
Beberapa hari kemudian Andara mendatangi makam gadis yang dia rindukan selama ini Kinara ,dia hanya menatap hampa pada Pusara yang sudah mulai mengering itu Andara menyentuh Nisan yang tertancap di sana tidak bisa berkata apa-apa lagi hatinya begitu perih ketika melihat nama Gadis itu tertulis di sana,
Dia tidak percaya dengan kejadian yang begitu cepat terjadi di hidupnya baru saja dia merasakan perasaan itu namun kini Nara memilih pergi untuk meninggalkannya selama-lamanya entah dia akan mencari ke mana jika anda merindukan gadis itu waktu begitu cepat berlalu sehingga membuatnya terdiam dan termenung sendirian di makam itu rasanya menangis pun tidak ada gunanya lagi saat ini karena Gadis itu tidak akan pernah kembali padanya dia tidak akan bisa melihat lagi senyumnya dan juga tawanya ataupun mendengar lagi suaranya melihat wajahnya membuatnya semakin sakit dia bertanya-tanya pada dirinya sendiri
"Mengapa kau pergi begitu cepat ,Kenapa kau meninggalkan aku tanpa pamit ...tanpa berkata satu kata pun untukku ,tanpa melihat ke arahku dan tak menungguku untuk datang padamu ,Jika saja pada saat itu aku berada di sini aku tidak membiarkanmu pergi dan meninggalkanku saat itu mungkin kau akan berada di sini bersamaku sekarang tetapi aku tidak bisa mencegah apa yang sudah harus terjadi ,Aku bahkan tidak bisa nangkap pelaku itu Karena dia sudah mati Aku harap dia mendapatkan hukuman yang ketimpa atas perbuatannya padamu jika bukan tanganku sendiri yang membalasnya maka Tuhannya akan membalas kejahatannya ,aku bohong jika aku tidak merindukanmu ?aku sangat-sangat merindukanmu namun aku baru berani datang ke sini sekarang, aku malu untuk bertemu denganmu karena semua kesalahanku padamu memang tidak bisa dimaafkan tetapi Tolong maafkan aku dan Kenanglah Aku manapun kau berada saat ini ,aku akan selalu mengingatmu simpan namamu di hati dan pikiranku Ndak akan ada yang bisa menggantikan Posisimu di hatiku ,tidak akan mudah menerima siapapun yang akan merebut Posisimu di sini sekalipun aku telah menikah bersamanya kau juga tahu jika perasaanku tulus padamu aku emang bodoh ,aku laki-laki yang tidak bisa mengambil keputusan untuk diriku sendiri ,Aku orang saya tidak bisa mengatur jalan hidupku sendiri dan sekarang mungkin Itu semua adalah hukumanku dan Aku terjebak dengan satu wanita yang tidak aku cintai selamanya ,tetapi sesuai permintaanmu permintaan terakhirmu padaku Aku akan mencoba menyayangi dan menerima anak itu ,Kinara terlalu banyak keinginan aku katakan padamu namun rasanya aku malu untuk mengatakan jadi aku akan memendamnya sendirian ,Mungkin aku akan kembali ke London besok Aku tidak akan kembali lagi ke sini Tapi aku akan selalu mengingatmu selama-lamanya datanglah sekali untuk bertemu denganku pun itu hanya di dalam mimpi karena aku pasti akan sangat bahagia bertemu dengan dirimu walaupun itu hanya sebatas mimpi untuk kerinduan ku akan sangat terobati ..!! Aku akan mencintaimu selamanya Aku tidak akan pernah melupakanmu tenanglah di sana dan temui bahagiamu sendiri kasih aku jika aku bersalah di sini Tegur aku jika aku melakukan kesalahan di hidupku dan Tunggu Aku ,aku mungkin akan menyusul mu ke tempat yang indah itu.." ucapnya andara menaburkan bunga-bunga Mawar Merah Ya sudah bawa karena Kinara sangat menyukai bunga mawar merah yang selalu dia berikan dahulu
