Putri Kecil Sang Penguasa "Bayi Genius 100 Milyar"

Putri Kecil Sang Penguasa "Bayi Genius 100 Milyar"
Melepaskan kerinduan yang mendalam


__ADS_3

Lalu kemudian tautan bibir itu secara perlahan mulai berubah menjadi hangat, dalam dan begitu menggebu-gebu, menciptakan suasana panas secara tiba-tiba.


Tautan itu pada akhirnya secara perlahan berubah menjadi begitu panas, bibir mereka pada akhirnya juga saling menyerang dengan penuh gelo..rah, bahkan lidah Heidar secara perlahan mulai menyeruak masuk kedalam rongga mulut Nadine, menyerangnya dengan sentuhan-sentuhan panas dan mulai mengajak Nadine saling membelit lidah dan tanpa Nadine sadari dia me..Leng..guh pelan.


"Ahhhhh"


Heidar secara perlahan melepas kan ciuman nya.


"Oh baby, itu terdengar seksi"


Bisik Heidar di balik telinga nya.


Laki-laki itu lantas menggigit lembut daun telinga Nadine, lantas mulai menyesap lembut telinga itu hingga membuat Nadine jelas mulai merasakan sensasi yang begitu meng..gairah kan.


Sedangkan tangan Heidar mulai mengukur tiap inci tubuh Nadine Secara perlahan, dan Haidar bisa memastikan tiap inci tubuh itu bahkan tetap terlihat sama seperti saat pertama kali mereka melakukan nya.


Saat tangan Heidar terus menyentuh kulit tubuh nya, Nadine jelas mulai mengeluarkan suara nya, dia menge..rang kecil atas sentuhan-sentuhan lembut, yang begitu membakar bahkan sangat dia rindukan selama beberapa tahun ini.


heidar mulai melepaskan ikatan tali blouse Nadine secara perlahan, kemudian tangan itu dengan lincah melepaskan nya sambil bibir Haidar tampak masih menyesap bagian telinga Nadine dan saat blouse itu terlepas Heidar melepaskan sesapan nya kemudian saat blouse itu terlepas Heidar kembali bergerak menyesap ujung leher Nadine.


"Akhhh"


Suara seksi itu terdengar begitu menggoda dibalik telinga heidar, hingga membuat laki-laki itu secara perlahan mulai turun ke kedua belah dada sang istri.


Bibirnya mulai menyapu bagian atasnya, sedang kan kedua tangan Heidar secara perlahan mulai bergerak kebelakang dan mencoba melepas kaitan penutup bagian atas itu, dan dalam hitungan detik Heidar membuang benda setengah lingkaran dengan 2 cup itu ke sembarang arah.


Lantas dengan gerakan perlahan Heidar mulai menyapu dada indah itu bahkan Heidar mulai menggigit nya dengan geram secara perlahan.


"Akhhhh"


Suara Nadine terus terdengar memenuhi seluruh ruangan tersebut.


Heidar terus menyapu dan menyesap dada indah itu, bahkan dengan nakalnya dia menggigit 2 benda kecil itu Secara bergantian hingga menimbulkan Suara e.ra..ngan indah dari balik bibir mungil itu.


Lantas bibir itu terus menyesap milik Nadine dengan gerakan kencang, membuat tangan Nadine secepat kilat meraih kepala laki-laki itu dan membenamkan nya ke dalam dadanya.


"No...Ng...."


Semakin suara Nadine mendominasi di seluruh ruangan kamar itu, semakin lincah bibir dan lidah serta Mulut Heidar bergerak, sedang kan tangan laki-laki itu dengan cepat mulai membuka pakaian nya as sendiri.


Lantas tangan sang suami juga dengan gerakan cepat melepaskan penutup bawah milik Nadine diikuti melepas celana jeans Heidar sendiri dengan gerakan terburu-buru.


Bibir Heidar semakin intens bergerak menyapu seluruh tubuh Nadine, bahkan bibir itu mulai bergerak indah menuju ke arah bawah sana.


Seketika bibir Heidar menyapu perut Nadine hingga ke pusar bawah sana, menciptakan sensasi luar biasa yang telah lama tidak lagi pernah Nadine rasakan lagi sebelumnya.

__ADS_1


Tangan Heidar tetap bergerak dengan lincah menyapu kulit tubuh Nadine hingaa membuat perempuan itu terus meremang, lantas jemari-jemari tangan itu mulai turun kebawah sana, menggesek pelan sudut kiri dan kanan pahanya lantas tangan itu mulai membuka secara perlahan kedua paha milik Nadine.


Dan suara-suara manja itu kembali terdengar begitu menggoda saat Heidar mulai memasukkan 1 jari nya.


