Putri Kecil Sang Penguasa "Bayi Genius 100 Milyar"

Putri Kecil Sang Penguasa "Bayi Genius 100 Milyar"
Berita mengejutkan


__ADS_3

Saat keluarga besar heidar dan Nadine mendapatkan kabar berita luar biasa itu jelas semua orang jadi histeris, persiapan pernikahan yang sudah hampir rampung langsung ditinggalkan begitu saja.


Mama nadine bahkan pingsan berkali-kali saat mendengar berita yang terjadi pada sang putri, rasa tidak percaya jelas menyergapnya, dia berkata Nadine baru saja menghubungi diri nya beberapa waktu yang lalu, tertawa senang dan berkata mereka bakan kembali ke Indonesia dalam beberapa hari


Mommy heidar kehilangan kata-kata, langsung dengan gerakan cepat menyusul heidar yang katanya dipindah kan ke Paris bersama Arash suaminya diikuti kakak laki-laki Nadine, papa Nadine jelas tidak mungkin ikut melihat kondisi sang istri yang shock berat setelah mendapat kabar soal Nadine.


Seluruh keluarga di Indonesia jelas panik mendengar berita yang mengatakan heidar dan Nadine mengalami kecelakaan parah dan sebuah berita lebih mengejutkan lagi terjadi jika Nadine meninggal dunia dan Heidar belum juga melewati masa kritis nya.


"Apa yang terjadi?"


Mommy heidar zehra bertanya ada Layyana, wajah wanita paruh baya itu terlihat panik, mencoba menatap tubuh putra nya yang terbaring tidak berdaya di atas kasur rumah sakit itu, tampak ada banyak selang yang terpasang dimana-mana di ikuti suara mesin monitor yang berada tepat di sisi kanan heidar.


"Maafkan saya, nyonya"


Layyana menundukkan kepalanya, jutaan penyesalan jelas muncul dari balik wajahnya, dia Gagal melindungi tuannya, tapi setidaknya dia harus bisa melindungi istri tuannya saat ini.

__ADS_1


Daddy heidar Arash tampak berusaha menguat kan kakak Nadine Liam, saat berita kematian Nadine mencuat seluruh keadaan keluarga mereka menjadi kacau.


"Siapa yang melakukan nya?"


Daddy heidar tiba-tiba sudah berdiri tepat disamping Layyana, sejenak gadis itu menelan salivanya.


Dia harus jawab apa?.


"Kami masih menyelidiki nya, tuan"


"Disengaja atau kecelakaan tidak di sengaja?"


Layyana jelas hanya bisa menarik pelan nafasnya, dia tidak mungkin bicara soal tuan muda nya pada tuan besar nya, jika sekali saja dia angkat bicara, apa yang akan terjadi jelas dia tidak tahu.


Heidar bahkan melarang nya untuk bicara soal kenyataan.

__ADS_1


"Jangan bicarakan semua nya pada Daddy ku, Daddy tidak boleh lagi berurusan dengan segala sesuatu soal apapun, sudah waktunya duduk manis di rumah dan menikmati masa tua, mommy akan khawatir jika Daddy kembali masuk ke geng mafia demi diri ku"


Sekali lagi Layyana menghela nafas nya.


"Tidak disengaja, tuan"


Tuan Arash tampak meraup kesal wajahnya, memutar tubuhnya lantas merangkul tubuh Liam yang berdiri terpaku di ujung sana.


"Aku akan mengurus pemulangan jenazah nona Nadine"


Layyana bicara cepat ke arah nyonya zehra, lantas Layyana bergerak cepat menuju ke arah depan, namun tangannya dengan cepat meraih handphone nya.


"Sudah memindahkan diri nya dari tempat semula?"


Layyana bertanya cepat dari handphone nya, dia menunggu jawaban dari seberang sana lantas dengan cepat menutup panggilan nya.

__ADS_1


Satu-satunya cara memindahkan nona Nadine nya ke tempat yang lebih aman, memanfaatkan dokter laki-laki itu yang tidak tahu apa-apa untuk membawa sang nona ketempat yang jauh lebih aman.


Mereka hanya harus menunggu tuan mereka sadar lebih dulu, setelah itu mereka bisa bergerak sesuai perintah, namun realitanya heidar sama sekali belum juga melewati masa kritisnya.


__ADS_2