Putri Kecil Sang Penguasa "Bayi Genius 100 Milyar"

Putri Kecil Sang Penguasa "Bayi Genius 100 Milyar"
Menyelamatkan istri dan bayi genius nya


__ADS_3

catatan \=


izin penggunaan nama readers tercinta outhor Layyana untuk digunakan sebagai salah satu penggunaan nama karakter peran di novel


PUTRI KECIL SANG PENGUASA (baby Genius 💯 milyar) 🙏🙏🙏🙏


*******


Layyana sang asisten pribadi heidar tampak memijat-mijat kepalanya, dia duduk sambil menghadap ke arah kaca lebar yang terbentang lebar menghadap cakrawala.


Ingatan soal perkataan dokter John dan heidar tempo hari sebelum heidar menyusul Nadine kemarin masih menghantam kepalanya.


"Setelah proses uji coba kita tahu akan datang kerusuhan dari arah saling berlawanan untuk mendapatkan chip dan bayi nya, anak itu telah berkembang dengan sempurna, setelah proses kelahiran seluruh sistem motorik nya akan berkembang lebih cepat dari anak-anak normal pada umumnya, bahkan fikiran genius nya jelas akan mengalahkan anak-anak lain seusianya nanti"


Dokter John bicara sambil menatap ke arah Heidar, laki-laki tua berjuluk profesor itu mulai melepaskan kaca mata nya.


"Kamu menetaskan sel nya pada gadis yang tidak tahu apa-apa, heidar"


yang ditanya tampak diam.


"Semua nya spontan terjadi, seperti memiliki keterikatan batin secara langsung, begitu melihat Nadine seluruh sistem saraf bekerja dengan sempurna, seolah-olah berkata dia adalah indung telur yang tepat untuk di buahi"


Ucap Heidar sambil mencoba melihat ke arah beberapa tabung yang berisi beberapa penelitian dari dokter laki-laki itu.


Dokter Jhon tertawa kecil.

__ADS_1


"Kau jatuh cinta dengan gadis itu pada pandangan pertama"


Heidar tampak berfikir.


"Bisa jadi"


Layyana tampak mengulum senyumannya.


"Nilai nya Begitu besar dan berharga jika dia berhasil lahir secara normal, para lawan pasti kelabakan saat tahu hasil uji coba itu sudah berkembang dengan sempurna"


"Mereka belum tahu soal anak itu, tapi cepat lamban mereka akan tahu kamu memiliki bayi genius nya"


"Aku akan menyusul nya ke Estonia, membawanya pulang dengan cepat"


"Itu cukup berbahaya"


heidar menaikkan ujung bibirnya.


"Sejak awal proyek nya si buat, kita sudah tahu resiko terbesar nya, aku mencintai Nadine, tapi aku menginginkan juga anaknya, artinya kalian yang harus mencari cara melindungi kedua orang tersebut"


Dokter Jhon terkekeh diikuti Layyana.


"Tuan cukup serakah"


Layyana lagi-lagi mengulum senyuman, dia menggelengkan pelan kepalanya.

__ADS_1


"Pastikan kamu menahan semua orang yang bergerak masuk ke Estonia sebelum aku, dan jika sesuatu yang buruk terjadi, kamu tahu bagaimana caranya melindungi Nadine dan baby 💯 milyar nya"


"Baik tuan"


"Dan.."


Heidar menjeda Sejenak kata-kata nya.


"Nadine type orang yang ceroboh tanpa berfikiran positif 2-3 kali, saat ada perempuan yang berurusan dengan ku bisa dipastikan dia akan mengambil kesimpulan sendiri, usahakan jangan ada perempuan yang bergerak di sekitaran kami terutama sang ulat cabe"


Heidar mencoba mengingatkan Layyana soal gadis yang mencoba mengejarnya sejak dulu.


"Aku fikir dia di dalam perjalanan kemari"


"Baik tuan"


Dan sekarang apa yang di takutkan terjadi, pihak lawan benar-benar tahu jika penelitian yang di lakukan profesor Jhon membuahkan hasil.


Bayi itu bisa membawa keuntungan siapapun yang memiliki nya, bahkan jika pihak asing membeli nya harga bayi itu bisa balik membeli banyak hal yang semua orang inginkan di dunia ini, setara dengan 💯 milyar USD bukan dalam nilai rupiah.


Layyana fikir Hal baik nya saat ini adalah, Nadine istri tuan nya mengalami lupa ingatan, itu jelas tidak akan mempersulit mereka untuk melindungi Nadine dan bayi nya mengingat karekter Nadine yang mudah panik, mudah memutuskan sesuatu sesuai keinginan nya hingga bisa membuat lawan mudah mendapatkan nya.


Tapi hal buruk nya, tuan mereka berada dalam kondisi kritis entah hingga kapan Layyana belum tahu.


Mau tidak mau Mereka terpaksa menukar identitas perempuan itu dengan Nadine, tapi celakanya orang-orang akan berfikir Nadine telah tewas didalam kecelakaan tersebut.

__ADS_1


__ADS_2