Qinara kembar yg tertukar

Qinara kembar yg tertukar
bab 9: terima atau tidak..


__ADS_3

Nara terbangun dari tidur nya setelah mendengar ketukan dari pintu kos-kosan Friska.. Nara ragu untuk membuka nya.. ia mengintip dari dalam rumah  itu pada sebuah jendela kecil ia tersenyum lega saat melihat Friska yg datang ia segera membuka nya.. "Maaf Fris aku lama yah..? aku takut Fris. jika bukan kamu yg datang..!!" ucap nya.. Friska tersenyum.. "iya tidak apa Nar.. santai saja.. kau memang harus lebih waspada.." jawab Friska.. terlihat dari wajah Friiska yg kelelahan.. "kau pasti lelah ya Fris..? istirahat dulu Fris.. aku akan mengambil kan  air untuk mu.." ucap nara.. Friska tersenyum.. "terima kasih bestie.. gue beruntung banget lu ada di  sini.,. gue jadi ada temen dan tidak sendirian lagi dii rumah ini.." jawab nyA,,   nara hanya tersenyum.. ia berlalu mengambil kan segelas air minum untuk sahabat nya itu..


"Nara aku sudah mendapat kan pekerjaan untuk mu.. tadi aku bertanya pada teman ku kau boleh bekerja mulai hari ini menjadi oficce Girl.. di hotel nya.. nanti aku akan mengantar kan mu.. kamu mau kan bekeja menjadi og..?" tanya nya.. Nara ttersenyum.. ia  terlihat senang.."aku mau Fris.. terima kasih.. bekerjaan apa pun itu asal kan aku bekerja dan   bisa menghasil kan uang, aku akan menerimas nya.. " jawab nya..


Friska ikut senang melihat sahabat nya itu senang.. "baikah Nar.. nanti aku akan menantar mu.. kita sekarang isttirahat saa dulu.. aku sudah lelah sekali.." ucap  nya.. Qinara mengangguk.. merekaa melanjut kan tidur mereka.. "Aku tidak akan membiar kan mu jatuh ke dalam lubang yg sama seperti ku Nara.." batin Friska.. ketika melihat Qinara tertidur di depan nya..


Pagi hari nya Qinara banun lebih dulu, ia terlihat merpikan rumah itu.. nara mencuci semua piring-piring yg kotor dan juga mencuci pakaian sahabat nya itu, semua bagian dari kos-kosan iitu tidak luput dari nya, ia mebersih kan semua yg dia lihat.. sehingga membuat Friska  tterkejut elihat nya saat dia bangun pagi itu.. dia tidak mengenal rumah  yg dia  tempati  itu, semua nya bersih tidak ada satu debu pun yg menempel di sana..


"Waaw.. ini benar Rumah ku..? nara apa yg kau lakukan pada rumah ku..? semua nya bersih sekali.. aku bahkan tidak pernah membbersih kan nya...  tapi semenjak kau datang rumah ku menjadi istana.. ini semua seperti bukan rumah ku saja.. aku berfikir jika rumah ku saja seperti kandang ayam.. oh nara terima kasih sudah membersih kan dan merapikan rumah ku.. terima kasih nara.." ucap Friska takjub. Qinara hanya tertawa..


"Nanti setiap hari aku yg akan membersihkan rumah ini.. agar kita nyaman tinggal di sini.." jawab nya.. Friska memeluk Nya.. "oke bestie.. mulai sekarang kita akan tinggal di sini bersama..!! Nara jangan bilang kau juga mencuci seluruh baju kotor ku..? ya tuhan Nara kau tidak usah mencuci nya.. biar saja aku nanti yg mencuci nya.." ucap Friska..


"Tidak apa-apa Fris.. aku sekalian mencuci baju ku juga.." jawab nya.. "ya sudah sebagai ucapan terima kasih ku kau sudah mencuci kan dan merapikan baju ku.. sekarang giliran ku aku akan memasak untuk mu.. setelah kita makan kita akan langsung bertemu dengan orang itu .." ucap nya.. Nara hanya mengangguk setuju..

