Qinara kembar yg tertukar

Qinara kembar yg tertukar
bab 53: Zefanya fedelia Casandra


__ADS_3

Beberapa hari kemudian Andara pulang ke rumah itu setelah satu minggu dia tidak menginjakkan kakinya di sana ,andara sibuk menyusun rencana untuk mengambil sampel pada bayi itu dia bingung Bagaimana caranya agar dia memiliki Satu helai rambut atau DNA pada bayi itu


Karena Andara dan Davin akan segera melakukan tes ulang untuk membuktikan jika hasil tes DNA di rumah sakit itu salah Karena bagaimanapun anda tidak yakin jika bayi itu adalah anak kandungnya


Dia berjalan santai menghampiri box bayi yang tersimpan rapih di kamar Zena dia melihat dan menyebabkan kain yang menutupi boxs tersebut namun terkejutnya dia saat dia melihat bayi itu tidak ada di sana , "ke mana Zena membawa bayinya ?biasanya dia menyimpan bayinya di sini ?Mengapa sekarang tidak ada ?!"ucapnya sendiri


Andara keluar dari kamar itu dia mencari keberadaan bayi perempuan Zena dia tidak mungkin membatalkan rencananya tersebut ,karena dia tidak ingin jika dia harus menikahi zina apalagi harus menjadi Ayah pada bayi yang bukan darah dagingnya sendiri terlebih hatinya sudah tidak ada lagi cinta untuk perempuan itu di hatinya kini ada nama Kinara yang terlukis di sana dan Andara ingin membuktikan perasaannya pada gadis itu walaupun sedikit terlambat tetapi dia yakin jika dia mampu buat kembali hati Kinara yang mungkin sekarang sudah terluka olehnya


Andara terus menyusuri lorong-lorong yang ada di rumah itu dia mencari keberadaan Zena dan juga putrinya ,tiba di halaman belakang rumah itu Andara melihat roda bayi yang tersimpan di taman belakang rumahnya itu dia langsung saja menghampirinya

__ADS_1


Andara tersenyum saat melihatnya Dia segera menghampiri roda itu dan melihat ke dalamnya ,terlihat bayi mungil putih cantik tertidur di sana namun tidak terlihat zena di sampingnya entah zena ke mana saat itu karena putrinya hanya sendirian di taman itu


Andara menggendong bayi perempuan itu di tangannya dia tersenyum melihatnya sejujurnya ada perasaan hangat yang menjulur di hatinya kalau melihat tatapan polos bayi tersebut padanya antara segera menepis perasaan itu dia tidak ingin jika bayi tersebut masuk hatinya dan dia menjadi sangat menyayangi anak itu yang mungkin saja bukanlah anak kandungnya sendiri ,karena Andara masih sangat meragukan tes DNA tersebut


Andara dengan cepat mengambil salah satu helai rambut pada bayi itu dia memasukkannya ke dalam plastik kecil yang sudah dia bawa "berhasil ,Aku akan melakukan tes DNA ulang di rumah sakit Lain Bersama Devin semoga saja Devin Bisa membantuku untuk menggagalkan pernikahanku bersama Zaina ,tidak mungkin aku menikahi wanita yang tidak aku cintai lagi"batinnya


Dia melihat bayi itu tersenyum pada dirinya sedikit perasaan yang lulus pada bayi itu "Tolong maafkan aku jika memang kau itu anakku ,Biarkan Aku mencari buktinya jika sekali lagi terbukti kau memang darah dagingku Aku tidak akan lari dari tanggung jawab ,aku pasti akan langsung menikahi ibumu tetapi jika kau memang bukan anakku Terpaksa aku harus mengusir dirimu dan juga ibumu dari rumah ini !!aku tahu kau memang tidak bersalah tapi aku juga tidak ingin kau menjadi korban kelicikan ibumu sendiri hanya untuk menguasai aku dan juga hartaku ,Aku ingin kau bahagia dan tidak hidup seperti ibumu mangkanya aku berbuat seperti ini padamu jangan Maafkan Aku karena memang aku meragukan kau nanti jika memang buktinya sudah keluar dan kau terbukti anakku aku akan sangat menyayangimu ,aku takkan berbuat lagi seperti ini padamu jadi tolong maafkan aku .." batinnya dia bicara sendiri saat melihat bayi itu rasanya ada perasaan tidak tega yang menjulur di hatinya tetapi ini harus dia lakukan karena Demi Kebahagianya sendiri dan dia tidak ingin jika anak itu menjadi korban dari kelicikan zena hanya untuk memanfaatkan keadaan kehamilannya juga mengakui jika anak itu adalah anak andara karena jika suatu saat nanti anak itu mengetahui faktanya maka dia yang akan terluka,


