Qinara kembar yg tertukar

Qinara kembar yg tertukar
bab 49: Aku mengenal nya


__ADS_3

Devin menimang-nimang gelas kristal yang berisikan wine putih di dalamnya dia seperti mengingat seseorang ,setelah bertemu dengan kinara siang tadi, pikirannya terus terbayang-bayang pada satu gadis di masa lalunya yang sudah menghilang satu tahun yang lalu gadis yang dia temui tadi benar-benar sangat mirip dengan Kirana, hal itu yang dari tadi mengganggu pikirannya membuatnya menjadi tidak fokus melakukan pekerjaan apapun karena sejak keputusannya meninggalkan Gadis itu dahulu dia menyiksa perasaannya sendiri dan sekarang dia bertemu kembali dengan Kinara perempuan yang benar-benar mirip dengan gadis yang dia rindukan selama ini


"Kinara ..dan juga Kirana dua gadis asing yang menurutku saling berhubungan wajah mereka benar-benar sangat mirip bukan hanya dari wajah tetapi namanya pun hampir sama ,Apakah selama ini Kirana memiliki kembaran ?tapi dia tidak pernah menceritakan Jika dia mempunyai saudara kembar ,tapi gadis yang bernama Kinara ini tidak ada jauh bedanya dari Kirana Dia benar-benar sangat mirip Bahkan aku tidak bisa membedakan mereka berdua !!" batinnya


"Dan hebatnya lagi ,Gadis itu kini menjadi asisten pribadi ke Andara ,dan aku pasti akan sering bertemu dengannya setiap hari kami akan selalu bersinggungan ,karena proyek itu akan dilakukan oleh Kinara ,dan itu semakin sulit untuk aku melupakan Kirana aku memang yang meninggalkannya dahulu ,tapi aku tidak percaya jika kini aku menemukan satu gadis yang benar-benar mirip ,Entah aku merindukan Kinara ,Aku berharap setelah aku menetap di sini aku bisa bertemu kembali dengan Kirana aku bisa memperbaiki hubunganku lagi dengan dia ,aku yang salah ,aku yang meninggalkannya lebih dulu Demi mengejar cita-citaku ,tapi itu yang membuatku tersiksa hingga saat ini !sejak keputusanku meninggalkannya ,aku yang sepertinya tidak bisa hidup tanpa dia Aku bahkan rela datang ke sini untuk mengejarnya semoga saja aku bisa bertemu lagi dengannya di sini !!" ucapnya sendiri

__ADS_1


Deru langkah mendekatinya dari belakang pria itu kini duduk di sampingnya dan menatap aneh pada Devin ,Andara tersenyum melihat kelakuan adiknya itu dia mengelus rambut devin dari belakang "Wah rupanya adikku sudah besar ya !!bakar minum sendirian di sini tidak mengajak ku..!!"ucapnya Devin tertawa terkekeh dia mengepaskan tangan andara


"Sudahlah Kak jangan lakukan itu lagi ,Aku sudah besar Aku tidak suka kau terus memainkan rambutku !!aku kini sudah bisa menghasilkan uang sendiri dan membuka perusahaanku sendiri aku ke sini untuk bertemu denganmu ,sebenarnya masalah pekerjaan itu hanya alasanku saja aku terlalu merindukan kakakku yang telah menghilang bertahun-tahun lamanya !!Apakah Kak Andhara tidak merindukan ayah dan ibu ?Apakah Kak Andra tidak ingin pulang ke Indonesia !cobalah pulang dan bertemu mereka kak ,sudah hampir 10 tahun kakak tidak menginjakkan kaki lagi di rumah itu setelah kejadian dulu Ibu bahkan selalu sakit bila mengingatmu !!dan cobalah memaafkan mereka karena sejahat-jahat mereka padamu mereka tetap orang tuamu ," ucap Devin


Andara mengambil nafas panjang dia tidak ingin menjawab semua pertanyaan adiknya tersebut tapi dia juga tidak bisa mendiamkan adiknya "aku sudah akan mereka ,tapi mereka tetap bukanlah orang tuaku !kau mungkin adalah adikku karena kita satu ayah tapi aku bukanlah anak ayah laki-laki itu bahkan tidak mau mengakui aku Sejak aku kecil dan dulu ,dia terlalu membedakan kita berdua dia selalu mendahulukanmu perhatikan mu Dan menganggap dirimu tapi tidak dengan aku ,aku sadar Aku bukan anak kandungnya Ayahku meninggal bahkan sebelum aku lahir aku juga menyadari jika Ibu menyayangi aku sama seperti dia menyayangimu dan Ibu tidak pernah membeda-bedakan kita , tapi jika kehadiranku membuat masalah di antara kedua orang tua kita lebih tepatnya ayah dan ibu aku lebih baik menghindar dan pergi dari sana agar rumah itu menjadi tenang Aku tidak ingin terus membebani ibu kita Aku tidak ingin menyiksa perasaannya dengan semua kejadian-kejadian yang ada di rumah itu karena jika aku kembali pun Ayah tidak akan menganggap aku dan aku tidak ingin melihat ibu sedih karena itu lagi pula kehidupanku di sini sudah sangat menyenangkan aku lebih tenang tinggal jauh dari mereka Aku punya perusahaan dan aku punya uang Aku bahkan membangun namaku sendiri di sini tapi bukan berarti aku tidak membutuhkan atau merindukan mereka jauh dari dari lubuk hatiku Aku sangat-sangat merindukan ayah dan ibu tapi aku belum bisa untuk kembali ke sana mungkin suatu saat nanti jika aku sudah siap aku akan datang untuk bertemu mereka" jawabnya Devin hanya terdiam dia mengerti perasaan kakaknya dan Apa yang dirasakan oleh andara Devin juga tidak bisa memaksakan kehendaknya karena itu sudah menjadi hak dan pilihan Andara sendiri

__ADS_1


Andara tersenyum Sepertinya dia memikirkan ucapan Devin tadi mungkin sudah saatnya dia untuk membuka hati pada keluarganya tersebut dan memaafkan segala sesuatu yang telah menyakiti hatinya Karena bagaimanapun mereka tetaplah keluarga


"Kakak Bolehkah aku bertanya sesuatu padamu ?Apakah wanita yang tadi kita temui di kantor itu benar Kinara ?Apakah dia benar-benar ada surat pribadimu atau dia Kekasihmu ?karena aku melihat Kakak sangat akrab dengannya tadi sehingga itu membuat aku penasaran ,umurmu itu sudah cukup untuk menikah Kak cepatlah sebelum Kinara disebut oleh orang lain ,tapi sepertinya wajah Kinara mengingatkan aku pada seseorang karena wajahnya terlalu mirip jadi aku sempat bingung dengannya tadi !!"tanyanya pada Andara


Andara hanya menatapnya tajam dia mengernyitkan dahinya "membuatmu bingung bagaimana Devin ?Kinara bisa dibilang Dia kekasihku tetapi karena satu masalah Aku dan Dia belum meresmikannya ,Iya lebih tepatnya aku yang bermasalah bukan dia tadi kau bilang dia mirip dengan seseorang ?siapa dia Apakah dia Kekasihmu ?!" tanya Andara penasaran namun Devin tidak menjawabnya karena dia yakin jika Kinara bukanlah Kirana wajah mereka saja yang terlalu mirip sehingga membuat bingung perasaannya tadi

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2