Qinara kembar yg tertukar

Qinara kembar yg tertukar
bab 38: itu dulu


__ADS_3

Wanita yang tidak terlalu tua itu berjalan membawa satu buah nampan besar berisikan makanan dan minuman yang tadi Kirana minta Dia mengetuk pintu apartemen Kirana dengan cepat Gadis itu membukanya dia tersenyum pada wanita itu "Terima kasih Bi Aku akan segera memakannya bersama Kakakku Kau boleh beristirahat sekarang "ucapnya Gadis itu kini membawa makanan tersebut ke dalam dan menyajikannya di meja makan untuk di makan bersama kinara


Qirana mengetuk pintu kamar nara, ia hendak mengajak kakak nya itu untuk makan malam bersama nya, tok tok... Ia mengetuk pintu nya, namun Qinara tidak juga membuka nya, Rana memberani kan diri nya untuk nasuk ke dalam... Ia ingin melihat apa yg sedang kakak nya lakukan di dalam sana... "kak aku masuk ya?!" tanya nya, gadis itu langsung saja masuk ke dalam nya,


Qirana melihat nara sedang tertidur sangat nyenyak, ia tidak berani membangun kan nya, "Seperti nya jak nara sangat lelah, nanti saja deh aku mengajak nya makan, aku akan menunggu nya sampai dia bangun saja" batin nya, ia segera pergi dari kamar itu...


Sementara itu Andara terus terdiam di ruang kerja nya, ia memegangi botol wine di tangan nya sezekali ia melihat ponsel nya, ia berharap jika Qinara akan segera menghubungi nyaa, namun sejak kepergian nya siang tadi gadis itu tidak sama sekali menghubungi diri nya..

__ADS_1


"Di mana kau nara? Kau benar-benar pergi...!" batin nya, zena yg melihat nya merasa sebang, karena dia berfikir jika tidak akan ada lagi yg menghalangi nya untuk mendekati Andara, dengan senang ia menghampiri laki-laki itu..


Zena sengaja memakai pakaian yg terbuka untuk menggoda Andara malam itu... Tanpa permisi ia masuk ke dalam kantor nya, dia langsung saja duduk di atas pangkuan pria itu, dengan wajah yg menggoda ia tersenyum semanis mungkin untuk membuat Andara terpikat lagi oleh nya, Andara hanya menatap nya sinis.... "Apa yg kau lakukan di sini...? Memang nya di sana tidak ada kursi, kenapa harus duduk di atas ku?!" ucap nya geram.. Zena tidak menghiraukan nya, ia tetap duduk di atas pangkuan laki-laki itu...


Andara masih mendiam  kan nya, ia sedang tidak  igin ribut dengan wanita hamil itu.. Zena terus menatap lembut pada laki-laki itu. "Apa kau sungguh sudah tidak mencintai ku lag.? apa kau sungguh mencintai gadis  kecil itu..? apa kau juga sudah elupakan kenangan indaah tentang kita..? kau perlu tahu Andara sekalli pun aku jauh dari mu, hati dan fikiran ku tetap bersama mu.. aku tahu kau juga sulit melupakan aku dulu.. aku tahu.. tapi kenapa kau berubah sekaran..? bukan nya aku sudah kembali pada mu.. dan bukan kah kau ingin aku kembali pada mu.. aku tahu kau menunggu ku untuk waktu yg egitu lama.. kau bahkan menutup perasaan mu untuk orang lain, selain aku..? lalu kenapa kini kau begitu mudah melupakan dan membuka hati mu untuk gadis kecil seperti Qinara..?" ucaap nnya.. Andara menarik nafas panjang.. ia kini menatap lekat Zena..


laki-laki itu juga meninggal kan zena sendiri di kantor nya, ia lebih memilih untuk masuk ke kamar milik Qinara.. ia menatap barang-barang yg tersiisa di sana,, gadis itu sengaja tidak membawa semua barang nya, dia hanya membawa pakaian nya saja.. Andara tertidur di sana, ia menghirup aroma wangi tubuh Qinara yg masih tersisa di kamar itu.. "ya tuhan aku merindukan nya..!! apa dia memikir kan aku di sana..? apa dia akan datang besok ke sini.. baru juga sehari dia pergi, aku sudah merindukan nya.." batin nya..

__ADS_1


sementara itu Qinara terbangun dari tidur nya , ia langsung mengecek ponsel nya, ia juga berharap jika andara juga menghubungi nya lebih dulu.. wajah nya berubah kecewa saat dia melihat tidak ada satu pun pesan atau telepon dari andara. ceklek.. pintu kamar nya terbuka.. Rana masuk ke sana.. ia membawa kan Qinara makanan yg tadi sudah dia siap kan.. "kau sudah bangun kak..? aku membawa mu makanan, kak nara pasti lapar kan..? kau elum makan dari tadi..!!"  ucap nya.. nara tersenum. ia mengambil nampan yg di bawa oleh rana.. "kau sendiri sudah makan belum.? ayo kita makan bersama..!!" ucap nya, Rana hanya tersenyum, ia mengangguk. ia juga beum menyentuh makanan nya karena ingin makan bersama Qinara.. ke dua gadis kembar itu kini makan bersama...


Nara terus saja memperhatikan ponsel nya membuat Rana menjadi heran... "Kak, bisa ceritakan yg terjadi paada mu, dan kenapa kau bisa bersama laki-laki yg tadi siang aku temui itu..? Dan kenapa jakak bisa sampai di london?!" tanya nya... Nara menarik nafas panjang..


"Bernad menculik ku, lalu menjual ku pada laki-laki itu.. Aku sekarang bekerja untuk nya, untuk melunaasi hutang-hutang bernad pada nya... Sampai hutang itu lunas, aku tidak bisa pergi dari nya, dan besok pun aku harus bekerja lagi dengan nya, tapi kau tenang saja, aku bisa mengatasi nya... Rana tolong rahasia kan dulu tentang ku, sebelum aku menyelesai kan ini.. Ya" jawab nya... Qirana hanya terdiam... ia sendiri juga bingung harus menolong kakak nya seperti apa...


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2