Qinara kembar yg tertukar

Qinara kembar yg tertukar
bab 91: Kau pasti akan menjemput ku


__ADS_3

Andara mendatangi makam Kinara di sana setelah kedatangannya ke Indonesia beberapa hari yang lalu dia menyempatkan dirinya untuk berziarah ke makam kekasihnya itu lihat senyum saat melihat yang bertuliskan nama kinara di depannya


"Hai cantik Apa kabarmu ?Apakah kau sudah tidak sabar menungguku ?aku pasti akan segera datang menemuimu di sana kan aku berjanji tidak akan ada lagi yang bisa memisahkan kita berdua kita akan berada di tempat yang abadi yang tidak akan ada orang lain mengganggu kita tidak akan Zena yang akan mencoba untuk memisahkan kita lagi Aku akan tidur di sini di sampingmu nanti dan kita tidak akan terpisah jarak atau waktu Kau pasti akan menjemputku kan ?aku masih menunggu dirimu menjemput diriku di sini sembari aku menunggumu aku akan memperbaiki keadaan yang dahulu aku rusak hubunganku bersama ayah dan ibuku dan juga Zena aku juga mulai menerima kehadirannya di kehidupanku Tapi aku tidak pernah menggantikanmu Aku bahkan tidak melupakan dirimu walaupun Hanya Sekejap saja, aku disini masih setia perasaan kita walaupun aku mulai menerima kehadirannya tetapi tidak Sedetik pun dia bisa merebut hatiku karena dia yang akan merawatku hingga akhir dan juga wanita itu akan mengantarku hingga Oh iya kata dokter umurku hanya sekitar satu bulan lagi haha lucu ya Andara yang dulu disegani dan juga gagah berani kini terbaring lemah tidak berdaya aku terkena penyakit kanker dan itu yang akan merenggut nyawaku Aku tidak menyesal ataupun sedih dengan penyakitku itu aku bersyukur karena Tuhan mempercepat pertemuan kita aku yakin kau minta padanya agar kita cepat-cepat untuk dipersatukan kan aku tidak keberatan jika aku harus mati karena aku sudah lama menunggu Aku tidak akan lagi merasakan kesepian dan juga kesakitan karena kehilanganmu Sebentar lagi kita akan bersama aku akan menunggu dirimu menjemputku dan Membawaku ke dunia Di mana tempat dirimu kini aku juga akan meminta izin pada tante Adinda agar dia merestui kita jika nanti kau membawaku untuk mengenalkannya pada ibumu tapi jangan terlalu cepat menjemputku ya ,karena aku ingin menyaksikan dulu pernikahan Devi dan juga Kirana setidaknya jika tidak ada kau harus ada aku kan ?Kirana Pasti akan sangat bahagia jika aku menyaksikan pernikahannya wakili dirimu Jadi tunggu waktunya sebentar lagi setelah acara itu selesai kau boleh langsung menjemputku dan membawaku pergi dari dunia ini" ucapnya sendiri dia menaburkan bunga yang dibawa di atas pusaran gadis yang dia cintai itu entah sebenarnya Apa yang dirasakan oleh Andara saat ini tidak ada yang mengetahui hati dan pikirannya tetapi untuk kali ini Andara lebih sering tersenyum seolah-olah dia tidak ingin memikirkan apa yang akan terjadi padanya di kemudian hari

