Qinara kembar yg tertukar

Qinara kembar yg tertukar
bab 72: mereka itu anak-anak mu..!!


__ADS_3

Adinda menangis sejadi-jadi nya, ia masih tidak percaya dengan kematian Qinara yg begitu tiba-tiba.. Dia belum pernah memeluk anak gadis nya itu, sejak di lahirkan hidup nya sudah menderita, dan kematian nya pun sangat-sangat mengenas kan bagi mereka


Qinara tidak pernah merasakan kasih sayang dari nya, qndai saja waktu bisa di ulang kembali adinda tidak aka. Percaya pada ucapan bernad begitu saja, sudah tentu dia akan Mencari keberadaan putri nya itu..


Air mata nya berlinang membasahi pipi nya, Adinda yakin orang yg membunuh Qinara adalah bernad, dia pergi meninggal kan rumah itu, ia hendak mencari bernad dan memberi tahukan semua nya, dia yakin semua yg bernad lakukan pada anak -anak nya itu karena rasa sakit nya pada diri nya, mungkin bernad ingin membalas rasa sakit nya itu


Adinda membawa mobil nya cepat, ia pergi menuju tempat persembunyian bernad, mobil itu berhenti tepAt di sebuah rumah tua, dia yakin jika bernad ada di. Sana

__ADS_1


tempat itu adalah tempat yg dulu sering mereja kunjungi, bernad sengaja membeli rumah itu untuk meeeka tempati bersama, namun Adinda, tudak memilh nya, dia lebih nemilih Stevan adalah kakak kandung bernad... Entah apa yg membuat adinda lebih memilih stevan saat itu, dia tudak perbah mengatakan nya atau nenjelas kan nya pada Bernad, sehingga membuat bernad menyimpan sakitnya sendiri dan membalas kan semua dendam nya pada Qinara, gadis yg tidak tahu apa-apa dari masa lalu mereka itu..


Braaak... Adinda membuka paksa pintu rumah itu, terlihat bernad yg tertidur di sana, Adinda langsung menarik nya, sehingga membuat bernad terbangun..


"kau yg membunuh anak ku...!! Kau tega pada nya, aku bahkan belum pernah memeluk anak itu,.!! kau sudah menculik nya, lalu kau memalsukan kematiaan nya, sekarang kau juga. Membunuh nya..? Kau tega sekali... Dia tidak tahu masalalu yg terjadi di antara kita... Dia tidak pernah tahu... kenapa kau lakukan itu? Aku akan melaporkan mu ke polisi, agar kau di tahan lagi.. !! jika jau berniat lagi mengusik keluarga ku, mengusik anak ku... Aku yg akan membunuh mu dengan tangan ku sendiri...!!!" teriak Adinda marah dia masih menangis sejadi-jadi nya


Ke polisi.. Dia berfikir dia tidak mau lagi di penjara di sana..

__ADS_1


Braaak.. Bernad menepis tangan Adinda, sehingga membuat ponsel nya terlempar jauh.. "Aku tidak mengerti yg kau katakan..!! Aku tidak membunuh Anak mu itu, aku sudah mengatakan nya pada mu Adinda.. Aku tidak tahu apa-apa.. Aku memang memalsukan kematian nya, tapi aku tidak membunuh Qinara, aku tidak tahhu apa-apa..!!" jawab nya mengelak.. Namun adinda tidak percaya begitu saja saat mendengar jawaban Bernad..