"Wah ada apa ini ? Kau sudah pulang Sayang ?Kapan kau datang Aku tidak mendengar mobilmu terparkir di depan tadi ?ada apa apa sekarang kau yakin jika dia putrimu ?tumben sekali kau menggendongnya sejak kelahirannya siapa Sekarang aku baru melihatmu menggendong putriku Ah tidak maksudku Putri kita ..!!" ucap Zena heran

__ADS_1


Andara sebisa mungkin menutupi apa yang tadi dia lakukan pada bayi itu ,dia tersenyum ramah pada Zaina dan juga bayi nya "Apakah tidak boleh Jika seorang ayah menggendong perutnya sendiri ?Apakah itu terlihat aneh bagimu ?Kenapa semua yang aku lakukan selalu salah di matamu ?Kau yang bilang kan jika anak ini adalah anakku !tapi sepertinya heran melihatku menggendong dia !!" ucap Andara dengan nada yang tinggi


Zena terdiam apa yang dikatakan antara ada benarnya karena bandara mungkin sudah mengakui jika anaknya itu adalah anak dia "tidak kenapa kau harus marah Andara ?Aku hanya bertanya padamu kenapa kau harus marah ?!Oh iya baik kita belum kau beri nama ,Aku juga belum memberinya nama aku menunggumu memilihkan nama yang bagus untuk anak kita dan nanti jika acara pernikahan kita digelar kita akan segera mengumumkan pada semua orang yang jika dia adalah Putri mu Putri kita , jadi aku yang menunggumu untuk memberinya nama karena soal Ayah lebih berhak untuk memberikan nama untuk anaknya dan aku menunggu itu !!" jawab Zena antara terdiam Dia terlihat berpikir dia juga tidak mungkin membiarkan anak itu tanpa nama Andara masih menggendong erat baik itu di tangannya tidak dapat dipungkiri perasaan hangat masih merasuki hatinya Andara mulai terbiasa dengan anak yang digendongkan itu


"jika aku bernama dia Zefanya !! Ya... Zefanya fedelia Cassandra !!aku memberi nama itu untuk bayi ini ,Jadi sekarang namamu adalah Zefanya ..kau setujukan zena..?"jawab andara


Wanita itu tersenyum bahagia dia senang Karena antara mau mengakui anaknya dan dia juga yang memberikan nama untuk bayi itu Zaina mengangguk setuju senyum sumringah mekar di bibirnya untuk pertama kalinya dia bahagia karena dia melihat wajah sumringah dari pria yang dicintainya itu dan dia juga yakin jika Andara kini menerima kehadiran zefanya Putri kecil mereka


"baiklah Aku menyukai nama itu nama itu sangat cantik sama seperti putri kita dia juga sangat cantik bukan ?mulai sekarang Putri Bunda bernama Zefanya ,Selamat datang Zefanya ayah dan bunda akan membahagiakanmu selalu tumbuhlah menjadi anak yang baik dan selalu membanggakan untuk kedua orang tuanya untuk ayah ayah dan bunda mu apapun keadaannya ayah dan bunda sangat menyayangimu !!" Ucap zaena penuh harap Andara melihat mata Gadis itu berbinar dan dia menjadi ragu untuk keputusannya yang ini dia akan buat pada bayi itu Zefanya

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2