__ADS_1


Sementara itu Kirana termenung saat memikirkan ucapan antara tadi ketika dia datang di rumah Devin dia tidak percaya jika andara akan pergi secepat itu "Aku tidak percaya Jika dia sakit ,Iya bahkan sangat bahagia wajahnya berseri dan bersinar-sinar seolah-olah dia memang menunggu hari itu ,hari di saat dia meninggalkan semua orang Apakah dia tidak berpikir akan kesedihan yang akan dirasakan oleh semua orang yang dia tinggalkan nanti Aku tidak bisa berpikir Bagaimana jika Devin tahu tentang penyakit kakaknya itu ,mereka baru saja dipertemukan dan mereka baru saja menjadi dekat tetapi Mengapa takdir berkata lain pada mereka Devin harus terpaksa kehilangan kakak dan kini bukan hanya ke luar negeri saja Kak Andara akan pergi selama-lamanya menyusul Kinara di sana dan jika Devin tidak tahu dari sekarang mungkin dia akan marah padaku karena aku ikut menutupinya .. Apakah aku harus memberitahunya ?atau aku ikuti keinginan Kak Andra untuk menyembunyikan tentang penyakitnya itu ?aku bingung sekali Aku harus berbuat apa pada mereka berdua tetapi jika aku tidak memberitahukan calon suamiku Mungkin aku yang akan menyesal di kemudian hari ,baiklah ..Baiklah Kirana kau harus beritahukan kepada Devin dia harus tahu semuanya aku tidak mungkin bisa menyembunyikannya dari suamiku sendiri" ucapnya sendiri


Kirana mengambil ponselnya dia berniat untuk menghubungi Devi dan memberitahukan tentang penyakit Andara padanya sementara itu di rumah Cassandra Devi Tengah asik bermain bersama Zefanya dia mulai bisa menerima kehadiran keponakannya itu namun Devin sekali tidak bertanya atau berbicara pada Zena yang ikut bermain bersama mama mereka

__ADS_1


"vin.. Daripada kau bermain dengan anakku ,lebih baik kamu temani kakakmu temani Andara di sana jangan biarkan dia sendirian , karena nanti Jika dia sudah tidak ada di sini Kau pasti akan menyesal .,."ucap Zena pada adik iparnya itu namun Devin tidak menghiraukan ucapan dari wanita itu


Sementara itu Andara Tengah asik minum kopi bersama Fahri di taman rumah mereka dia menatap hampa pada ayahnya itu "Ayah harus menjaga kesehatan dengan baik ,dengarkan Semua ucapan ibu jangan sampai ayah tidak mendengarkan apa yang ibu bicarakan padamu Agar kalian tidak sering bertengkar ,aku minta maaf padamu Jika selama ini aku memiliki banyak salah pada ayah dan ibu ,mungkin saja aku tidak akan kembali lagi ke sini dan Aku sudah memaafkan semua yang terjadi di rumah ini padaku aku sudah menganggapnya selesai dan menjadi masa lalu untuk kita , Aku tidak akan mengingat lagi masalah yang terjadi di antara aku dan ayah badan aku minta maaf jika aku selama ini belum menjadi anak yang baik terhadapmu ..!!"ucapnya Fahri tidak mengerti dengan apa yang diucapkan oleh andara

__ADS_1


"kau itu bicara apa ?kau bicara seperti itu seolah-olah kau akan mati besok ?jika memang kau akan mati aku tidak akan pernah memaafkanmu ,jika terjadi sesuatu pada dirimu tolong katakan pada ayah dan ibu jangan menyembunyikannya sendirian ,kan aku selalu menyembunyikan Apapun yang terjadi padamu dari dahulu ,Ayah tidak akan pernah mengijinkanmu pergi dari sini sebelum Ayah melihatmu bahagia Ayah juga sudah memaafkan kesalahanmu engkau mintanya karena semua ini bukan masalah Ayah lah yang salah sebagai orang tua Ayah tak pernah bisa mendidik juga mengajarimu dengan benar sehingga kau pergi dari rumah ini tanpa sepatah kata pun tetapi ayah senang kau bisa memaafkan ayah dengan semua kesalahan yang Ayah lakukan padamu pokoknya Andara kau tidak bisa pergi ataupun meninggalkan dunia ini tanpa izin dari ayah yah ingin menikmati sisa hidup Ayah bersamamu aku punya Ayah lakukan demi kebaikanmu" jawabnya Andara tersenyum Getir "apa-apaan ini .umur itu tidak akan ada yang tahu ya ,Masa kau melarangku untuk mati Bagaimana jika aku mati besok Apakah ayah akan tetap melarangku atau mengikhlaskan aku pergi" jawabnya terkekeh Fahri hayatnya menatapnya lalu tertawa bersama-sama


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2