
Kinara melihat ke arah laki-laki yang tadi memanggilnya Dia sedikit heran pada laki-laki itu Sepertinya laki-laki itu mengenal adiknya Kirana dan sepertinya Kirana tidak menceritakan tentang dirinya pada laki-laki dan kini berdiri di hadapannya itu Kinara tersenyum padanya dia hanya menganggukan kepalanya lalu berlalu meninggalkan laki-laki itu yang berdiri mematung namun laki-laki itu mengejar Kinara dan menarik tangannya sehingga membuat file-file yang dibawa terjatuh dan berhamburan di atas lantai
"ke mana kau akan pergi kau tidak mengingatku ?aku Devin ,Devin Cassandra kau benar-benar sudah melupakan aku ?Aku benar-benar sangat merindukanmu Kirana aku mendengar dari tata Adinda jika kau pergi ke London untuk kuliah tapi kenapa kok malah bekerja di sini sekarang dan kita malah bertemu dalam keadaan yang seperti ini !!"ucapnya Kinara hanya terdiam dia berusaha untuk melepaskan genggaman tangan Devin padanya itu
"Maaf tapi aku bukan Kirana ,aku Kinara dan aku tidak mengenalmu !!jadi Bisakah kau melepaskan tanganku Tuan ?!" ucapnya risih Devin lalu melepaskan genggaman tangannya dia terkejut saat mendengar jawaban dari Kinara dan dia mundur beberapa langkah menjauhi gadis itu
"ah Maaf aku pikir kau temanku karena wajah kalian begitu mirip aku minta maaf Nona ,Aku tidak akan mengulanginya lagi jadi tolong maafkan kelancaran ku tadi ..!!ucap Devin Kinar hanya tersenyum lalu berlalu meninggalkan pria itu dia buru-buru menghampiri Andara yang kini berada di kantornya
Kinara masuk dengan tergesa ke dalam ruangan andara saat itu Andara yang melihatnya merasa aneh karena tidak biasanya Kinara seperti itu seperti ada yang mengejar dia di luar sana
__ADS_1
"ada apa ?Kenapa kau berlari begitu ?Apa ada yang mengganggumu di sana ?!katakan pada aku jika ada yang mengganggumu di luar sana aku akan langsung menghajarnya !!" ucap nya
Kinara menggeleng dia tidak mengatakan apa-apa pada laki-laki itu dia tidak bisa memberitahunya karena ini bersangkutan dengan Kirana dan dia juga takut jika anda akan salah paham nantinya tidak begitu lama pintu ruangan tersebut diketuk oleh seseorang
Tok tok ... Pintu itu diketuk Anda langsung melihat Siapa orang itu "masuk "ucapnya pria yang tadi bertemu dengan Kinara di lorong kantor tersebut andara tersenyum ramah pada laki-laki itu dia langsung beranjak dari tempatnya dan menyalami laki-laki yang kini berada di sana bersama mereka berdua
devin terlihat menjulurkan tangannya pada Kinara namun Kinara tidak menjabat tangan laki-laki tersebut entah apa yang ada di pikirannya sehingga membuat Kinara bersikap seperti itu Andara tidak mengetahui jika sebelumnya Devin dan Kinara bertemu di luar ruangan itu tadi
Andara menyikut lengan gadis itu dia terkejut saat mendapati sikap Kinara yang begitu pada Devin dia takut jika Devin akan membatalkan kerjasamanya jika Kinara berbuat seperti itu atau tidak sopan padanya
__ADS_1
"Ada apa denganmu Kinara Pak Devin memberikan salam padamu Mengapa kau tidak menjabat tangannya lagi tadi ?Apakah kau mengenalnya sebelumnya ?" ucap Andara sesaat setelah Devin izin ke kamar mandi namun Kinara tidak menjawabnya dia bingung harus menjawab apa karena pertemuan mereka tadi Devin mengira Kinara adalah Kirana atau laki-laki itu mengenal orang tua mereka itu yang sudah dari tadi mengganggu pikirannya dia takut jika Devi memberitahu Adinda juga Steven tentang keberadaannya maka dari itu Kinara lebih memilih diam dia takut jika semua orang di Indonesia akan tahu tentang dirinya yang masih hidup dan kini berada di London
"Maafkan aku Tuan Andara aku tadi sedikit tidak enak badan makanya aku kurang fokus, Lebih baik aku pulang atau aku akan ke tempat Kirana saja silakan tuan andara melanjutkan meetingnya bersama Tuan Devin di sini nanti jika Tuan anda akan pulang Saya akan menjemput uang di sini kembali kita akan pulang bersama-sama ke rumah itu dan pergi menjenguk Nona Zena di rumah sakit karena mungkin lebih cepat lebih baik jika Tuan Andara melakukan tes pada bayi itu agar hasilnya cepat keluar"ucap Kinara pada tuannya itu Andara hanya mengangguk setuju
"Iya sudah silakan saja jika memang kau tidak enak badan Kau boleh pulang atau kau boleh pergi ke rumah kembaranmu Kirana mungkin kau memang perlu istirahat sepertinya aku terlalu memaksakanmu bekerja akhir-akhir ini jika kau ingin menginap di sana menginaplah Aku tidak akan melarangmu Aku akan pergi ke rumah sakit sendiri dan mungkin kau juga butuh ketenangan karena pasti di rumah itu akan beri sedikit sekali kau tahu kan jika bayi itu akan sering menangis pada tengah malam Aku tidak ingin mengganggumu karena kamar Zena berdekatan dengan muka jadi Kau boleh menginap kapanpun kau mau di apartemen Kirana Aku tidak akan lagi melarangmu jika kau merasa terganggu akan kehadiran bayi itu di rumah rumahku Kau boleh tinggal dengan kembaranmu aku akan mengurus bayi itu dan tugasnya nantinya hingga hasil tes DNA itu keluar tapi jika anak itu memang terbukti bukanlah anakku maka kau harus menepati janjimu untuk meresmikan hubungan kita jangan lagi kau panggil aku dengan tuan panggil saja aku Andara atau sayang !!" ucapnya Kinara hanya tersenyum tersipu dia tidak menjawabnya namun Kinara langsung memeluk Andara dia yakin jika semua ini akan segera selesai dan mungkin dia akan hidup bahagia bersama laki-laki yang dicintainya itu
"baiklah aku akan menginap untuk beberapa hari di apartemen Kirana karena aku juga ada urusan bersamanya nanti aku akan segera pulang jika semua urusan yang Tuan Andara maksudkan selesai Aku akan memberimu jawaban tentang perasaanku jika terbukti anak yang dilahirkan seenak bukanlah anakmu" jawabnya Andra hanya mengangguk setuju kini Kinara setelah meninggalkan ruangan tersebut dan pergi ke apartemen Kirana untuk menanyakan tentang Devin pada kembarannya tersebut
Bersambung
__ADS_1