Qinara kembar yg tertukar

Qinara kembar yg tertukar
bab 94: Kak Andara,..


__ADS_3

Andara berdiri dan menghampiri kedua pengantin itu dan memberikan selamat pada mereka namun tiba-tiba saja pandangan andalah berubah menjadi gelap dia terjatuh di depan Devin dan juga Kirana semua tamu terkejut melihatnya zaena langsung berlari menghampiri suaminya tersebut Devin juga langsung menolong Andara add dia terjatuh di depannya itu "Kak Andra ...!!"teriaknya dia langsung membantu memapah tubuh kakaknya tersebut dan membawanya ke sebuah kamar yang berada di hotel itu terlihat Fahri yang sibuk menghubungi ambulans untuk membawa antara ke rumah sakit mereka tahu kondisi Andara saat itu tidak sedang baik-baik saja namun antara mencoba untuk menahannya dan terlihat kuat di depan keluarga dan adiknya tersebut Dia sangat tidak ingin mengacaukan pesta pernikahan mereka namun yang terjadi sekarang Andara sudah tidak bisa lagi menahan rasa sakitnya dia pingsan tepat dihadapan Devin dan juga Kirana


Acara pernikahan itu terpaksa dihentikan karena Andara terbaring tidak sadarkan diri dan kini tengah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan Steven yang seorang dokter pun langsung memberikan pertolongan pertama ketika melihat ada rata jatuh pingsan di hadapan mereka tadi dia langsung memberikan oksigen yang dibawanya ke sana Fahri sudah mengatakan pada Steven untuk berjaga-jaga bila terjadi sesuatu pada Putra sulungnya itu dan kekhawatiran Fahri ternyata menjadi kenyataan antara ambruk ketika dia tengah menyelamati kedua pasangan tersebut


Sesampainya di rumah sakit semua Dokter sibuk merawat Andara dipimpin oleh Steven yang memulai merawat anda dan memeriksa kondisi andara , namun takdir berkata lain ketika Andara sampai di rumah sakit ternyata nyawanya sudah tidak ada Andara meninggal tepat di hadapan kedua adik-adiknya di acara pernikahan tersebut Devin dan juga Kirana sangat Terpukul melihatnya mereka tidak menyangka Kejadian ini akan terjadi tetapi sebelum kepergian andara untuk selama-lamanya itu dia menepati janjinya untuk menyaksikan pernikahan Devi dan juga Kirana

__ADS_1


Steven datang menghampiri Fahri sahabatnya itu yang tengah menunggu dengan cemas di ruang tunggu rumah sakit tersebut, "Fahri ..!!"ucap Steven dengan nada sedih dan juga dia menunduk pilu Fahri menatapnya dengan begitu penasaran dia melihat ke arah Steven dan menunggu apa yang akan setiap ucapkan padanya tentang keadaan Andara saat itu


"Andara sudah tidak ada ,saat aku memeriksanya tadi Andara sudah meninggal dunia dia telah pergi meninggalkan kita semua di sini ,"ucap Steven sedih dia menunduk tidak kuasa menahan tangisnya dia hanya mengenal Andara tidak begitu lama tetapi rasanya kesedihan itu memenuhi hati dan perasaannya terlebih Andara adalah putra dari sahabatnya tersebut


Fahri menutup matanya perlahan Ingin rasanya Dia tidak percaya dengan ucapan Steven namun Fahri juga sudah siap jika sewaktu waktu akan terjadi seperti ini keluarga Cassandra sudah bersiap jika anda pergi tiba-tiba karena satu minggu sebelumnya Andrea sudah mengatakan Jika dia sakit penyakit yang tidak bisa disembuhkan juga penyakit itu bisa merenggut nyawanya kapan saja rasa sedih menghadapi perasaan keluarga Cassandra pesta pernikahan yang tadinya berakhir bahagia kini malah berakhir duka Devin hanya menatap sendu pada jenazah Andara yang kini disemayamkan di rumah mereka dia masih memakai jas putihnya dia belum sempat mengganti pakaian setelah acara pernikahan itu Kirana yang ikut berdiri di sampingnya mau coba untuk menguatkan Devin yakini sudah sah menjadi suaminya itu dia menangis tersedu-sedu tapi dia yakin jika Andara sudah bertemu dengan Kinara saat itu

__ADS_1


Tanah merah itu perlahan-lahan telah memenuhi dan menutupi peti mati yang berisikan andara di dalamnya semua orang menangis melihatnya Maryam dan juga Fahri tidak menyangka jika Andara akan pergi begitu cepat tetapi mereka juga tidak bisa berbuat apa-apa karena itu sudah ditakdirkan oleh Tuhan untuk kehidupan andara di dunia ini,


"Apakah kau sudah bertemu dengan kakakku ?atau kau sudah bertemu dengan ibuku ?ah Kak Andra tanya aku tidak ingin mempercayai ini semua tapi setelah melihatnya aku yakin kini Kakak Telah bertemu dengan Kak Kinara di sana dan aku yakin Kakak sudah bersatu dan bersama lagi dengannya di sana Aku harap kalian bisa bahagia dan kalian akan tetap hidup abadi kan ada lagi yang memisahkan kalian Apapun Yang Terjadi tolong jaga kakak aku sampaikan rasa rinduku padanya dan juga pada ibuku kata-kata kepada Ibuku jika aku baik-baik saja di sini aku akan menjalani kehidupanku dengan baik dan aku pasti akan bahagia aku juga akan menjaga ayah Aku tidak akan pernah meninggalkannya dan katakan pada ibuku juga Kak Nara tidak perlu khawatir pada aku aku akan menjaga diriku dengan baik di sini Karena sekarang sudah ada Devin yang melindungiku kami akan bahagia dan Kak Andara juga tidak perlu khawatir Devin juga akan aku bahagiakan aku akan menghiburnya mendampinginya aku juga akan menjaganya dan mencintainya seumur hidupku Pergilah dengan tenang kak Andra , hiduplah di kehidupan yang abadi bersama kakak Kinara kami semua di sini tidak akan pernah melupakan kalian, kalian akan selalu ada di hati kami dan hidup kami selamanya " batin Qirana dia hanya menatap sedih ke arah makam Andara dan juga Kinara di sana sesekali dia mengusap air matanya yang terjatuh terurai


Sementara itu Devin sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi bahkan untuk menangis pun dia sudah tidak bisa dia juga yakin jika kini Andara sudah bertemu dengan Kinara di sana mereka pasti akan bahagia selama-lamanya di tempat yang abadi walaupun mereka harus meninggalkan orang-orang yang dicintai di sini tetapi mungkin itu adalah jalan yang Tuhan berikan pada mereka untuk mempersatukan cinta Andara dan juga Kinara dan Devin yakin jika mereka tidak akan pernah bisa terpisahkan lagi cinta pertama yang kena rasakan akan membawa kembali antara padanya walaupun harus menunggu lama tetapi tapi mereka sudah bersatu bersama kembali

__ADS_1


Fahri hanya menatap hampa pada makam Putra sulung nya itu dia menyesal karena telah berbuat adil padanya dulu namun Andara sudah memaafkan dia dan mereka sudah berdamai rasa penyesalan pasti akan selalu ada di akhir Jika saja Fahri tahu umur Andara tidak akan lama lagi Mungkin dia tidak akan berbuat seperti itu pada putranya tersebut dia pasti akan menyayanginya seperti dia sangat menyayangi Devin tetapi Kini dia sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi karena Tuhan lebih menyayangi Andara dan membawanya pergi lebih cepat


Bersambung


__ADS_2