Qinara kembar yg tertukar

Qinara kembar yg tertukar
bab 45: dia wanita (Bag 2)


__ADS_3

denting jam berlalu kini sudah tengah malam satu jari Tangis Bayi terdengar di salah satu ruangan bersalin di rumah sakit itu para dokter tersenyum saat melihat kecantikan bayi yang baru lahir itu mereka Langsung memperlihatkan bayi merah tersebut pada Zena wanita itu ikut terharu dan menangis saat melihat bayinya pertama kali ,bayi mungil dong yang berkulit putih dan berhidung mancung sama persis seperti dirinya zena bahagia dibuatnya tetapi ada ada satu keraguan ntar ketakutan dibenaknya dia takut jika rencananya dan juga ibunya akan berantakan Andara tahu jika anak itu bukanlah anak kandungnya, "selamat anak ibu perempuan dia cantik seperti ibunya" ucap salah satu dokter pada zena.. Wanita itu hanya tersenyum sembari mengganggu kamu ke depan terima kasih pada dokter tersebut


Sementara itu kepala pelayan tersebut yang menunggunya di luar ruangan juga terharu saat mendengar suara tangisan bayi di dalamnya tangisan cucu pertamanya itu dia ikut menangis karena diyakini telah memiliki cucu dari zina Walaupun dia tidak tahu siapa Ayah dari bayi tersebut tetapi bagi seorang ibu Apapun akan dia lakukan untuk membahagiakan anaknya Zena


Para dokter yang pembantu kelahiran bayi tersebut keluar dengan membawa Putri kecil zaena karena akan segera dibersihkan dan memperlihatkannya pada kepala pelayan tersebut kepala pelajar itu hanya tersenyum terharu untuk pertama kalinya dia menggendong bayi itu "ah cucuku seorang wanita dia wanita dia akan menjadi perempuan cantik seperti ibunya Aku akan merawatmu dan aku akan menjaga juga membesarkanmu tidak perlu khawatir nenek ada di sini bersamamu nenek dan ibumu sangat menyayangimu Kau pasti akan bahagia Apapun akan nenek lakukan untuk membuat Ibumu dan kau bahagia sayang" ucapnya pada bayi itu ketika dia menggendong dan menghirup aroma bayi merah tersebut Dia segera memberikan bayi itu kepada poster yang menunggunya karena para perawat itu memintanya untuk dibersihkan


Satu dengan ponsel mengagetkan wanita tua tadi melihat Siapa yang menghubunginya pada tengah malam gitu satu nama yang membuatnya terkejut Andara Dia segera mengangkat telepon dari Andara dia tidak mungkin mengabaikan telepon tersebut "Iya Tuan apa Tuan membutuhkan sesuatu ?!" tanyanya saat dia mengangkat telepon tersebut


Andara yang masih berada di rumah mengernyiit kan dahinya "tidak aku tidak membutuhkan sesuatu aku hanya mau tanya Apakah anak itu sudah lahir Bagaimana kondisinya Apakah kita sudah bisa melakukan tes DNA itu ?!"tanya Andara pada pelayanan tersebut kepala pelayan tersebut terkejut saat mendengar ucapan andara Ingin rasanya dia marah pada laki-laki itu cucunya baru saja lahir ke dunia ini dan andara langsung buru-buru memintanya untuk mengetes DNA pada bayi yang baru lahir itu

__ADS_1


Wanita tua itu menahan emosinya di atas dia sangat lama tidak menjawab segera pertanyaan Andara pada dirinya ,namun andara mengerti karena Andara dan juga Kinara mencurigai dirinya yang telah menjebak dan membantu zena pada malam itu


