Qinara kembar yg tertukar

Qinara kembar yg tertukar
bab 2: Qinara Aquina..


__ADS_3

Wanita yg masih nemakai seragam putih itu kembali kekediaman nya yg tidak jauh dari rumah sakit itu, dia tersenyum menyeringai saat melihat bayi yg masih di gendongan nya itu.. "Harus aku apakan ya anak ini..? Menjual nya atau mungkin membunuh nya saja..!!" ucap nya sendiri..


Ia dengan perlahan menyimpan bayi itu di kursi sofa yg ada di sana.. Ia mengambil bantal kursi itu berniat untuk menutup wajah nya dengan bantal itu.. Namun tiba-tiba saja wajah polos bayi itu menyadar kan nya, mata nya yg bulat menatap nya membuyar kan niat jahat nya, tiba-tiba saja bayi yg masih nerah itu tersenyum dan itu membuat nya menghentikan aksi nya ia mengurung kan niat nya.. Ia menaruh kembali bantal nya, "kenapa kau malah tersenyum pada ku..? Aku ini orang jahat.. Aku ini menculik mu.. Kau itu harus nya membenci ku jangan tersenyum pada ku..!!" ucap nya, namun bayi itu malah terus tersenyum pada nya seolah mengerti dengan apa yg di ucap kan wanita itu..


Wanita yg bernama Tiara itu ikut tersenyum.. ia menggendong bayi itu, ia tersenyum... "Baiklah aku tidak.akan membunuh mu aku akan merawat mu saja, anggap saja kau itu hadiah yg di berikan oleh ayah mu, mulai sekarang aku ibu mu ya, aku akan memberi mu nama.. Mulai sekarang nama mu Qinara...!! Ya Qinara Aquina..! Nama yg selalu di ucap kan ayah mu dulu pada calon anak ku.. tapi sekarang dia sudah tidak ada, aku menganggap kau pengganti nya... Pengganti anak ku yg telah pergi..." ucap nya...


Sejak hari itu Tiara merawat anak itu, bayi yg dia culik itu dengan sepenuh hati nya, tanpa ada orang yg mengetahui nya, "Tapi Qinara... Aku wanita yg kotor, tidak mungkin aku menghidupi mu dengan uang yg aku dapat kan dari pekerjaan kotor itu.. Terkadang aku berfikir untuk berhenti tapi jika tidak bekerja aku tidak akan mendapat kan uang untuk kehidupan kita, maka nya Qinara, maaf kan ibu jika ibu terpaksa memberi mu susu dari uang haram yg ibu dapat kan..!!" ucap nya..


Malam itu Tiara membawa Qinara ke sebuah klub malam ia nenggendobg bayi itu dan menitip kan nya pada sahabat nya.. "Lu Gila Ra.. Lu beneran bawa anak itu ke sini..? Lu bener culik anak nya Si Adinda..? Wah lu bener-bener...!!" ucap Nuri...

__ADS_1


Tiara tersenyum,. "udah lah lu ga usah banyak omong, gue tutip Qinara, gue ada job malam ini yg penting gue tetep kasih setoran kan buat madam.. Gue ga akan sampe kehilangan tamu-tamu gue... Gara-gara anak ini.." ucap nya sambil sedikit mengoleskan lipstik merah ke bibir nya yg merona..


Nuri hanya terdiam.. Ia tidak menjawab nya, Tiara pergi meninggal kan nya.. "ibu bekerja dulu ya... Qinara jangan nenangis terus.." ucap nya tersenyum.. Nuri hanya terkekeh... "Dia sudah gila, masa bayi dia bawa ke tempat seperti ini..!!" ucap nya, ia memandang kosong pada bayi itu.. "Jadi nama mu Qinara..." ucap nya bayi itu hanya tertawa mengejek


Tiara menatap pintu kamar hotel yg sudah di pesan oleh seseorang, ia menahan tangis nya "Jika aku tidak butuh uang, aku tidak akan. mau bekerja seperti ini.." batin nya, ia menghapus titikaan air mata yg terjatuh dari pelupuk mata nya, dengan tersenyum ia mulai membuka pintu kamar hotel itu, ia siap untuk melayani tamu nya malam itu...


