
City of Japan
16.30 PM
Kapal pesiar pribadi mereka benar-benar telah memasuki wilayah Jepang, matahari masih tampak bersinar cukup terang, selama di Jepang semua orang menetap di mansion utama milik Anak cabang Hades corporation.
Hades tampak mengembangkan senyuman nya sambil mengulurkan tangan nya untuk meraih tangan Athena.
"Selamat datang di Hades corporation Japan baby"
Ucap laki-laki itu cepat.
"Semoga kamu menyukai semua hal di rumah baru kita"
lanjut nya lagi
Athena tampak tersenyum, gadis itu mulai mengulurkan tangannya dan membiarkan Hades meraih tangan nya dengan gerakan lembut.
"Aku pikir aku pasti menyukainya"
jawab Athena masih terus mengembangkan senyumannya.
pada akhirnya mereka berjalan keluar dari kapal pesiar tersebut masuk ke sebuah mobil terbang menuju ke Mansion utama Hades corporation diikuti seluruh anggota lainnya dengan mobil jemputan mereka masing-masing.
*******
malam ini mereka memutuskan untuk menghabiskan waktu beristirahat setelah mendapat kan makan malam mereka semua sebab esok hari mereka akan disibukkan dalam persiapan pernikahan Athena dan hades.
"Pakaian nya sudah siap?"
Nadine bertanya pada robot juri yang tampak mondar-mandir sejak tadi.
"Aku fikir aku meninggalkan nya di kapal"
Robot Kuri bicara dengan sedikit gelagapan, seharusnya dia dan Robot odex membawanya tadi ke mobil, mere sudah mengepak semuanya didalam box khusus, seharusnya semua sudah di angkat oleh para pengawal tadi.
"Jadi siapa yang akan bergerak mengambil nya? hari ini sudah cukup malam"
Hades bertanya sambil memijat-mijat kepalanya.
"Aku yang akan pergi mengambil nya dengan Layyana"
Ucap Zid tiba-tiba.
"Ya?"
Layyana tampak Bingung.
__ADS_1
"Mau mencoba naik motor besar bersama ku sayang?"
Zid bertanya sambil mengedipkan bola mata nya.
"Kita akan pergi berkencan sambil mendapatkan baju pernikahan nya"
Ucap zid lagi.
"Ckckckck dia pandai merayu seperti kamu, Hans"
Seloroh doktor John.
"What? oh no... jangan buka kartu masa lalu"
Seketika seluruh anggota keluarga terkekeh.
"Aku fikir Doktor Hans cukup kalem dimasa lalu?"
Mommy Heidar, Zehra bicara cepat.
"Baby kamu kenal dia saat dia sudah mulai menua, harusnya kamu bertanya pada Daddy Edward betapa playboy nya doktor Hans di masa lalu"
Ucap Daddy Heidar, Arash.
"Oh god, aku tidak percaya itu"
Mommy Zehra menatap tidak percaya pada laki-laki tua itu.
Doktor Hans jadi serba salah, kelakuan muda nya cukup ketahuan juga.
"Aku fikir aku hanya merayu Layyana, kalau Grandpa aku tidak begitu yakin"
Zid memotong cepat.
"Grandpa mu playboy"
Doktor John bicara Cepat.
"Oh come kamu sedang berfikir untuk membicarakan soal masa lalu"
Doktor Hans sedikit protes.
"Ya ya dia berapa kali menggoda teman-teman gadis ku"
"John itu benar-benar buruk"
"Tapi untungnya dia tidak menggoda kekasih ku, jika tidak akan aku pastikan kami benar-benar berperang sains bersama"
Doktor John bicara sambil tertawa terbahak-bahak.
__ADS_1
"Sudah aku bilang jangan bicara soal masa lalu"
"Aku jadi curiga bagaimana masa muda Daddy dan doktor Hans"
Ucap Daddy Hades, Elan cepat.
"Jangan di curigai, masa muda kami begitu tidak menarik"
Doktor Hans bicara Cepat.
"Tidak, kisah dia sangat menarik"
doktor John menyela cepat.
"Aku pernah dengar dari Tuan Enar Hillatop, kisah mereka masuk dalam daftar keluarga Hillatop"
Sahut papa Nadine cepat.
"No...itu cukup memalukan"
Doktor Hans bicara agar semua orang melupakan nya.
"Aku terpaksa menggali soal asmara masa lalu, jadi ingin tahu lagu lawas saat itu bagaimana"
Terdengar tawa memenuhi seluruh ruangan mansion itu.
Saat semua orang terlalu sibuk dengan kisah masa lalu doktor Hans dan doktor John, Zid secepat kilat menggenggam erat tangan Layyana, dia membawa gadis itu agar melesat menjauh dari semua orang menuju ke area parkiran.
"Jadi mari kita menghabiskan waktu kencan pertama kita malam ini"
Ucap zid sambil naik ke atas motor nya.
Seketika Layyana terkekeh, gadis itu secara perlahan ikut naik ke atas motor itu, duduk tepat di belakang zid.
Lalu tiba-tiba laki-laki itu menarik tangan Layyana dengan gerakan refleks.
Gadis itu jelas terkejut.
"Kamu bebas memeluk ku, aku seutuhnya nya milik mu sayang"
Goda Zid sambil mengulum senyuman nya.
"Dia mulai pandai menggombal"
Protes Layyana lantas mencoba untuk melepaskan pelukan nya
"Itu hanya berlaku untuk kamu"
__ADS_1
Setelah berkata begitu Zid langsung menarik gas nya dengan kencang, Layyana langsung kaget dengan keadaan, secara refleks dia masuk ke dalam pelukan laki-laki itu dan memeluk nya dengan erat.
Zid tampak mengulum senyumannya, cukup geli melihat ekspresi Layyana dari kaca spion nya.