__ADS_1


Friska di sibuk kan dengan urusan dapur, ia terlihat sibuk memasakan. Sesuatu untuk sahabat nya itu.. Nara hanya memperhatiikan nya saja.. Sesekali ia ikut membantu Friska...


Satu jam berlalu.. Friska sudah selesai memasak ia kini tengah menyajikan nya di sebuah meja kecil yg ada di sana... "Nara ayo makan...!! Setelah makan kita berangkat.." ucap nya Nara mengangguk.. "Baiklah.. Jika aku di terima nanti aku akan mentraktir mu dan mungkin kita akan mencari rumah yg lebih besar lagi.. " ucap nya.. Friska tersenyum... "Amiin.. semoga tuhan mendengar niat baik mu nar..!!" jawab nya.. Mereka berdua tersenyum dan makan bersama.


Setelah makan bersana Nara dan juga Frisja bersiap untuk menemui orang ygakan memberi Nara pekerjaan itu.. "Sudah siap..? Ayo berangkat...!" ucap nya.. Nara mengangguk.. Mereka akhir nya pergi ke sebuah hotel itu..


Naara terlihat takjub pada gedung mewah di depan nya itu... "Gue kalau nerima tamu, selalu i bawa ke hotel ini... Pemilik hotel ini ganteng dan kaya juga, gue tuh sebenar nya mengingin kan nya tapi gue sadar diri juga Ra gue ga pantes buat dia.. Pekerjaan gue kotor... Dan kita sekarang akan bertemu dengan nya, gue denger-denger dia itu baru pulang dari luar negri bersama keluarga nya dan dia baru nerima hotel ini sebagai warisan.." ucap nya


Nara terlihat heran.. "Kau menyukai seseorang yg seharus nya jadi ayah mu..? Memang nya seganteng apa sih dia..? Hingga kau begitu menyukai nya?!" tanya Nara...


Qinara dan juga Friska kini berada di ruangan pemilik hotel itu.. Mereka menunggu kedatangan orabg itu.. Tiba-tiba saja pintu itu terbuka.. Qinara dan juga Friska melihat ke arah nya..


Friska langsung menghampiri nya.. "Hai om... Aku menbawa teman ku, yg akan bekerja di sini.. Yg aku cerita kan semalam itu loh om..!!" ucap nya sedikit genit..

__ADS_1


Nara hanya tertunduk ua tidak berani melihat nya.. "RA kenal kan diri mu dulu..,!!" ucap nya, setelah mendengar perintah Friska, ia baru memberani kan diri nya melihat wajah laki-laki itu..


Pria itu terkejut saat melihat wajah Nara di hadapan nya... "Loh Qirana... Jadi kamu yg ingin melamar pekerjaan di sini..? Apa ayah mu sudah tau tentang ini..!! untuk apa kau bekerja memang nya ayah mu kurang memberi mu uang?!" tanya nya..


Qinara terdiam ia tidak mengerti dengan ucapan pria itu.. "Maaf aku Qinara bukan Qirana.. Dan aku tidak punya ayah.. Seperti nya bapak salah orang" jawab nya,


Friska tertawa... "Iya ih om.. Dia itu teman ku dari kampung ingin bekerja di sini... Jadi terima atau tidak dia bekerja di sini om..?" tanya Friska..


namun pria itu terkejut mendengar nya...


"Jadi kau bukan Qirana yg aku kenal..? Kau mirip sekali dengan nya... Maaf saya keliru.. baiklah saya menerima kamu bekerja di sini.. Selamat bergabung bara" ucap nyaa walau pun fikiran masih tidak percaya dengan apa yg dia lihat...


"Kamu benar-benar mirip dengan anak nya teman ku.." bisik Fahri siang itu

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2