
Mobil merah itu menepi di sebuah bangunan besar ,Villa besar dengan cat berwarna putih yang melalui memperlihatkan hanya pada bangunan tersebut Kinara dengan perlahan turun dari mobilnya Dia sedikit berlari mutari mobil tersebut dan langsung membuka pintu penumpang yang ada di sebelahnya Dia membantu Anda keluar dari mobil itu dia melihat laki-laki yakini ada di sampingnya masih berusaha untuk menahan sakitnya wajahnya akhirnya terlihat khawatir dia tidak tahu jika anda rasa sakit ..perlahan gadis itu membawa masuk Andara ke Villa tersebut dia mencari satu kamar terdekat untuk merebahkan andara di atas kasurnya Gadis itu kini terlihat menyelimuti laki-laki itu tetapi Andara masih menutup matanya Kinara langsung saja mencari sesuatu untuk tuannya dan mengambilkan satu gelas air minum untuknya dia berharap air itu bisa meredakan sakitnya Kinara sedikit berjalan cepat saat membawakan gelas air itu Dia benar-benar sangat khawatir melihat andara kesakitan tadi
"tuan ,Tuan bangun dulu aku membawakanmu air hangat cepat diminum agar sakitnya sedikit berkurang !!tapi Tuan kau itu kenapa ?tadi aku melihatmu tidak apa-apa saat kita berangkat dari rumahmu ?Apa kau sudah makan tuan ?apa perutmu sakit karena kau belum makan ?!" tanyanya tidak bisa diam laki-laki itu hanya tersenyum melihat Kinara khawatir padanya
"tidak usah khawatir ,aku tidak apa-apa, pencernaanku memang sedikit bermasalah akhir-akhir ini tapi jika aku langsung makan obat Pereda sakit ,pasti sakitnya kan langsung menghilang Kau tidak perlu khawatir Kinara aku benar-benar tidak apa-apa ,Aku sekarang ingin beristirahat dahulu.. Aku ingin kau menemaniku yakin nAra tidur di sampingku jangan keluar Aku ingin memelukmu sampai aku tertidur nanti bisakah ?!" tanyanya Gadis itu hanya mengangguk Andara kasar di sebelahnya Dia meminta Kinara untuk tertidur di sana bersama dirinya Gadis itu hanya menuruti perintah tuannya tersebut dia berbaring di samping Andara dan menyelimuti antara dengan satu buah selimut Andara tersenyum melihat kecantikan gadis itu lihat tidur dipelukan Kinara Gadis itu hanya bisa melihat laki-laki Tampan itu bukan matanya dia tersenyum sendirian "Apakah kau benar hanya sakit perut ?Aku khawatir padamu tuan aku melihatmu tadi kesakitan sekali semoga saja kau tidak menyembunyikan sesuatu dariku !!" batinnya
__ADS_1
3 jam berlalu .Andara masih tertidur di pelukan Kinara .Gadis itu kini ikut tertidur di sampingnya Karena antara melarangnya pergi dari ruangan tersebut mau tidak mau membuat kendara ikut mengantuk karena mungkin Kinara tidak bisa tidur semalam Entah kenapa pikirannya tidak tenang saat dia menginap bersama Kirana kenapa seperti mencurigai seseorang di rumah itu tapi dia tidak ingin membicarakannya pada Rana dia takut kirana akan ketakutan jika suatu saat nanti Kinara akan pergi dan tinggal lagi bersama anda di rumah itu atau mungkin rumah itu bukan tempat biasanya dia tertidur jadi perasaannya tidak tenang atau karena tidak ada antara di sampingnya ..