__ADS_1
Devin dan Kirana menatap sedih kepada Andara yang bersimpuh di samping makam Kinara saat itu Kak berdua merasakan hal yang sama "aku yakin Kak Andara sangat Kehilangan kakakku ,aku tahu dari sorot matanya Walaupun dia sangat dingin tetapi aku yakin dia sangat mencintai kak nara, dan Kak Nara pun sangat mencintainya Aku tahu itu mereka hanya terpaksa terpisahkan oleh keadaan dan perbuatan kejahatan dari zena yang sengaja memisahkan mereka berdua namun takdir tidak bisa berkata apa-apa lagi Kak Nara dan juga Kak andara terpisahkan jarak dan waktu bahkaan terpisahkan oleh dunia, Aku mau ingatnya dulu ketika Kak Nara menangis tersedu-sedu saat mengetahui kenyataannya pada andara namun dia tidak bisa berbuat apa-apa Kakak ku hanya mengalah demi perasaannya sendiri dia membuang egonya dia tidak bisa melihat seorang anak yang besar tanpa seorang ayah dahulu aku berpikir mungkin Kak Nara dan juga Kak Andara akhirnya akan bersatu namun Tuhan berkata lain dan mungkin akan ada kebahagiaan lain untuk Kak Andra walaupun itu bukan dari kakakku Kinara .." ucapnya pada Devin
Devin mengangguk setuju dia juga tahu perasaan kakaknya gadis itu namun mereka tidak bisa berbuat apa-apa ketika Andara terpaksa harus menikahi Zena saat itu ,Dan waktu pun tidak bisa diulang kembali hanya bisa berdoa untuk kebahagiaan andara, dan Andara bisa berdamai dengan diri dan perasaannya sendiri
Andara kini pergi meninggalkan makam itu dia menghampiri Kirana dan juga Devin yang berada tidak jauh dari tempatnya saat ini "Kak antara apa akan segera kembali ke London ?" tanya Kirana pada Devin ,Devin hanya menggeleng karena dia pun tidak mengetahui Kapan anda akan kembali ke sana Namun sepertinya Devin tidak akan ikut antara ke London dia sudah berjanji pada Kirana untuk selalu bersamanya di sini
__ADS_1
"Tapi kenapa Kak Andra tinggal di apartemen ?Kenapa tidak tinggal bersama dengan om Fahri dan juga Devin ?Bukankah kalian baru saja bertemu ?!" tanya Kirana tidak mengerti
"ada sesuatu yang tidak bisa kamu Jelaskan padamu hubungan antara Ayahku dan juga ke Andara tidak baik ,kakakku lebih memilih pergi dan tinggal di London ketimbang dia bersama kami di sini dan itu masih belum selesai hingga sekarang ,Aku sebenarnya membawa kakakku pulang untuk mendamaikan mereka !!Namun sepertinya usahaku gagal karena Kak Andara selalu menghindar dari ayah .." jawab Devin Kirana hanya terdiam dia tidak ingin mencampuri urusan keluarga mereka karena memang itu bukan urusannya
"kita doakan saja semoga nanti hubungan kakakmu dan juga Om Fahri membaik aku yakin suatu hari nanti Kak Andhara akan membuka hatinya untuk apa hari jika Om Fahri memiliki kesalahan aku yakin Kak Andra akan memaafkannya Jika hati dan perasaannya sudah siap Aku tidak tahu Sebesar apa luka mereka tetapi aku yakin Kak Andara akan memaafkan ayahnya suatu saat nanti dan melupakan semua kesalahan-kesalahan yang telah mereka lakukan karena luka hati tidak akan bisa sembuh dalam waktu singkat itu kau juga harus bisa mengerti keadaan kakakmu dan juga ayahmu Jangan memaksakan keadaan yang nantinya hanya akan memperburuk Suasana Di Antara Kalian" jawab Kirana Devin hanya mengangguk setuju
__ADS_1
Bersambung