
Athena terpaksa memberikan Zii pada Neo, ketika Layyana menghubungi Heidar dan membicarakan soal pemberontakan di kubu Hades, secepat kilat Heidar menghubungi dirinya dan meminta Athena untuk menyelesaikan semuanya sementara sebelum kondisi tubuh buah Heidar membaik.
Sang kakak ingin agar dirinya mendatangi Layyana dan memastikan soal semuanya.
"Ya?"
Seketika Athena tercekat begitu mendengar jika Zid saudara laki-laki Hades berada di tangan Layyana.
"kamu tidak salah orang bukan?"
Athena mengerutkan keningnya, mula bertanya
pada Layyana dengan Ekspresi begitu serius.
"Apa ini bukan sebuah jebakan?"
Tanya Athena untuk memastikan.
Gadis itu terus bicara melalui headset bluetooth milik nya, mempercepat langkah kakinya menuju ke arah elevator yang ada di hadapannya.
Yah, dia fikir terkadang musuh bisa jadi berusaha menipu lawan untuk melancarkan aksi mereka, agar di beri kepercayaan, membuat mereka Lengah kemudian dengan mudah musuh menghancurkan mereka.
"Aku takut jika itu sebuah jebakan, sebab kadangkala musuh punya banyak cara untuk menjebak kita agar percaya kepadanya di awal nya"
Ucap Athena lagi.
Tangan nya bergerak dengan cepat untuk menutup pintu elevator, namun rupanya tiba-tiba tangan seseorang mencoba untuk membuka kembali pintu yang hampir tertutup itu.
__ADS_1
"Aku akan kesana dalam waktu 15 menit"
Athena melirik ke arah jam tangan nya, yah dia fikir 15 menit waktu yang cukup untuk dirinya menuju ke kediaman gadis itu.
Setelah berkata begitu Athena langsung menutup panggilan nya, bola matanya langsung menatap ke depan.Namun tiba-tiba bola matanya seketika membulat saat dia sadar siapa laki-laki yang masuk tadi dan berdiri dihadapan saat ini.
Oh shi..t
Umpat Athena dalam hati.
Hades!!!
Laki-laki itu menaikkan ujung alisnya.
"Bukankah cukup aneh? aku mencari mu dalam beberapa waktu, hingga berakhir pada pertemuan yang berikutnya di tempat yang berbeda namun dalam kondisi yang sama seperti pertemuan awal kita sebelumnya, nona?"
Ucap Hades sambil melangkah maju mendekati Athena.
"Ini cukup aneh, kenapa laki-laki asing mencoba untuk mencari ku? aku fikir kita tidak saling mengenal sebelum nya"
Ucap Athena cepat.
Dia cukup bingung harus melakukan hal yang mana, tangan kanan Athena langsung dia letakkan dibelakang punggung nya, dia fikir jika memang diperlukan mau tidak mau dia harus menggunakan kekuatan nya disini untuk melakukan pembelaan diri.
"Apa anda tidak merasa telah kehilangan sesuatu, nona?"
Tanya Hades kemudian.
__ADS_1
Tubuh Athena seketika menyandar pada sisi dinding elevator, Hades Tampak menaikkan ujung bibirnya, secara perlahan laki-laki itu meletakkan tangan kirinya di sisi tubuh Athena.
Gadis itu seketika menaikkan sebelah alisnya.
"Kehilangan sesuatu?"
Athena tampak berfikir sejenak,bola matanya tampak naik ke atas, mencoba untuk berfikir beberapa waktu.
Hades tiba-tiba mengeluarkan sesuatu dari tangan kanan nya, menampakkan sebuah kalung tepat di hadapan wajah Athena.
Seketika bola mata Athena membulat sempurna, terlihat begitu indah bagi Hades yang melihatnya.
Gadis itu dengan cepat berusaha untuk meraih kalung itu, tapi tangan Hades dengan cepat menggenggam kembali Kalung nya.
"Bagaimana kalung ku bisa ada di tangan mu?"
Ekspresi Athena jelas langsung berubah, gadis itu mencoba mengambil kembali kalung nya tapi gagal.
"Aku akan mengembalikan nya pada mu, tapi dengan 1 syarat"
Ucap Hades cepat lantas membenahi posisi nya, Hades berdiri sambil kedua tangan nya diletakkan kebelakang punggungnya.
"Apa?"
"Mari membuat sebuah kesepakatan"
Lanjut Hades kembali.
__ADS_1
Athena jelas menatap Hades dengan sejuta tatapan yang mencurigakan, alisnya tampak saling bertaut dengan ekspresi yang cukup sulit di artikan.
Hades hanya menaikkan ujung bibirnya, lantas sebelah alisnya bergerak dengan sempurna seolah menunggu jawaban dari gadis dihadapannya itu.