Putri Kecil Sang Penguasa "Bayi Genius 100 Milyar"

Putri Kecil Sang Penguasa "Bayi Genius 100 Milyar"
Gadis kecil yang dia cari di masa lalu


__ADS_3

Didalam sebuah ruangan yang mendominasi berwarna abu-abu itu, tampak Zid masih terbaring di atas kasur dalam keadaan bola mata masih terpejam.



Layyana terlihat tertidur di samping kiri dimana laki-laki itu berbaring, rasa lelah, kurang tidur dan rasa panik yang menghantam gadis itu kemarin harus dibayar dengan terlelap nya dia pagi ini.


Beberapa waktu kemudian terlihat gerakan jemari zid yang terus berusaha menarik diri secara perlahan, rasa sakit dan perih didalam tubuh nya masih jelas terasa, perlahan laki-laki itu membukakan bola matanya.


Zid berusaha membiasakan bola matanya dari silau nya cahaya lampu yang menjuntai tidak jauh di tempat tidurnya, sejenak zid berusaha menyusuri ruangan, sempat berfikir Dimana dia saat ini, hingga akhirnya dia ingat soal kejadian malam tadi, doktor Erika mengkhianati mereka, berniat untuk membunuh dirinya dan menukar posisi Zid dengan laki-laki yang di buat menyerupai diri nya.


Masih teringat jelas percakapan mereka yang terjadi sebelum zid melarikan diri dari hadapan doktor Erika.


"Kau mengkhianati kami, huh?"


Zid bicara sambil berusaha berpegangan pada sebuah meja televisi yang ada di samping kanan nya, doktor Erika baru saja menghujam dirinya di dalam villa milik sang kakak ketika dirinya lengah, cukup tidak percaya jika kawan pada akhirnya bisa menjadi lawan.


Doktor Erika tertawa sambil terkekeh, suara nya terdengar begitu mengerikau dan menjijikkan di balik telinga Zid.


"Bukankah untuk bisa memiliki sesuatu, pengkhianatan merupakan hal yang biasa?"


Tanya perempuan itu sambil menaikkan alisnya.

__ADS_1


"Huh"


Zid mendengus.


"Apakah ini berawal karena Hades tidak membalas perasaan mu? kamu pada akhirnya menjadi seorang pendendam dan memilih untuk mengkhianati nya?"


Pertanyaan Zid jelas membuat Erika marah, meskipun realita nya benar, tapi dia benar-benar benci mengingat sudah berapa lama dia mengharapkan laki-laki itu namun perasaan nya tidak pernah terbalaskan.


Zid terkekeh.


"Aku tidak percaya, cinta bahkan bisa mengubah orang-orang menjadi begitu mengerikan"


Ucap zid sambil memperhatikan ekspresi dan gerakan Erika, tangan zid mulai bekerja di samping meja, mencari sebuah tombol yang selama ini memang di setting diri nya dan Hades jika dalam keadaan terjepit.


Ejek zid kemudian.


Erika sejenak membulat kan bola matanya, jelas merasa tersinggung dengan ucapan Zid.


"Kau ..."


Kletakkkk

__ADS_1


Dengan dipenuhi kemarahan yang mendalam, perempuan itu secepat kilat mengeluarkan senjata api nya, berniat untuk menembak dan menghabisi Zid saat ini juga,namun rupanya dalam hitungan detik tiba-tiba sebuah pintu kayu menutup Dengan cepat dan menciptakan jarak seketika di antara mereka.


"Bajingan, tangkap laki-laki itu hidup atau mati"


Seketika suara Erika terdengar memecah keheningan malam, membuat kegaduhan di antara para bawahan nya, dia jelas tidak rela di hina dengan kata-kata begitu meskipun realita nya ucapan Zid benar adanya.


Zid masih mencoba menyusuri pandangan nya, hingga akhirnya bola mata nya terpaku pada satu sosok gadis di samping kirinya.


Seketika laki-laki itu mengembangkan senyuman nya saat menyadari siapa gadis yang tengah terlelap di samping nya dalam posisi tertidur itu.


Yah Layyana, gadis cantik yang begitu garang saat berkelahi, sang gadis kepercayaan Heidar yang telah lama dia cari karena sebuah persoalan di masa kanak-kanak nya, yang bahkan pernah dia berikan ciuman di masa hampir 6 tahun yang lalu.


"Rupanya kamu hidup dengan begitu baik, putri Leo Volland"


Bisik Zid pelan sambil mengelus lebut wajah layyana yang masih terlelap dalam tidurnya.


*****


Catatan \=


Layyana putri sang tangan kanan kepercayaan Arash, Daddy Heidar di novel KING MAFIA & HIS ANGEL

__ADS_1



__ADS_2