Qinara kembar yg tertukar

Qinara kembar yg tertukar
bab 92: aku ingin bicAra


__ADS_3

Malam itu Kirana langsung menghubungi Devin dia hendak memberitahukan apa yang terjadi dia dengar dari mulut Andara calon kakak iparnya tersebut Kirana sudah memikirkannya matang-matang dia tidak mungkin tidak memberitahukannya pada Devin walaupun itu permintaan dari Andara Kirana tidak mungkin merahasiakannya pada calon suaminya itu


ponsel Devin bergetar saat itu laki-laki itu langsung melihat Siapa yang menghubunginya tersebut dia tersenyum saat melihat nama Kirana di layar benda pipihnya itu "Perasaan baru saja dia pulang tapi kenapa dia sudah menghubungiku ?Mungkin dia masih rindu padaku ?!" ucapnya sendiri dia meninggalkan Zefanya dan mengangkat telepon dari calon istrinya itu


"Halo Sayang ada apa ?kau baru saja pulang kenapa aku menelponku Apakah ada hal penting Tenang besok kita akan menikah tidak akan ada lagi yang bisa memisahkanmu dan aku kan terus bersama-sama Jadi jika aku merindukanku Kau tidak perlu meneleponku bisa saja kau langsung memelukku kan nanti..." ucap Devin sembari tersenyum usil

__ADS_1


Kirana memutar mata malas "Bukan itu maksudku menelponmu Devin ,Aku ingin bicara padamu ada sesuatu yang ingin aku katakan dan ini berkaitan dengan Kak Andara ...!! Sebenarnya tadi ketika aku pulang dari rumahmu dia mengejar kulit kami bicara di mobil berdua ,dan dia mengatakan jika saat ini dia Tengah sakit Kak Andara sakit parah dan dia mengatakan padaku jika penyakit itu bisa saja merebut nyawanya ,makanya dia datang ke pernikahan kita sekarang untuk menyaksikanmu nikah denganku Aku tidak tahu apa penyakitnya karena Ketika aku bertanya padanya dia tidak memberi tahu ku tentang penyakitnya itu tadi dia berkata Dia akan segera menyusul Kinara di sana ,dan dia meminta aku jika terjadi sesuatu padanya dia memintaku untuk memakamkan dia di samping makam Kinara dan itu sejujurnya membuat aku terkejut dan juga takut aku takut jika terjadi sesuatu padanya ,tapi dia memintaku untuk rahasiakannya darimu dan jangan bicara apapun tentangnya padamu tapi aku tidak bisa diam saja aku takut terjadi sesuatu padanya dan aku memilih untuk memberitahumu Aku tidak ingin jika tiba-tiba saja ke Andara pergi meninggalkan kita seperti kaki Nara dulu Aku Yang Akan menyesal nantinya jadi Devin tolong perhatikan kakakmu dan ajak dia bicara mungkin Siapa tahu dia akan beritahukan semuanya padamu karena kau orang terdekatnya saat ini ,'' ucap Kirana di ujung telepon itu


Devin terkejut saat mendengar apa yang Kirana ucapkan tadi tak bisa berkata apa-apa lagi ketika dia mengetahui tentang penyakit anda walaupun saat ini dia belum mengetahui apa penyakitnya Tetapi dia mempercayai semua yang dikatakan oleh calon istrinya itu karena tidak mungkin jika Kirana berbohong untuk apa juga dia membohongi Devin dan keluarganya tentang apa yang dikatakan oleh Andara tadi Devin tidak menjawab apapun dia langsung mematikan teleponnya dan menghampiri Andara yang tengah berbincang dengan Fahri di halaman belakang rumah mereka


Devi memandang hampa pada Andara yang kini tengah duduk menikmati malam di tengah taman bunga yang indah itu "Apa yang sebenarnya terjadi padamu Kak ?Kenapa kau merahasiakannya dari kami ?Apa kau ingin pergi diam-diam kau akan meninggalkan kami begitu saja ?!"ucapnya pada Andra tiba-tiba Fahri hanya melihatnya dia tidak mengerti dengan apa yang diucapkan oleh Devin pada kakaknya tersebut

