Qinara kembar yg tertukar

Qinara kembar yg tertukar
bab 37: Maaf kan aku nara..


__ADS_3

Gadis itu terlihat menggeret kopernya Dia berjalan mantap keluar dari rumah itu bandara yang terpaku melihat kepergiannya mencoba untuk mengejar dan menghalanginya dia tidak ingin jika Gadis itu benar-benar pergi meninggalkannya dia mengakui Jika dia memang benar salah dia tidak berpikir jika Gadis itu akan semarah ini pada dasarnya adalah memang berpikir jika Nara sama seperti wanita-wanita yang pernah dia temui yang pada akhirnya akan menyerahkan tubuhnya dengan sendirinya tetapi Setelah 1 tahun mengenalnya laki-laki itu kini yakin jika Kinara tidak seperti perempuan pada umumnya yang sering dia jumpai selama ini laki-laki itu kini mengejar dan berusaha untuk menahan kepergiannya dia menarik tangan gadis itu dan memohon untuk tetap tinggal dengan dirinya


",tidak tidak tunggu Kinara aku bisa menjelaskannya aku tidak bermaksud untuk melecehkanmu, aku memang cepat berpikir Jika kau akan sama seperti wanita-wanita yang aku temui dahulu ,saat aku melihatmu dan saat kau pertama kali dibawa ke sini aku memang sengaja menaruhmu di kamar itu tapi bukan untuk sengaja melecehkan atau mengawasimu yang aku pikir dahulu aku takut kau kabur dari sini bukan karena aku ingin menyentuh atau berbuat tidak senonoh denganmu Iya emang aku salah aku tidak dengan cepat memintamu pindah dari kamar itu tapi aku tidak setiap hari melihatmu ,Aku bahkan sudah lama tidak memperhatikanmu karena menurutku itu memang salah ,dan aku lupa untuk melepaskan kamera yang ada di kamar itu tadinya sebelum kau datang kembali ke sini setelah kau ke Indonesia dahulu Aku hendak melepasnya tapi setelah kejadian itu menimpa aku aku melupakan kamera itu yakini masih berada di kamarmu ,Maafkan aku Kinara aku memang laki-laki bodoh dan memang aku berpikiran bejat padamu pikiranku Emang kotor saat itu tapi Hanya Kau wanita yang bisa merubahku ,aku sudah tidak pernah bermain wanita lagi semenjak aku bersamamu ..apa jadinya jika aku tidak denganmu dancok tidak ada di sini Aku tidak bisa hidup tanpamu jika kau mau kok bisa pindah ke kamar lain aku akan menghancurkan kamera itu di depanmu sekarang ,tapi aku mohon Jangan Pergi dari rumah ini dan jangan pernah meninggalkan aku sendirian apalagi di rumah ini ada Zena ,Apa kau ikhlas melihatku tinggal hanya berdua dengannya ?kau tidak akan rela jika aku disentuh oleh wanita itu kan? Jadi aku mohon Maafkan Aku Aku tidak akan mengulangi lagi kesalahanku !!!kau bebas memilih kamar yang ingin kau tinggali asalkan kau tidak pergi !!!,," ucapnya Andara menggenggam erat tangan gadis itu namun karena kemarahan Kinara masih memuncak dan emosinya masih meninggi dia tetap meninggalkan anda anak di sana gadis itu menghempaskan tangan laki-laki itu dia tetap pergi meninggalkan Andara


Laki-laki itu tidak bisa berbuat apa-apa lagi dia tidak mengejarnya karena dia mengakui semua kesalahannya tapi Andara yakin Kinara pasti akan kembali padanya Dia mungkin hanya kesal karena dia baru mengetahui jika Andara menyimpan kamera di kamar itu ..

__ADS_1


Kinara memasukkan seluruh barangnya ke mobil miliknya dengan cepat dia melajukan Mobil itu dan membawanya pergi jauh dia tidak berpikir jika keputusan yang diambil akan menjadi satu kesalahan dalam hidupnya dia membawa mobilnya pergi ke sebuah apartemen yang Kirana berikan alamatnya tadi dia kini berdiri di halaman apartemen itu Kinara mengambil benda pipih dari dalam saku bajunya dia menekan tombol yang langsung menghubungkannya pada Kirana ,dia menghubungi saudara kembarnya itu


"Halo Rana kau ada di rumah kah ?Kakak sekarang berada di bawah ?Bisakah aku menginap di sini untuk beberapa hari !"tanyanya dengan riang Kirana langsung menutup teleponnya tanpa menjawab semua pertanyaan tadi Dia segera berlari menghampiri kakaknya yang berada di halaman apartemen itu dia tersenyum saat melihat Kinara berdiri mematung di depannya dengan cepat dia menghampiri dan langsung memeluk Kinara di sana


"Aku senang Kakak di sini ,!Kakak boleh tinggal di sini bersamaku karena aku tinggal sendirian di sini ,tapi ayah kita telah menyiapkan sopir dan pembantu yang akan membantu kita di sini dan mereka tinggal di apartemen sebelah kakak tidak perlu mengkhawatirkan segala-galanya dan kakak tidak perlu lagi bekerja dengan laki-laki tadi yang kita temui di restoran itu Kakak bebas tinggal di sini bersamaku ,Aku juga belum mengatakan apapun tentang kakak kepada ayah dan ibu di Indonesia karena aku yakin jika mereka tahu Kakak masih hidup dan kini bersama aku mereka pasti akan segera menyusul kita ke sini ?Bukan Kakak kamu belum siap bertemu mereka aku yakin Kakak masih butuh waktu untuk bertemu mereka !!iya kan ?!" ucap Kirana, Kinara hanya tersenyum dia mengangguk,

__ADS_1


Saat sebelum mereka masuk ke dalamnya Kinara dan juga Kirana berpapasan dengan seorang wanita yang kini menjadi pembantu mereka Kirana tersenyum pada wanita itu dia meminta untuk dibuatkan sesuatu yang bisa dimakan oleh mereka dan wanita itu langsung saja menyetujuinya namun wanita itu tidak melihat wajah Kinara yang tertutup topi jadi dia tidak tahu jika kini Kinara berada di tempat itu bersama Kirana


Nara Terkesima saat melihat apartemen itu apartemen yang tidak terlalu besar tapi juga terlihat mewah di dalamnya dia tersenyum simpul sendirian sementara itu Kirana dia sibuk membereskan satu kamar kosong yang ada di apartemen itu dan setelah dia selesai dia langsung menyuruh kakaknya untuk beristirahat di kamar itu


"Kak Nara ini kamarmu ,kamarku di sana jika Kakak Butuh sesuatu Kakak bisa langsung datang ke kamarku ya ,atau mungkin Kakak ingin tidur bersamaku Aku tidak akan keberatan ketuk saja kamar itu karena kamar itu tidak terkunci Kakak bisa langsung saja masuk ke sana"ucap rana, Kinara hanya tersenyum dia tidak banyak bicara dia masih canggung dengan keadaannya yg kini dihadapinya ,karena Kinara harus menerima kenyataan jika kini dia memang tidak sendirian lagi ada Kirana di sampingnya sekarang Dia tidak takut pada siapapun atau apapun karena kini mereka berdua Kinara dan juga Kirana tidak akan merasakan Kesepian lagi selama mereka masih bersama-sama mereka berharap mereka tidak akan terpisahkan lagi oleh kejadian apapun

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2