"Aku tahu diri mu.. Aku tahu sifat mu.. Aku tidak pernah percaya pada semua kata-kata mu itu.. Apa salah Qinara pada mu? Apa....!!! hidup nya sudah menderita, kenapa kau tega pada anak mu sendiri...!!! Hijs.. Hiks... Si kembar itu adalah anak kandung mu Bernad, mereka anak-anak mu... Kau membunuh anak mu sendiri... Aku menikahi Stevan saat aku hamil anak mu... Kau yg pertama kali melakukan hubungan itu dengan ku,. Kau laki-laki yg pertama menyentuh ku.. Dan si kembar hadir, di dalam rahimku anak-anak itu adalah anakmu dan kau membalaskan semua rasa sakit hatimu padaku dan juga stevan kepada anakmu sendiri kau gila kau laki-laki gila seharusnya kau tahu jika mereka itu adalah anakmu tanpa aku memberitahukannya pada mu.. Kau itu tidak sakit Bernad, Aku tidak pernah memberitahumu jika aku hamil anakmu Karena Kau pasti tidak akan percaya pada ucapanku karena kau meyakini jika dirimu itu sakit kau meyakini jika kau tidak akan pernah bisa punya anak maka dari itu ketika aku tahu aku hamil setelah kita melakukan hubungan itu aku lebih memilih Steven menjadi suamiku untuk meyakinkanmu jika aku hamil anaknya pada kenyataannya si kembar itu adalah anak kandungmu bukan itu pada aku kau juga tahu aku terpaksa menerima Stefan dulu Perjodohan itu tapi aku tidak menyangka kau membalas semua sakit hati pada anakku pada si kembar kau membunuh Kinara tanpa rasa kasihan padanya bahkan menculiknya ketika aku belum pernah bertemu dan memeluknya dan disaat aku bertemu dengannya saat aku memeluknya untuk pertama kalinya dia meninggal dipelukanku aku yakin itu semua adalah ulah mu.. Aku tidak akan membiarkanmu begitu saja saat ini aku memang tidak memiliki buktinya aku akan mendapatkannya aku akan berakhir di penjara seperti dahulu kesepakatannya laki-laki sepertimu tidak pernah keluar lagi dikurung agar kau tidak mencelakai anak-anakku dan juga keluargaku terserah kau mampu mau mempercayai aku atau tidak sudah mengatakan sebenarnya gambar itu anak-anakmu dan aku membawa bukti DNA milik Kinara dan Kirana mereka adalah anak-anak kandungmu dan kau membunuh anakmu sendiri Hiduplah dengan penyesalan Bernard jangan pernah menoleh ataupun kau minta maaf padaku karena aku tidak akan pernah memaafkanmu Aku membencimu," ucap Adinda kepada Bernard dia melemparkan satu buah kertas pada laki-laki itu lalu rumah tersebut dia meninggalkan Bernard sendiri mendengarkan aku lagi dari laki-laki itu


Bernard Tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Adinda tadi dia mengambil Kertas yang tadi dia lemparkan pada Bernard dan membaca hasil yang tertulis di sana Betapa terkejutnya dia saat dia membaca hasil tes DNA yang Adinda lemparkan tadi dia terduduk lemas di sofa itu apa yang Anda katakan semuanya benar jika sebenarnya Kinara dan Kirana adalah anak kandungnya namun semuanya sudah terjadi kini hanya penyesalan yang dia rasakan dia yang membunuh anaknya sendiri yang menjual anaknya sendiri dan menjadikan jaminan hutang hutangnya dulu ini dia tidak bisa lagi mengembalikan waktu yang sudah terbuang sia-sia dia mempercayainya selama ini Kak dia tidak akan bisa memiliki anak namun pada kenyataannya Adinda hamil anaknya dan ia lahirkan dua gadis cantik yang dia sia-siakan


Bernard meremas hasil tes DNA itu Iya tidak menyangka jika Adinda baru mengatakannya sekarang Jika saja Adinda mengatakannya lebih cepat Mungkin dia tidak akan berbuat seperti itu pada Kinara ,dia tidak akan membunuh Kinara ataupun melukainya jika dia tahu kendara adalah anak kandungnya sendiri namun Bernard tidak bisa mengembalikan apa yang sudah dia lakukan kini hanya sebuah penyesalan yang ada di hidupnya sebuah kesalahan yang dia perbuat pada anak-anaknya tersebut Adinda tidak mengatakan mengapa dia lebih memilih Steven saat dia tahu dia tengah hamil anak Bernard malah menikah dengan Steven walaupun mereka tidak saling mencintai

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2