Putri Kecil Sang Penguasa "Bayi Genius 100 Milyar"

Putri Kecil Sang Penguasa "Bayi Genius 100 Milyar"
Menegang Sedikit


__ADS_3

Benar-benar seperti sebuah Dejavu, Irish seolah-olah kembali merasakan kejadian yang kemarin, seketika dia memejamkan bola mata nya, merasakan pelukan hangat yang sama, yang selalu di berikan Heidar untuk dirinya.


Suara hantaman keras di selingi suara pecahan kaca yang memekakkan telinga terus menerjang ingatan Irish satu persatu,saat banyak ingatan menghantam dirinya, pada akhirnya dia menyadari soal sesuatu.


Malam tragedi hampir 6 tahun yang lalu, kecelakaan mobil itu saat mereka di Estonia kembali menghantam ingatan Irish, dia ingat jika dia dan Heidar jelas sudah menikah saat itu.


Kenangan soal mengejar sang kekasih lama yang mengkhianati dirinya berakhir pada pertemuan bersama Heidar, cinta 1 malam, kehamilan nya, masa-masa indah bersama hingga tragedi kecelakaan itu berjalan dan Terus berputar di kepala Irish.


"Baby, you oke?"


Suara Heidar seketika menyadarkan Irish dari situasi nyata, dengan cepat Irish mencoba menekan kesadaran nya, bola mata Irish membulat dengan sempurna.


Laki-laki itu berusaha menahan sakitnya, menyentuh wajah Irish penuh dengan cinta, menatap tubuh irish dan memastikan tidak ada yang terluka.


Seketika Irish sadar lumuran darah memenuhi tangan dan tubuh Heidar saat ini.


"No.....Heidar, heidar"


Irish secepat kilat sadar pada posisi mereka, laki-laki itu mencoba menyelamatkan diri nya, seseorang mungkin tidak sengaja bersandar pada pagar kaca pinggiran bangunan di atas sana hingga tanpa sengaja pagar tersebut tumbang dan melesat turun ke bawah.


Bisa dirasakan hantaman kaca tadi yang berhamburan kemana-mana dan heidar yang berusaha melindungi Irish tanpa sadar terkena beberapa kepingan kaca di punggung nya.


"Sayang... no.. no.."

__ADS_1


Irish jelas berteriak histeris, tangis nya pecah seketika, dia mencoba menyentuh wajah laki-laki yang begitu dia rindukan itu.


"Heidar... Heidar..."


Teriak Irish panik, seketika orang-orang berhamburan membantu mereka.


Irish fikir dikala ingatan nya kembali kenapa Heidar kembali terluka demi menyelamatkan diri nya.


"Ingat dengan ku hmm?"


Heidar masih sempat bertanya, menyentuh lembut wajah Irish yang dipenuhi oleh air mata.


Irish mengangguk dengan cepat,terus mencoba menyentuh balik wajah Heidar.


Irish tidak rela meninggalkan Heidar, tapi dia jelas tidak bisa mengabaikan Zii.


"Aku baik-baik saja"


Sebaris kalimat itu di ucapkan sang suami sambil menggenggam erat tangan Irish, lalu bola mata Heidar secara perlahan tertutup dan tangannya mulai lepas dari genggaman Irish.


"No...No..."


Irish jelas panik, dia fikir siapa, siapa yang harus dia mintai pertolongan saat ini? dia buta... benar-benar buta bantuan, dia bahkan tidak mengenal siapapun disini.

__ADS_1


Hingga akhirnya tiba-tiba seseorang berlarian ke arah Irish, Athena menatap panik ke arah Irish dan tubuh Heidar yang dibawa perlahan ke arah depan menuju ke mobil ambulance.


"Apa yang terjadi?"


Saat melihat Heidar Athena jelas kelabakan, dia fikir kenapa jadi seperti ini,bahkan saat mendekati irish dia seolah-olah sadar jangan-jangan Irish telah mendapatkan kembali ingatan nya.


"Aku akan mengurus Zii"


Ucap Athena cepat, membiarkan Irish mengejar keberadaan Heidar.


"Saat Zii pulang kami akan menyusul ke rumah sakit, berikan aku nomor mu, kakak ipar"


Ucap Athena cepat.


"Ya?"


Irish jelàs bingung mendengar ucapan Athena, dia fikir apa mungkin Athena adalah adik Heidar.


"kakak ipar, berikan nomor yang bisa aku lacak"


Secepat kilat Irish memberikan kartu nama berbentuk kaca dari dalam tas nya,lantas tanpa banyak bicara Irish melesat ke arah depan mengejar keberadaan Heidar.


Sayang, aku mohon jangan membuat ku takut setelah sekian lama berpisah.

__ADS_1


__ADS_2