
Steven memandangi batu nisan Adinda dia membawakan satu ikat bunga mawar putih dan juga mawar merah untuk istri dan putrinya tersebut Walaupun dia tahu si kembar bukan anaknya Tetapi dia sudah makan kesalahan-kesalahan yang ada yang dapat dibuat di kehidupan sebenarnya dia tidak ingin Kejadian ini terjadi Steven tidak ku inginkan Adinda pergi dengan cara seperti ini dia tidak pernah membenci wanita itu setelah puluhan tahun Hidup bersama dengannya Steven mulai mencintainya sedikit demi sedikit dan mulai merupakan Tiara namun saat Steven mulai membuka hatinya untuk Adinda wanita itu malah pergi meninggalkan dia untuk selama-lamanya dengan keadaan yang tidak Dia Mengerti
Steven tidak pernah membenci Adinda malam itu saat pertengkaran mereka dan saat Adinda mengakui semua kesalahannya pada Steven laki-laki itu hanya marah Iya tidak sama sekali ingin meninggalkan Adinda namun wanita itu berpikir jika Steven sangat membencinya karena kesalahannya sendiri Adinda tidak pernah tahu jika Steven mulai Mencintainya yang Adinda tahu Stefan hanya bisa mencintai Tiara seumur hidupnya
Steven bersimpuh di hadapan makam Adita dia mengelus-elus nisan yang bertuliskan nama istrinya itu makam itu olahan dengan makam Kinara di sampingnya "Apa yang sebenarnya terjadi padamu ?Aku tidak akan pernah membencimu ,Sekalipun Aku marah padamu Aku tidak pernah membenci siapapun aku sudah memaafkanmu sebelum kau mengatakan Sejujurnya tapi kok malah memilih jalan yang berbeda ,entah kau kecelakaan ,atau memang kau sengaja mengakhiri segalanya dengan kematianmu bersama Bernard tapi aku yang kini hidup dalam penyesalan seharusnya kau tidak pernah mengatakan hal itu padaku ,biarkan aku tidak mengetahui siapa anak-anak kita seharusnya kau tidak perlu memberitahuku jika Bernard adalah ayah kandung mereka ,biarkan saja aku tahu jika Akulah ayah mereka ,tidak seharusnya kau pergi dengan cara seperti itu tanpa pamit padaku dan juga Kirana kau pergi begitu saja tapi kenapa kok bisa bersama Bernard ?Apa yang sebenarnya kau lakukan berdua dengannya ?kau ingin mengakhiri semua kejahatan Bernard dengan cara mati bersamanya ?tapi itu bukanlah jalan yang baik kepergianmu membuat seluruh orang yang menyayangimu sangat sedih ,terutama Kirana hingga saat ini pun dia tidak bisa menerima kenyataannya ,ibu dan juga kakaknya pergi terlalu cepat anak itu mengurung dirinya di kamar dan selalu sedih ketika dia melihat foto-fotomu bersamanya dulu ,setidaknya jika kau memang ingin pergi meninggalkan kami berdua pamitlah dahulu pada anakmu peluk dia ,Dan Sayangi dia terlebih dahulu kau tidak bisa pergi begitu saja tapi kejadian ini terjadi begitu cepat Aku tidak mengerti apa yang kau pikirkan dan apa yang ada di dalam pikiran mu.. Aku sudah menerima kenyataannya Kau tidak perlu khawatir pada putrimu aku akan menjaga Kirana hingga dia bisa mandiri dan hidup sendiri aku akan menjaga dan merawatnya hingga dia menemukan pendamping hidupnya nanti aku akan menyayanginya layaknya putriku sendiri ,Aku tidak akan membiarkannya menangis dan terluka lagi aku akan selalu ada di dekatnya sampai kapan ,dan Kinara tolong jaga ibumu di sana ,kau sudah bertemu dengannya bukan ?Aku memang bukan ayahmu tapi aku sangat-sangat menyayangi kalian berdua ,pertemuan kita terlalu singkat