkan tubuhnya, menatap kesal ke arah hades.
"Kali ini tidak meleset, mereka memindahkan nya pada perusahaan baru di Indonesia, masuk ke perusahaan itu, cari tahu jalan di tiap titik sudut perusahaan nya, temukan lalu bergerak seperti biasa"
"Aku harus mengulang semuanya lagi?"
Irish mendengus.
"Maafkan aku baby"
"Jika berhasil berikan kami waktu rehat ½ tahun, aku butuh quality time terbaik untuk Zii"
Ucap Irish sambil menarik kesal nafasnya.
"Seperti yang kamu inginkan"
Jawab hades sambil menyentuh lembut wajah Irish.
"Bagaimana soal tawaran pernikahan nya? apa kamu masih mempertimbangkan nya?"
Tanya hades tiba-tiba.
Sejenak Irish membeku, dia baru ingat dia belum memberikan jawaban atas lamaran hades lagi kemarin.
"Ini terakhir kali nya aku bertanya,baby"
Ucap Hades lantas tersenyum lembut kearah Irish.
"Fikirkan lah Dengan baik"
Setelah berkata begitu, hades langsung melesat pergi meninggalkan Irish didalam keheningan.
__ADS_1
Zid hanya menarik pelan nafasnya, mencoba menjauhi Irish dan membiarkan Irish berfikir dengan matang soal lamaran kakak laki-laki nya.