"Akhhhh*


Seketika 1 aliran listrik terasa berjalan dengan cepat dari arah bawah sana hingga menembus ke atas kepala bahkan tanpa bisa Nadine hindari, kedua tangan Nadine seketika langsung menggenggam erat sisi kiri dan kanan sprai nya.


Bahkan saat jemari itu mulai masuk dan keluar di bawah sana, seketika Nadine meneriaki nama Heidar bersamaan dengan suara de..sa.. Han nya.


"Heidar akhhhh"


Semakin Heidar mengencangkan gerakan jari nya dibawah sana, semakin menggila juga Suara de..sahan dan rengekan manja itu keluar dari balik bibir sang istri.


"Sayang..."


Nadine seolah-olah memberikan kode jika ini adalah waktunya dia mendapat kan pelepasan.


"keluarkan lah"


Ucap Heidar sambil mengencangkan gerakan jemari nya.


Dan dalam Hitungan detik Nadine jelas benar-benar mendapatkan pelepasan nya.


Dia menge..rang Sempurna, merasa seolah-olah beban besar baru saja terlepas.


Saat ciuman itu semakin dalam secara perlahan milik laki-laki itu menyeruak masuk kedalam Milik Nadine.


"Akhhhh"


Nadine berteriak kecil, meskipun pernah melakukan nya bahkan dia pernah melahirkan tapi tetèp begitu terasa penuh dan menyakitkan.


Awalnya terasa tidak nyaman saat mereka baru mulai masuk di bawah sana, tapi saat Heidar menyentak kan nya dengan sekali hentakan hingga lolos kedalaman sana dan langsung menabrak dinding rahimnya.


Seketika terasa sengatan listrik menghantam dari ujung kaki hingga menjalar naik ke puncak kepala nya.


Nadine jelas langsung memeluk erat tubuh sang suami, dan miliknya seketika meremas kencang milik heidar.


Laki-laki itu diam sejenak, lantas Heidar secara perlahan mulai menggerakkan milik nya secara lembut dan tenang.


"Oh baby..'


E..rang Heidar sambil mulai memompa tubuh itu dengan gerakan yang lembut dan perlahan.


Kali ini Heidar benar-benar membawa kembali sang istri Melintasi cakrawala, bergerak memompa nya dengan sempurna bersamaan dengan jutaan buliran peluh yang mulai membasahi tubuh mereka masing-masing.

__ADS_1


Diiringi gelap nya langit malam yang berhiaskan jutaan bintang-bintang serta deburan ombak yang begitu dalam.


Tautan bibir,suara penyatuan yang terdengar memenuhi seisi ruangan, suara erangan manja dan de..Sahan indah yang terus lolos dari bibir mereka memenuhi keadaan, semakin meningkatkan adrenalin dan hasrat yang kian membara.


kerinduan selama bertahun-tahun akhirnya terlepas jua dengan penyatuan sempurna.


Bahkan remasan demi remasan di bawa sana terus membuat Milik Heidar semakin menggila untuk bergerak naik turun dengan sempurna.


Hingga pada akhirnya penyatuan itu hampir masuk pada puncaknya.


"Akhhhh, sayang"


Nadine mukai menge.. rang, mencoba menggenggam erat tangan sang suami jika dia akan masuk pada pelepasan nya.


Heidar langsung meraih jemari-jemari indah itu, menggenggam nya erat sambil terus bergerak dan berpacu dengan sempurna.


"Ohhh baby, bersama"


Ucap laki-laki itu semakin mempercepat tempo permainan nya.


Suara saling beradu di bawah sana semakin jelas terdengar, dan kedua insan manusia itu terus berpacu untuk mendapatkan pelepasan mereka.


Awalnya di mulai dari Nadine, perempuan itu benar-benar menumpahkan pelepasan nya, Heidar terus bergerak dan memompa sang istri dengan gerakan Tempo yang semakin cepat dan...


"Ohhhh baby"


Dan seketika pelepasan Heidar juga Sampai pada tempat nya, laki-laki itu terus menggenggam erat tangan Nadine, dapat mereka rasakan semburan panas menabrak dinding rahim Nadine dengan cepat.


Secara perlahan Heidar mengecup lembut kening Nadine.


"I love you, terima kasih sayang"


Bisik laki-laki itu penuh cinta.


"I love you too"


Ucap Nadine sambil tersenyum malu.


Ketika laki-laki itu menjatuhkan tubuhnya di samping Nadine, secara perlahan Heidar menarik tubuh sang istri agar masuk ke dalam pelukan nya.


"Istirahat lah beberapa waktu, aku fikir akan meminta nya sekali lagi"


Goda Heidar kearah Nadine.


Sang istri tampak terkekeh.

__ADS_1


"Isshhh dasar"


Lantas perempuan itu masuk kedalam pelukan Heidar, membiarkan dirinya masuk kedalam dada bidang itu dan memejamkan bola mata nya secara perlahan


__ADS_2