sehingga aku belum bisa mengenalmu terlalu jauh ,kau dan juga Kirana Tetaplah menjadi putri Aku harap kalian berdua tenang di sana ,dan jika kau Kinara bertemu dengan ibu Tiara Tolong sampaikan maafku padanya dan tolong sampaikan juga kerinduanku padanya Tolong maafkan semua kesalahan-kesalahan kami... Damailah di sisinya kau tidak usah lagi memikirkan hal yang menyakitimu maafkan aku karena aku tidak pernah bisa menjagamu selama ini aku akan menyayangi kalian berdua dan pasti keluarga kita nanti akan berkumpul kembali di sana ...!!!" ucap Steven dia menaburkan serpihan mawar putih dan juga merah kedua Pusara orang yang dicintainya itu Kini dia beranjak dan pergi meninggalkan makam-makam tersebut
__ADS_1
Steven menatap hampa ke arah jalanan yang dilalui hatinya sedih tidak dapat dipungkiri dia sangat Kehilangan tapi dia juga sudah memaafkan kesalahan Adinda padanya dia tidak ingin menyimpan dendam ataupun amarah di hatinya Jika saja malam itu dia tahu Adinda akan berbuat nekat seperti ini Mungkin dia tidak dekat Samara itu padanya dulu Dia mungkin bisa untuk mengontrol emosinya sendiri dan tentunya kejadian ini tidak akan terjadi Jika saja dia melakukan itu
Beberapa bulan kemudian Kirana melanjutkan kuliahnya dia tidak kembali lagi ke London dia lebih memilih untuk melanjutkan kuliah di Indonesia namun dia masih sangat kehilangan Kakak dan ibunya tetapi kini ada Devin di sampingnya selalu menghibur dan membuatnya bahagia selalu
Malam itu Kirana memakai gaun berwarna merah muda dengan rambut di gerai indah, dia melangkahkan kakinya pasti dan mendekati Devin yang kini berlutut di hadapannya dia tersenyum menatap wanita yang sangat cantik itu melangkah maju padanya
__ADS_1
Dia mengambil sesuatu dari saku celana dan membuka kotak tersebut dihadapan Kirana terlihat satu buah cincin putih kecil yang melingkar di atasnya Kirana terkejut mendapatkan itu semua dia tersenyum malu saat Devin menjulurkan tangannya supaya Kirana mau menerima cincin tersebut
"di sini ,di tempat ini dan dihadapan semua orang yang hadir di sini ,aku memintamu untuk menjadi istriku Menjadi ibu dari anak-anakku ,dan menjalani sisa kehidupanmu bersamaku , Aku ingin menjadi orang yang pertama yang kau cintai ,dan juga menjadi laki-laki yang terakhir yang ada di dalam hidupmu Aku ingin kau menjadi istriku !!Maukah kau menikah denganku Kirana ?!" ucapnya malu-malu sambil tersenyum manis di depan wanita yang dicintainya itu
Kirana tersenyum simpul dia mengangguk setuju "iya ,Aku mau menjadi istrimu aku menerima lamaranmu Aku Akan Menjadi ibu dari anak-anakmu Aku juga ingin menjalani sisa kehidupanku bersamamu aku menerimamu menjadi suamiku" jawabnya pasti dia tersenyum tersipu Devin kini memasangkan Cincin Di Jari Manis Kirana semua orang yang melihat itu bersorak gembira Steven dan juga Fahri tersenyum bahagia mereka tidak menyangka jika mereka akan menjadi besan jangan menikahkan putra dan putri mereka berdua
__ADS_1
"tidak kusangka ucapanku dulu padamu menjadi kenyataan ,kau ingat semasa kita SMA dulu ? Kita pernah mengatakan jika kita memiliki putra dan putri kita akan menikahkan mereka ,dan ucapan kita sekarang jadi kenyataan" ucap Fahri Steven hanya tersenyum dia juga tidak menyangka jika Kirana akan segera menikah dengan Devin
Bersambung