__ADS_1


Devin menjadi marah saat itu dia merasa tidak dihargai oleh kakaknya tersebut Kenapa anda lebih memberitahukan segalanya pada Kirana bukan pada dirinya "jangan pura-pura Tidak tahu Kak ,atau pura-pura tidak mengerti dengan apa yang aku ucapkan aku tahu kau menyembunyikan sesuatu dari kami semua ,kau sakit kan dan penyakitmu itu bisa merenggut nyawamu !!aku tahu Kirana sudah memberitahukannya padaku tadi semuanya ,Kenapa kau lebih memberitahunya ketimbang kau memberitahuku aku ini adikmu Kita keluarga kau berniat menyembunyikan semuanya dari Ayah Ibu dan aku ?lalu kau datang padaku ke sini untuk berpamitan di acara pernikahan kami !!Kau jahat ke Andara Aku tidak percaya Kakak melakukan itu pada kami semua" ucap Devin Andara terdiam dia tidak bisa berkata apa-apa lagi Fahri menatap aneh pada Andara Ingin rasanya Dia tidak percaya pada ucapan Devi tadi Namun sepertinya ucapan Devin memang semuanya benar tidak mungkin jika Devin berbohong tentang semuanya


"Ada apa sebenarnya ?Apakah kau sungguh sakit ?Kau kenapa ada ra cepat katakan pada Ayah memang sudah dari tadi sikapmu aneh sekali sebenarnya Ayah sudah merasakannya keanehan pada dirimu !!"Andara tersenyum Getir


Dia jadi tidak bisa merahasiakan tentang penyakitnya pada keluarganya sendiri karena Kirana sudah memberitahukannya pada Devin "iya ,aku memang sedang sakit dokter memvonisku jika umurku sudah tidak lama lagi aku terkena kanker parut dan kantorku sudah berlanjut ke Stadium Akhir Aku sengaja tidak mengobatinya karena aku berpikir Semua manusia pasti akan mati dan ini adalah saat ku dan waktuku untuk kembali ke pangkuan Tuhan ,aku tidak bermaksud untuk merahasiakannya dari kalian semua tetapi aku takut kalian memikirkan aku dan mengkhawatirkan aku terutama aku takut jika pernikahan Devin akan berantakan jika kalian tahu aku sedang sakit seperti ini maka dari itu aku merahasiakannya dari kalian semua tetapi aku tidak bermaksud untuk menyakiti Ayah Ibu dan juga adikku sendiri aku juga tidak bermaksud untuk pergi sendirian karena aku ingin di sini selama susah hidupku bersama kalian semua Aku tidak ingin hal lagi apa Yang akan terjadi di kehidupan kalian pernikahan Devin dan juga Kirana harus tetap berjalan Jangan karena aku sakit pernikahan itu dibatalkan Aku tidak ingin itu terjadi justru Aku ingin melihat kedua adik-adikku itu bahagia belum aku pergi untuk selama-lamanya ..." jawab Andara sambil tersenyum Fahri tidak percaya dengan apa yang anda katakan dia menunduk sedih tak terasa air matanya mengalir dengan sendirinya

__ADS_1


"Apakah ini waktunya tertawa ?kau memberitahu tentang penyakitmu pada ayah Sambil tertawa ?Apakah kau tidak takut untuk mati ?Apakah semua ini adalah lelucon ?kau sakit Andara Kau harus dirawat dan menjalani pengobatanmu ,Kenapa kau begitu ingin pergi secepat ini ayah dan ibu bahkan belum membahagiakan dirimu kami masih menjadi orang tua yang buruk untukmu tapi kenapa kok tiba-tiba pergi begitu saja meninggalkan kami semua ini tidak lucu antara Tidak sepantasnya kau tertawa seperti itu saat memberitahukan jika nyawa Putraku di ujung tanduk penyakit sialan itu pokoknya ayah akan mulai mencari dokter terbaik di sini untuk menyembuhkanmu Tidak mau kau harus dirawat sehingga sembuh kamu tidak ingin kehilanganmu secepat itu ..." ucap Fahri tegas Andara hanya terdiam tidak menjawab


Bersambung


__ADS_2