
Andara terpaksa ikut bersama Devin pulang ke rumah itu Sudah beberapa tahun dia tidak pernah menginjakkan kakinya kembali di sana bandara terpaku saat melihat rumah yang dulu dia tempati rumah yang menjadi saksi bisu semasa kecilnya dulu rumah yang menyimpan banyak kenangan manis dan buruk di sana di dalamnya antara termenung semua itu dia lagu untuk melangkahkan kakinya masuk namun Devi memaksanya untuk tetap berada di sana mau tidak mau Andara pun harus mengikuti keinginan adiknya itu
"tunggu apa lagi Kak ?Ayo masuk Ayah tidak sama seperti dulu dia tidak akan mengusirmu lagi karena sepertinya dia menyesali semua perbuatannya padamu mungkin dahulu dia tidak pernah berpikir jika kau benar-benar akan pergi dari rumah ini namun pada kenyataannya kau sungguh-sungguh meninggalkan dia dan harus kau tahu untuk beberapa tahun terakhir ketika kau meninggalkan rumah itu dia bahkan menyuruhku untuk mencarimu kemanapun sehingga aku tahu kau berada di London dan jauh berada di Indonesia Ayah sangat terkejut dan Terpukul saat mengetahui kau tidak ada di sini tetapi ayah percaya jika kau mampu mengurus dirimu sendiri dan kau juga bisa maju tanpa bantuannya namun setelah beberapa tahun kemudian Aku meminta Ayah untuk mengizinkanku untuk bertemu denganmu di London walaupun dengan berat hati ayah mengizinkanku pergi tetapi sebenarnya hatinya penasaran akan dirimu hampir setiap hari ayah menghubungiku hanya untuk menanyakan kabarmu saja ketika Aku baru saja sampai di London dan ayah begitu senang ketika aku memperlihatkan fotomu aku mengirimkan foto kita berdua pada dirinya agar dia tidak terlalu khawatir padaku Dan Dirimu Kak jadi Tolong lupakan semua masalah kita dahulu Bukalah Hatimu kembali dan maafkan ayah karena aku tahu ayah sangat menyayangimu masalah itu memang sudah terlalu lama dan itu pasti menyakiti hatimu tetapi Aku bangga padamu karena kau lebih mengesampingkan egomu saja aku tahu kau juga sangat rindu kamu ini dan juga Ayah jadi ayo kita masuk karena Ayah sudah menunggu kita di dalam ...!!ucap Devin Andara terdiam Dia sedikit tidak percaya dengan ucapan adiknya itu namun perlahan-lahan dia membuka hatinya untuk menerima kembali kedatangan ayah di hidupnya Fahri memang memiliki satu kesalahan pada anda Namun karena itu tidak tidak dia sengaja dan andara ya saat itu emosinya lebih tinggi memilih untuk meninggalkan rumah itu karena permasalahan tersebut membuatnya menetap di London dan tidak pernah kembali lagi ke Indonesia ataupun rumah itu sejak kejadian Kinara lah dia baru saja kembali ke sini jika tidak ada kejadian seperti itu maka andara tidak akan pernah pulang ke Indonesia entah sampai kapan dia pasti akan terus menetap di London dia sudah tidak akan mau menginjakkan lagi kakinya di sana
Dengan ragu Andara melangkahkan kakinya masuk ke rumah itu ada perasaan sedih dan juga bingung saat dia berada di sana Tetapi dia tidak ingin memperlihatkannya pada Devin karena dia menghargai usaha Devi untuk memperbaiki hubungannya bersama ayahnya sendiri
Fahri melihat kedatangan Andara dan juga Devin di sana Dia sangat terkejut ketika melihat putranya itu Ingin rasanya Dia memeluk andara namun dia mengurungkan niatnya tersebut ya takut jika andara akan menolaknya
__ADS_1
Terdengar suara langkah yang mendekati mereka bertiga di ruang keluarga itu satu orang perempuan paruh baya yang selama ini sangat merindukan andara.. Wanita itu bernama Helena dia adalah ibu kandung Andara
Helena menangis tersedu-sedu saat melihat petanya datang tanpa ragu dia langsung memeluk Andara di sana suasana Haru sangat terasa saat mereka dipertemukan kembali namun sikap dingin Andara tidak bisa terelakkan lagi sepertinya keadaan seperti itu tidak pernah menyentuh hatinya sejak Dia memutuskan pergi dari rumah itu antara telah mengunci rapat hatinya untuk warganya sendiri entah permasalahan apa yang terjadi Namun sepertinya hanya Fahri dan juga Andara yang mengetahui masalah tersebut dan mereka menyimpan rapat menjadikan satu rahasia yang hanya mereka yang mengetahuinya Tidak ada orang lain lagi yang tahu termasuk Devin dan juga Helena Ibu mereka
Andara mencoba untuk tersenyum saat melihat helena datang memeluknya dia memang sangat-sangat merindukan wanita yang melahirkannya tersebut namun dia canggung untuk memperlihatkannya
Devin menghampiri Andara Dia menepuk bahu kakaknya itu "cobalah bersikap biasa saja Kak jangan seperti ini ,kau tahu mami sangat merindukanmu Dia lah orang yang sangat-sangat mengkhawatirkanmu Iya Yah selama ini mencari tahu tentang Keberadaanmu kau tidak bisa bersikap seperti itu padanya Kak ?!," bisik Devin Andara tersenyum dia kembali memeluk ibunya itu rupanya ucapan Devin membuat andara sedikit luluh
__ADS_1
"Sudahlah biarkan dia istirahat dulu Mami sudah menyiapkan kamar untuknya Andara Kok bisa tidur di kamarmu ya setiap hari Mami membersihkannya untuk Din suatu saat nanti kau akan kembali lagi ke sini .." ucapnya Andara hanya mengangguk Tetapi dia tidak menjawab semua ucapan-ucapan mami nyak pada dia
Andara lebih memilih pergi ke kamar Tia dahulu dan memikirkan Siapa orang yang membunuh Kinara dia ingin menangkapnya segera Jika dia belum berhasil menangkap orang tersebut maka dia tidak akan pernah kembali ke London tidak perduli di London ada seseorang yang menunggunya dia bahkan tidak memberitahu Zena Jika dia pergi ke Indonesia hingga saat ini pun Zena tidak mengetahui keberadaan andarA dan wanita itu pasti sedang carinya kemanapun
"Siapa yang berani membunuh Kinara ?aku akan carinya dan aku akan menangkap pelakunya siapapun itu Karena dia sudah benar-benar keterlaluan dia melenyapkan orang yang aku cintai Aku tidak akan pernah kembali ke London jika aku belum menemukan siapa pelaku yang tega menghabisi nyawa Kinara aku pasti akan membalas semua dendam Kinara pada laki-laki ataupun wanita yang membuat dia menjadi seperti ini nyawa harus dibalas dengan nyawa Aku tidak akan membiarkannya hidup tenang dan berkeliaran bebas di luar sana selagi aku masih hidup dia harus berhati-hati padaku jika memang dia Bernard apa yang dikatakan oleh Kirana tadi aku akan pastikan dia mendapatkan balasan aktif atas perbuatannya pada gadis yang aku cintai" batinnya dia mengepalkan kedua tangannya rasa geram telah memenuhi hati dan pikirannya dia akan mencari orang yang membunuh wanita yang sangat dia cintai itu
Bersambung
__ADS_1