Andara terbangun dia melihat gadis itu terus tidur di sampingnya mereka berdua saling memeluk laki-laki itu kini membelai wajah Kinara mengelus rambutnya "kau itu cantik ,saat tidur pun kau sangat cantik ,entah Sejak kapan aku mulai mencintaimu Kinara tetapi sejak aku bertemu denganmu kau bisa merubahku Hanya Kau wanita satu-satunya yang bisa meluluhkan aku menggantikan posisi Zena dahulu aku sempat tidak yakin jika aku akan bisa melupakan zina karena aku dulu sangat mencintainya tetapi sejak kehadiranmu kau merubah segalanya kau bahkan lebih baik dari perempuan itu Aku tidak tahu jika aku tidak ada dirimu di sini Apa yang akan terjadi padaku jika aku sakit seperti tadi Mungkin aku akan sendirian dadakan ada yang ngurus Ku Di Sini Tapi sekarang kau ada di sisiku kau bersamaku Aku senang kau ada di sini"batinnya dia mengecup kening Kinara membuat Kinara juga ikut terbangun karena merasakan sesuatu kehangatan di dahinya mata Bulat itu kini memandang kedua mata Andara mereka saling memandang Gadis itu tersenyum saat melihat tuannya sudah terbangun lebih dulu "Tuhan apakah Tuhan baik-baik saja Apakah perutmu masih sakit .?!"tanyanya khawatir Gadis itu menyentuh dahi antara dia takut jika Anda terkena demam karena menahan sakit perutnya tadi
"aku tidak apa-apa Nara keadaanku sudah baik-baik saja ,kau begitu mengkhawatirkanku ya ?wajahmu itu sangat lucu ketika kau mau khawatirkan seseorang dan seseorang itu adalah aku !!"jawab laki-laki itu Kinara hanya terdiam Entah mengapa dia tidak ingin melepaskan pelukan dari laki-laki yakini ada di depannya itu
__ADS_1
"Nara tidak Bisakah kau pulang bersamaku ?kembalilah ke rumah ,karena walaupun kau baru sehari pergi dari rumah itu tanya rumah itu sepi sekali ..Aku bahkan tidur di kamarmu semalam !!dan aku sudah menghancurkan kamera itu Aku tahu aku bersalah dan aku akan terus meminta maaf padamu sehingga kau bisa memaafkan aku dan aku berjanji aku tidak akan mengulanginya menyimpan kembali kamera atau apapun itu mengenai dirimu aku tidak akan lagi mengawasimu ,kini aku percaya padamu kau tidak akan pergi kemana-mana Sekali lagi maafkan aku Kinara Tolong kembalilah ke rumah itu aku kesepian bila kau tidak ada di situ ,kau juga tidak inginkan bila zena terus menggoda aku seperti yang dia lakukan tadi pagi hampir saja aku terbawa suasana olehnya jika aku tidak ingat padamu aku akan terbawa arus permainannya" ucapnya
Kinara terdiam Dia terlihat berpikir Tetapi dia juga belum bisa menjawab semua pertanyaan Anda adanya tadi dia tersenyum mengejek "Kenapa kau tidak melayaninya saja tuan ?Bukankah kau udah urus sangat mencintainya ?Zena Pasti sangat mencintaimu aku dapat melihat dari sorotan matanya bila dia menatapmu tapi cara mencintaimu itu salah bukan dengan cara seperti menggodamu dia bisa mendapatkanmu kembali tuan aku yakin kau tidak akan tergoda lagi dengannya kan ?jika aku tidak ada di sana pun aku yakin Tuan akan jarak darinya !!aku belum bisa memberi jawaban padamu tuan ,aku masih ingin tinggal bersama Kirana ,baru juga satu hari aku pergi tua sudah merindukan aku di sana !!aku pasti akan kembali jika aku sudah ingin tinggal di sana bersamamu Jadi tunggu saja aku pulang aku pasti akan pulang ke sana tapi tidak sekarang ,tapi aku tidak akan melalaikan tugas dan pekerjaanku Setiap hari aku akan datang ke rumahmu untuk menjemput Tuhan menciptakan pergi ke kantor bersama-sama kak setuju tuan" jawabnya sambil tersenyum simpul Andara tidak bisa menjawab apa-apa lagi dia hanya terdiam
Bersambung
__ADS_1