
Seketika Heidar merobohkan tubuhnya kebawah, dia merosot turun dan melesat masuk dengan posisi duduk sambil mengeluarkan pistol nya dan menghantam dua makhluk robot milik Arnold itu secara bertubi-tubi.
Seketika salah satu makhluk robot itu menyerang Heidar, dia menghantam dada, pipi kemudian menerjang perut Heidar dalam beberapa detik.
Bugggggg
Bugggggg
Bugggggg
Brakkkkk
Seketika tubuh Heidar terpelanting ke belakang hingga menghempas ke arah dinding, darah segar mengalir dari Balik bibir Heidar, saat pukulan mengenai pipinya langsung melesat ke bibir nya begitu saja.
Sial.
Umpat Heidar sambil menghapus darah di bibirnya, laki-laki itu berdiri dengan cepat, saat makhluk itu ingin menghajar nya lagi buru-buru Heidar menghindar dan balik menghantam salah satu makhluk tersebut dengan pukulan tangan kanan nya yang mengarah tepat ke bawah dagu makhluk itu hingga terpelanting ke atas lantas melesat hingga ke ujung ruangan.
Braakkkkk
Satu makhluk lagi dengan cepat mengeluarkan pedang otomatis yang memanjang dari tangan nya lantas langsung menyerang Heidar tanpa ampun, Heidar mengelak dengan cara menundukkan kepalanya, lantas laki-laki itu memutar tubuhnya dari kiri hingga kekanan lantas menghantam makhluk itu dengan tendangan nya tepat mengenai se.Lang.kangan makhluk tersebut.
Bruukkkk
Makhluk itu seketika marah lantas langsung mencoba menghantam Heidar kembali diikuti makhluk satu nya, secepat kilat Heidar mensalto tubuhnya dan melesat naik ke atas hingga kilat dua makhluk itu saling menabrakkan diri, secepat kilat Heidar mengeluarkan dua belatinya dan
Crasshhhh
Crasshhhh
Kedua belati itu menancap kepala kiri dan kanan makhluk tersebut.
__ADS_1
Oh shi..t.
Umpat Haidar saat tahu waktu nya jelas berkurang begitu banyak.
Laki-laki itu secepat kilat mendekati sebuah mesin yang terletak di tengah-tengah ruangan, dia dengan cepat membuka layar screen sci fi didepannya kemudian langsung mengaktifkan beberapa tombol disana.
"Aku mulai masuk ke sistem nya, doktor John"
Ucap Heidar kemudian.
*********
Begitu Zid dan Layyana membuka pintu kaca tersebut, Mereka benar-benar mendapatkan sosok doktor Hans disana, tidak ada drama pertemuan Antara kakek dan cucu versi Zid dan doktor Hans, sebab realita nya mereka jelas takut kehilangan waktu, hanya bisa saling merangkul dengan bola mata berkaca-kaca.
"Kita akan menghancurkan pintu belakang nya"
"Aku akan membentuk bom penghancur nya"
Ucap Layyana lagi kemudian dengan cepat benda di tangan nya tiba-tiba melayang lalu tahu-tahu ke dua benda itu saling menghantam dan terbentuk menjadi sesuatu yang berbeda.
Plasshhhhhhhh
Sringgggggggg
Kemudian benda itu terbang menghantam dinding belakang yang di inginkan oleh Layyana.
"Kamu siap menghancurkan lokasi sekarang, Doktor John"
Ucap Layyana kemudian.
__ADS_1
********
Doktor John dengan gerakan cepat menggeser layar demi layar screen sci fi dihadapan nya, lalu dia mulai menekan beberapa tombol disana.
Dia menutup sistem pesawat milik nya agar tidak terlihat oleh musuh mereka.
"Bergerak dan mulai menyerang Arnold"
Ucap laki-laki itu cepat.
Kemudian banyak pesawat jet tempur mulai memposisikan diri mereka lantas secepat kilat melaju ke titik lokasi yang doktor John perintahkan.
Mereka secepat kilat menyerang posisi Arnold tanpa ampun sesuai perintah doktor John.
Hantaman demi Hantaman, tembakan demi tembakan dan serangan demi serangan terus terjadi di atas sana, pertarungan sengit antar senjata tidak terelakkan lagi saat itu.
******
"Bang..sat"
Arnold berteriak penuh kemarahan saat seluruh komunikasi nya menghilang secara tiba-tiba, dia tidak bisa menghubungi siapapun dari bawahannya bahkan termasuk Zorro sekalipun.
Lalu tahu-tahu radar sci fi doktor John menghilang dan Seketika jutaan tembakan melesat ke arah mereka.
"Keluarkan semua senjata dan amunisi, semua tim bergerak maju dan balik menyerang"
__ADS_1
Teriak Arnold sambil mengeram rahang nya, dia cukup marah karena Doktor John seakan-akan mulai memimpin dari tiap serangan yang terjadi saat ini.