
Andara terkejut saat mendengar ucapan tadi kakinya lemas dan dia terduduk di atas ranjang pasiennya itu dia termenung sendiri dan Sena memeluknya erat "Aku tidak mau kehilanganmu andara aku mohon kau harus mau dirawat ,kau harus mau menjalani pengobatan Dokter tadi mengatakan padaku jika kau bisa saja sembuh jika kau mau melakukan kemoterapi dan radiasi Aku ingin kau sembuh aku mohon untuk kali ini saja Tolong dengarkan aku ,aku tidak bisa kehilanganmu Aku tidak ingin kau pergi begitu saja Aku ingin melihatmu sembuh dan terus berada di sisiku selamanya aku mohon Andara tolong pikirkan lagi tentang penyakitmu" ucapnya menangis namun Andara tetap terdiam dia tidak menjawabnya dia masih terkejut dengan apa yang dia dengar Andara beranjak dan melepaskan pelukan zena, Dia pergi meninggalkan rumah sakit itu tanpa melihat seenak di belakangnya Zena hanya bisa menangis dia mengejar Andara tetapi Andara sudah tidak berada di rumah sakit itu lagi
Andara mengendarai mobilnya dengan sangat kencang dia tidak percaya dengan semua yang terjadi perasaan dan hatinya hancur ada rasa ketakutan yang menghinggapinya tetapi Mungkinkah itu cara Tuhan untuk mempertemukan dia kembali dengan Kinara di sana ataukah Kinara akan menjemputnya dan membawanya pergi dari dunia ini
Andara berhenti di pinggiran jalan itu dia menangis seorang diri "Kenapa terjadi padaku ?Kenapa harus aku ?Kenapa hidupku tidak pernah benar ?dan kenapa penyakit sialan ini harus aku yang Derita Apakah cara ini adalah caramu untuk menjemputku Kinara ,Apakah jika dengan kematianku kita bisa bertemu kembali ?jika kita bisa bertemu maka aku rela jika aku harus mati karena penyakit sialan ini,, aku tidak takut untuk mati aku bersyukur jika memang ini adalah cara untuk bertemu denganmu tetapi Mengapa harus sekarang ketika aku sudah bisa menerima semuanya Mengapa kau tidak langsung saja membawaku dahulu Jika saja kau membawaku dahulu tidak akan merasakan kesakitan Setelah Kau Pergi Meninggalkanku untuk selamanya" ucapkan andara menangis
__ADS_1
Andara kembali melajukan mobilnya dia pergi ke Villa yang tidak jauh dari tepian jalan tersebut dia turun dan masuk ke villa itu mengambil sebuah botol wine dan minumnya sendirian "Aku tidak mau diobati ,aku akan menunggu waktu dan menunggu Kinara menjemputku aku yakin ini adalah caranya untuk bisa bertemu dengan gadis yang aku cintai dan ini caranya Tuhan untuk mempertemukan dan menyatukan kami kembali walaupun aku harus menderita nahan sakitku aku akan menunggu hingga waktu itu tiba" ucapnya sendiri malam itu Andara mabuk dan tertidur di sofa yang berada di Villa tersebut
Pagi harinya dia merasakan sakit yang teramat sakit di perutnya ya berjalan Tertatih dan pergi ke dalam toilet karena perutnya pagi itu terasa sangat mual dia bahkan muntah di sana Andara memuntahkan Darah segar dari mulutnya dia terkejut saat melihat itu dan tertawa sendirian seperti orang gila karena dia sendiri pun bingung dengan apa yang terjadi secepat itu padanya
"Andara Andara ...kau benar-benar sakit rupanya ,ke mana seorang anak yang selalu gagah dan disegani oleh semua orang kiini kau hanya laki-laki yang sakit dan menunggu mati ...!!!" ucapnya sendiri Dia bangkit dari tempatnya dan pergi meninggalkan villa itu
__ADS_1
Dia menatap pada foto yang tersimpan di meja Kinara itu dia tersenyum lihat foto gadis yang dicintainya itu "Inikah caramu untuk membawaku pergi ?karena saya sejujurnya aku pun sudah tidak tahan di sini ,kau lihat bukan betapa bawelnya zena padaku tadi , jika kau berada di sini Kau pasti akan menertawakannya ,dia bilang dia khawatir padaku ?Aku tidak tahu ucapannya Itu tulus atau tidak ,karena Jika Aku Mati mungkin selalu harta dan aku miliki akan menjadi miliknya !!tapi aku tidak peduli ya terpenting aku bisa bertemu denganmu dan bersamamu lagi di tempat yang abadi dan tidak akan ada yang bisa memisahkan kita berdua kembali kau harus menungguku ya ,hingga nanti waktunya tiba aku harap kau yang menjemputku dan membawaku pergi dari dunia yang jahat ini !!" ucapnya Zena mendengar semua ucapan Andara dia menangis tersedu-sedu dan dia tidak percaya jika anda rasa putus asa itu
"Aku tidak akan pernah meninggalkanmu sendirian andara, Aku akan merawatmu dan mengurus semuanya aku akan berada di sisimu selamanya Apakah kau tidak pernah mengerti perasaanku ?Aku sungguh-sungguh khawatir perasaanku padamu Itu tulus Andara ,Aku mencintaimu dan aku akan menjaga juga merawatmu yang pernah meninggalkanmu bahkan di saat-saat terakhirmu nanti dan kalaupun kau tidak pernah lagi mencintaiku dan hanya ada gadis itu di hatimu aku tidak apa-apa Aku tidak akan marah lagi padamu yang terpenting sekarang hanyalah kesembuhanmu jika kau semua nanti kau akan pergi meninggalkan aku pun akan menerimanya ,asalkan kau bisa sembuh dan kembali seperti sedia kala aku tidak bisa kehilanganmu dan aku tidak ingin kau meninggal Bagaimana denganku jika kau nanti tidak ada di sisiku walaupun pada akhirnya nanti hubungan kita akan berakhir tetapi aku bahagia bila melihatmu sembuh seperti dahulu aku akan selalu berada di sisimu Andara karena kau suamiku Kau adalah ayah dari Zefanya Maafkan untuk semua kesalahan yang telah aku perbuat padamu aku kini menyesalinya Jika saja aku tahu kau seperti ini Jika saja aku tahu kau sakit aku akan membiarkanmu bahagia dan hidup bersama gadis itu namun Tuhan berkata lain andara , aku memang wanita jahat di matamu perasaanku padamu sangat Tulus aku kini benar-benar mencintaimu Aku tidak akan pernah melupakanmu" batinnya dia menangis sedih ketika mendengar Andara berbicara seperti itu foto gadis itu
Bandara tertidur di kamar tersebut namun perasaannya tidak tenang kata dia tidak bisa menyusahkan orang lain jika sekali waktu penyakit itu kabur dan berburuk dirinya dia telah memikirkan cara untuk membuat Jena pergi dari hidupnya dia yakin itu tidak akan mudah untuk dikatakan oleh Andara karena sesungguhnya antara tahu jika zina benar-benar Mencintainya ya saja dia belum bisa menerima kehadiran seenak di hidupnya lagi
__ADS_1
Bersambung