"Bernard untuk apa kau di sini ?! Kau yang menyewa ku malam ini ? Tapi kenapa Kenapa harus kau !!" ucap Tiara terkejut laki-laki itu hanya tersenyum ke arahnya Dia sedikit berjalan mendekat pada Tiara


"Aku sebenarnya tidak ingin menidurimu aku datang ke sini untuk memintamu bekerja sama denganku kau juga tahu Aku mencintai Adinda tapi perempuan itu lebih memilih Abangku Steven aku tahu kau masih mencintai Abangku Steven kan ?bagaimana jika kita bekerja sama bagiku Steven sudah merebut Adinda Kekasihku aku harus membalasnya Bagaimana jika kita menikah saja aku dan kau kita menikah aku akan menyakiti Adinda dengan menikahimu dan kau juga akan menyakiti Steven karena menikahi denganku bagaimana Apa kau setuju ?!" tanya Bernard tanpa basa-basi pada Tiara perempuan itu terdiam dia tidak percaya jika Bernard bisa bicara seperti itu padanya Tiara berjalan mundur menjauhi laki-laki itu

__ADS_1


"kau itu bicara apa Bernard aku tidak mungkin bisa melakukannya Aku menikah denganmu sementara kau pun tahu aku tidak mencintaimu kau juga tahu aku hanya mencintai Steven bukan dirimu kau mencintai Adinda Lalu kenapa kau tidak mempertahankan perempuan itu Kau pasrah saja menerima Perjodohan antara Adinda dan juga Steven Kenapa kau sekarang malah mengajakku Menikah untuk membalaskan dendam pada mereka ?tidak ,Aku tidak mau mengikuti permainanmu Bernard dan jikalau Aku mau menikah denganmu orang tua Kalian pasti tidak akan menyetujui aku jangankan denganmu Bernard hubunganku dengan Steven pun harus berakhir hanya karena Ibu kalian tidak suka padaku ,aku tahu ini perempuan kotor aku tidak pantas untuk Steven ataupun kau jadi cari saja perempuan lain yang lebih pantas untuk menjadi istrimu Tapi Bukan Aku jika kau memintaku menikah denganmu hanya untuk membalaskan dendammu pada Steven dan juga Adinda Aku tidak akan pernah menyetujuinya !!" jawab Tiara wanita itu hendak pergi meninggalkan hotel dia sudah membuka pintunya namun langkah yang terhenti saat Bernard berkata sesuatu apa adanya dan kata-kata itu membuatnya berpikir untuk menerima Bernard menjadi suaminya


Bernard tersenyum terkekeh "benar kau akan menolakku ?aku tahu rahasiamu Tiara aku tahu !!!kau menculik bayi kembar milik Adinda dan juga Steven aku melihatnya dengan mataku sendiri ,kau berpura-pura menjadi seorang perawat untuk membantu Adinda melahirkan dan kau membawa lari bayi kembar itu satu diantaranya kau tidak bisa lari lagi Tiara mau tidak mau kau harus menikah denganku karena aku memiliki bukti video saat kau lari membawa bayi itu dari ruangan adinda kau tidak tahu kan jika aku berada di sana malam itu Aku sudah merekamnya di sini aku tinggal memberikannya saja pada Steven dan juga Adinda dan kau pun pasti akan tahu apa akibatnya jika aku memberikan ini kepada mereka bukan lagi penjara yang akan menghantuimu tetapi Steven juga akan membencimu selamanya" ucapnya tersenyum penuh kemenangan Tiara terlihat bingung Dia terpaksa menerima ajakan Bernard untuk menikah dengannya


"bagaimana ?kau setuju ?!Ayo kita bekerja sama aku hanya perlu menikah denganmu untuk menyakiti hati Steven dan juga Adinda"ucapnya tertawa puas dengan terpaksa Tiara menerimanya


Satu bulan kemudian pernikahan itu digelar tanpa kedatangan Steven dan juga Adinda kalau nama mereka telah pindah ke luar negeri dan merawat anak mereka di sana namun telah malam pernikahan itu selesai tanpa berkata apapun Bernard langsung pergi meninggalkan Tiara dia tidak menyentuh sedikitpun wanita itu kepergian Bernard tidak pernah kembali hingga Kinara berumur 17 tahun anak itu pun tidak pernah mengetahui jika Tiara sudah menikah dan dia memiliki ayah sambung yang ternyata adalah pamannya sendiri


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2