
Waktu sebelumnya.
Seorang gadis keluar dengan cepat dari dalam mobilnya, berjalan dengan cepat menuju ke arah pusat laboratorium Heidar company.
Gadis itu pernah terlihat di rumah sakit bersama Hades saat bertemu dengan Nadine di hari Heidar menyelamatkan Nadine, pernah melihat Athena di rumah sakit yang menggandeng tangan Zii.
Dia masuk turun melalui jalur rahasia khusus orang-orang penting di keluarga zehras company.
"Miss"
"Pagi Miss"
"Nona"
Beberapa orang tampak menundukkan kepalanya ke arah gadis itu.
Dia hanya mengulas senyuman, berjalan terus menuju ke arah satu ruangan di mana Zii berada.
Seketika gadis itu meletakkan kartu masuk ke pintu besar dihadapan nya.
Titttttt
Kletakkkk
Seketika pintu itu terbuka.
Heidar yang tengah memeluk Nadine dalam kesedihannya langsung menoleh.
"Kau sudah datang?"
"Bagaimana keadaan Zii?"
Nadine melepaskan pelukannya secara perlahan, menoleh ke asal suara itu sejenak sambil menghapus air matanya.
Seketika bola mata Nadine membulat saat menyadari siapa yang ada di hadapannya saat ini.
"Balqees?"
__ADS_1
Jelas saja Nadine tercekat, bukan kah balqees berada di kubu Hades?
"Bagaimana bisa?"
Nadine jelas bingung.
"Dia sepupu ku, putri dari untie Anta dan uncle Enardo, dia yang memantau mu selama berada di tangan Hades"
Ucap Heidar cepat.
"Ya?"
Seketika Nadine ternganga.
Nadine fikir, karena itu Heidar bisa bergerak lebih tenang selama hampir 6 tahun mereka terpisah.
"Butuh kerja keras ekstra untuk menyakinkan Hades jika ada pengkhianat didalam kubu nya"
Ucap gadis cantik itu cepat, lantas dia memeluk hangat Nadine, menepuk perlahan punggung Nadine Beberapa kali.
"Penyamaran mu benar-benar sempurna"
Gadis itu tersenyum, lantas dia membuka layar sci fi dihadapan nya.
"Aku akan mematikan sejenak seluruh sistem secara manual, Zii bisa terbangun sejenak tidak lebih dari 30 menit, Hades telah mengatur keadaan dari sana, kita suntikkan cairan pembangun sementara ke seluruh tubuh Zii"
Ucap Balqees cepat.
Seketika bola mata Nadine berkaca-kaca.
"Benarkah?"
Dia bertanya ke arah balqees lantas menoleh ke arah Heidar.
"Aku sudah membicarakan nya dengan Hades kemarin,dia mengirim serum nya pada balqees"
Jawab Heidar pelan sambil menyentuh lembut wajah Nadine.
__ADS_1
"Aku tahu kamu merindukan nya, tapi ingat setelah 30 menit dia akan tertidur kembali"
Setelah berkata begitu balqees mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya.
"Aku akan masuk ke Hades company besok, memastikan Arnold kapan akan bergerak, Zorro biar aku yang mengatur nya, saat mereka lengah kamu dan hades bisa langsung masuk ke rencana A"
Ucap gadis itu sambil menyuntikkan secara perlahan cairan serum yang ada di tangan nya ke tubuh Zii.
Heidar tampak diam, Nadine terlihat begitu fokus menatap Zii, jantung nya berdetak begitu kencang, dia cukup tidak percaya jika dia bisa melihat Zii bangun saat ini.
"Aku cukup khawatir dengan keselamatan kamu, sebaiknya berhenti sampai disini saja, sisanya biar aku yang mengurusnya"
Ucap Heidar cepat.
Balqees tampak tersenyum.
"Kakak sepertinya cukup mengkhawatirkan diriku"
Balqees terkekeh melihat ekspresi Heidar
"Kau dan Athena sama penting nya untukku, ini membuat ku khawatir soal kalian"
"Tapi aku cukup kuat dengan keadaan, kau tahu aku bukan gadis yang lemah"
Setelah menyuntikkan tubuh Zii, balqees melirik ke arah jam tangan nya, di mundur beberapa langkah lantas mulai menghitung mundur dari belakang.
"5"
"4"
"3"
"2"
"1"
"Hahhhhhh"
__ADS_1
Sebuah tarikan nafas panjang terdengar dari balik bibir Zii, bocah kecil menggemaskan itu membuka cepat bola matanya, tampak cukup Bingung dengan keadaan"
"Mommy, Daddy?"