
Wedding day.
Upacara pernikahan secara keagamaan
Atas kapal pesiar utama Hades corporation
Semua pelayan tampak sibuk mempersiapkan meja makan, dekorasi dan lain sebagainya sejak pagi hari.
Keluarga besar Hades dan Heidar jelas sibuk mempercantik tampilan Athena dan Hades di kamar yang berbeda.
Heidar harus sabar melayani Zii yang terus merengek minta digendong sejak pagi oleh nya hingga membuat laki-laki itu tidak bisa bergerak kemana-mana.
"Ada apa baby imut? apa ada yang salah?"
Tanya Heidar pada Zii sambil terus menggendong putri kesayangannya itu.
"Apa Daddy sudah membuat adik untuk ku?"
Pertanyaan Zii yang tiba-tiba membuat Heidar sejenak membeku.
Seketika laki-laki itu terawa terbahak-bahak, Mereka tengah duduk di atas kursi sofa di salah satu sudut Kapal pesiar tersebut.
"Daddy...."
Zii jelas merengek kemudian menangis kesal mendengar daddy nya tertawa terbahak-bahak atas pertanyaan miliknya.
"Baiklah kenapa begitu menginginkan adik bayi hmm?"
Heidar bertanya Cepat kearah Zii.
"Aku melihat Teman-teman ku bisa menggendong adik-adik bayi mereka Daddy, teman-teman bilang mereka bisa tertawa, menangis bahkan ikut marah jika adik bayi ingin melakukan nya bersama mereka"
"He em??? lalu?"
"Aku bisa berbagi makanan bersama adik ku nanti, bisa berbagi tempat tidur bahkan saat dia sebesar diri ku, Kami bisa bermain bersama"
"Baiklah lalu?"
"Daddy berhenti lah bertanya lalu...lalu... aku ingin tahu apakah adik bayi ku sudah di buat?"
__ADS_1
Zii terus saja merengek sambil merengut.
"Sudah sayang, hmmm tapi kita baru bisa melihat hasil nya bulan depan"
"Hmmm cukup lama aku harus menunggu"
Ucap Zii sambil merebahkan tubuhnya ke atas kursi sofa"
"Selagi menunggu...mari kita tidur siang sejenak"
Ucap daddy nya sambil mengelus-elus lembut punggung Zii.
"Hmmm"
Bocah kecil itu secara perlahan mulai memejamkan bola matanya.
Heidar tampak mengulum senyumannya saat melihat tingkah Zii tadi, dia fikir bisa-bisa nya anak ini terus meminta adik pada mereka.
Oh god,kamu tahu sayang? Daddy saja belum puas mengajak kamu bercanda dan melakukan banyak hal bersama.
Ucap Heidar dalam hati.
Tiba-tiba dari arah depan Nadine masuk dan mendekati mereka.
Tanya sang istri sambil berbisik dibalik telinga heidar.
"Hmmm"
"Acaranya sudah di mulai"
Heidar secara perlahan meraih tubuh Zii dan mulai menggendong nya, dia tersenyum kearah Nadine lantas menggenggam erat tangan sang istri, menuntunnya dan membawa mereka menuju ke depan.
*******
Acara pernikahan Hades dan Athena berjalan begitu hikmat hingga usai menyatakan mereka sebagai pasangan suami istri yang syah.
Suara tangis bahagia dan haru kemudian pecah di antara semua orang, pelukan dan ciuman hangat terus terasa memenuhi seluruh ruangan hingga berakhir pada canda tawa penuh kebahagiaan.
__ADS_1
Kemudian dilanjutkan pada sesi foto-foto hingga berakhir pada sesi makan malam bersama.
"Jadi acara resepsi nya akan dilaksanakan di Jakarta?"
Arash bertanya cepat ke arah Hades.
"Yes dad"
Ucap Hades masih sambil memotong steak daging untuk Athena.
"Kita harus membuat transportasi khusus untuk keluarga besar dari negara lain"
Ucap Elan, sang Daddy Hades kepada putranya itu.
"Aku sudah menyiapkan semuanya bersama Zid, dibantu oleh Layyana"
"Lalu bagaimana dengan mu Zid?"
Mommy mereka bertanya sambil menaikkan ujung alisnya.
"Aku menunggu Layyana"
Ucap zid sambil melirik ke arah gadis disampingnya itu.
Seketika Layyana menghentikan kunyahan nya, dia menyentuh pelan tengkuknya.
"Aku....itu... terserah pada daddy"
Ucap nya sambil melemparkan pandangan nya pada sang daddy.
"Anak-anak boleh memutuskan nya"
Leo bicara sambil mengulum senyuman.
"Kalau begitu kamu tahu apa yang harus dilakukan Zid?"
Goda Arash pada laki-laki itu.
Seketika tawa pecah disana, kemudian suasana Terus berjalan penuh dengan kebahagiaan bersama, mereka melewati malam panjang bersama di antara seluruh keluarga besar yang ada, melewati makan malam bersama diiringi lantunan music dan deru ombak yang terus saling bersahutan dengan suara angin malam dan dimana langit ditaburi jutaan bintang-bintang
__ADS_1