"iya anak Tuan Andara dan juga nona zaena sudah lahir dia wanita Tapi menurut dokter karena bayi itu baru saja lahir dokter mengatakan jika untuk melakukan tes darah ataupun DNA belum bisa dilakukan tes darah dan DNA itu baru bisa dilakukan nanti ketika bayi itu sudah berumur 1 bulan kebetulan tadi saya menanyakannya pada dokter tersebut tapi tuan Apakah tuan, tidak keterlaluan bila langsung meminta Nona zena untuk melakukan tes DNA padanya, bayi itu baru saja lahir ke dunia ini dan tuan langsung meminta itu? Apa itu tidak keterlaluan ?!" jawabnya


Andara tersenyum licik dia berpikir jika kepala pelayannya terjebak oleh permainannya sendiri mereka tidak mengetahui jika anda sudah memulai lebih dulu Andara yang meminta para dokter tersebut untuk membersihkan bayi itu di ruang yang berbeda dengan Zena dan dia juga meminta kepada dokter tersebut untuk mengambil sampel darah pada bayi itu karena dia yakin jika nanti Jena dan juga kepala pelayan tersebut akan terus menjebaknya dan melakukan permainan itu padanya untuk memisahkan andara dan kinara


Di antara dokter-dokter yang membantu kelahiran Putri Zaina ,zaena dan juga kepala pelayan tersebut sudah membayar satu orang perawat untuk memastikan jika sampel darah bayi itu bisa ditukar oleh mereka yang nantinya akan mempengaruhi hasil tes DNA antara bayi itu dan andara mereka tidak akan mungkin membiarkan bayi itu tidak memiliki ayah dan pasti juga mereka akan melakukan segala cara untuk menjadi kan zena nyonya di rumah itu,


Andara tidak pernah tahu rencana licik mereka semua sepertinya Andara akan masuk ke dalam jebakannya sendiri ,pagi itu perawat yang sudah dibayar oleh kepala pelayan tersebut menghampiri mereka dan memberikan satu buah sampel darah yang sudah dia ambil dari ruangan penyimpanan yang satu dokter tersebut ambil dari bayi itu ketika bayi itu dibersihkan semalam dia memberikannya pada jena dan zena menukarkannya dengan darah andara sendiri sehingga nantinya jika andara meminta tes DNA itu maka bayi itu akan terbukti adalah anak kandungnya karena Zena sudah menukarkan sampel darah bayi itu

__ADS_1


zena dan ibunya tertawa penuh kemenangan mereka rupanya sudah membaca gerak langkah yang Andara dan Kinara mulai untuk menghancurkan dan menggagalkan rencana mereka dan mereka yakin jika kemenangan akan ada di tangan mereka mau tidak mau antara harus menikah dengannya mengakui bayi itu adalah anak kandungnya sendiri dan mau tidak mau pula Kinara harus relakan Andara jatuh ke pelukan Zena dan melihat mereka menikah di hadapannya nanti


Pagi itu Andara dan juga Kinara bertemu di kantor mereka sedang melakukan meeting bersama dengan klien mereka dari Indonesia Andara belum memberitahu tentang kelahiran putri dari Zaina tersebut dia akan memberitahunya jika hasil tes DNA sudah keluar sekaligus memberitahu dan membuktikan jika anak itu bukanlah anaknya namun nampaknya Kinara tidak begitu peduli pada bayi yang dikandung oleh Sepertinya dia sudah mempersiapkan diri dan juga hatinya jika suatu hari nanti anak itu adalah terbukti adalah anak kandung andara dan dia harus relakan antara menikah dengan Zena untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pada wanita itu dan juga anaknya tersebut


Deru langkah yang menghampiri Kinara di depannya Gadis itu menunduk melihat file-file yang ada di tangannya yang akan dia berikan pada andara di ruang meeting tersebut, dia tidak melihat Siapa yang kini berdiri di depannya itu


"Kirana Mengapa kau ada di sini ?bukankah kau kuliah..? Kenapa kau bekerja di sini Kirana?" tanya laki-laki yang kini berdiri di depannya menara terkejut dan melihat lelaki tersebut dia sama sekali tidak mengenal laki-laki itu Sepertinya laki-laki itu mengenal Kirana saat Kirana di Indonesia dahulu


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2