
Bernad terdiam, ia berulang kali menyangkal dari kenyataan yg baru saja dia dengar... Ua menggelengkan kepala nya tidak percaya, tapi semua yg Adinda katakan pada nya memang benar, Dia lah yg pertama kali menyentuh Adinda dulu.. "tidak ... Tidak dia berbohong, tidak mungkin jika si kembar adalah anak ku,,. dokter telah memvonis ku mandul, tidak mungkin jika itu terjadi... Tidak mungkin.. Jika benar mereka anak ku, aku yg telah membunuh anak ku sendiri.. Aku melenyap kan nya... Aku...!!" ucap nya sendiri.. Berulang kali dia nengacak-Acak rambut nya sendiri.
"Aku ini ayah macam apa, aku bahkan tidak mengenali anak ku sendiri, darah daging ku sendiri, kau itu bodoh Bernad, nara mati gara-gara kau, adinda benar, dia tidak bersalah, anak itu tidak bersalah, kenapa...!! Kenapa kau lakuka. Itu.. Ayah macam apa kau bernad.... Kau gila, kau sangat mengingin kan anak, tapi kau malah yg menghabisi nyawa nya sendiri..." teriak nya, Bernad mengingat jelas tatapan terakhir nara, sat dia menusuk nya dulu.. Ia tidak akan bisa memaafkan diri nya sendiri...
Bernad beranjak dari tempat nya dia berniat untuk mengejar Adinda, namun dia juga tidak mungkin mengakui diri nya di depan steven dan juga yg lain nya, Bernad hanya bisa menyesali kesalahan nya, dia bahkan hampir menodai putri nya sendiri dulu.. Dab dia juga yg menjual Qinara,untuk di jadikan jaminan hutang-hutang nya pada Andara.. dia kini tidak bisa berbuat apa-apa lagi, semua nya sudah terjadi anak itu pun sudah pergi dan tidak mungkin bisa kembali..
__ADS_1
Bernad membereskan pakaian nya dia lebih memilih pergi dari tempat itu, menjauh dari semua orang menghukum diri nya sendiri.. Dia juga tidak mungkin bisa mengakui jika Qirana adalah putri nyaa, dia berfikir dia tidak pantas di sebut ayah, bahkan dia tidak pantas menjadi seorang ayah, biarkAn Qirana tahu jika ayah kandung nya adalah steven dan bukan dia, itu menjadi lebih baik, karena dia yg membunuh saudara kembar nya..
Dia berjalan seorang diri membaawa seluruh barang nya, "Lebih baik aku pergi dan aku tidak akan muncul lagi di kehidupan mereka, aku akan menerima hukuman ku.. Aku tidak akan pernah memaafkan diri ku sendiri.. Selama nya" ucap nya sendiri,
"Rana,. Ayah ingin bicara pada mu..! Apa suasana hati mu sudah lebih tenang?" tanya nya.. Rana hanya mengangguk... Ia yakin jika stevan akan bertanya soal kembaran nya itu..
__ADS_1
"bisa cerita kan semua yg terjadi..?! Bagaimana bisa kau tahu tentang nara..?" tanya nya.. Qirana menarik hafas panjang.. Dia sudah siap menjelaskan nya jika suatu saat ayah atau ibu nya bertanya tentang hal itu pada nya
"Jadi sebenarnya selama ini Kak Nara masih hidup Dan Dia tinggal di London selama 2 tahun aku bertemu dengannya ketika aku baru sampai di sana, itupun kami tidak sengaja ,Kak Nara bercerita padaku jika pada saat Om Bernard menculiknya Om Bernad, menjual dirinya pada seseorang bernama Andara dan menjadikannya seorang pelayan yang bekerja melayani Andara untuk melunasi semua hutang-hutang yang Bernard pinjam padanya pada awalnya karena tidak tahu jika dia dijadikan jaminan namun mau tidak mau kakak aku menerima tawaran yang tuan Andara berikan padanya dia harus menjadi pelayan pribadinya hingga hutang-hutangnya lunas maksudku hutang Bernard pada Tuan Andara yang kami pun tidak tahu jumlahnya berapa saat itu aku pun terkejut saat bertemu dengannya di sebuah restoran jangan tidak jauh dari bandara saat aku sampai pertama kali di London tapi kan ada berkata padaku untuk tidak memberitahukannya pada ayah dan ibu karena dia ingin menyelesaikan urusannya sendiri bersama Tuan antara itu namun entah apa yang terjadi setelah satu tahun berlalu Kak Nara tiba-tiba saja mendatangi aku ke apartemen dan dia tinggal bersamaku di sana setelah 3 bulan berlalu Kak Nara minta untuk pulang ke Indonesia Iya ingin mengetahui bagaimana cerita saat ibu Tiara menemukannya dulu Dia berkata padaku jika dia harus tahu tentang jati dirinya sehingga dia bisa siap bertemu dengan ayah dan ibu dan setelah berbicara itu padaku dia pulang ke Indonesia Aku hanya bisa menuruti keinginan kakakku karena aku tidak ingin terjadi sesuatu lagi padanya pada saat itu aku bersyukur jika Kak Nara masih hidup dan aku tidak sendirian di London tetapi aku tidak tahu jika Kak Nara selama berbulan-bulan di Indonesia belum pernah bertemu dengan Ayah atau Ibu Aku bahkan sudah memberikan alamat rumah ini padanya aku berpikir ketika aku pulang nanti aku Kak Nara ,ayah dan juga Ibu bisa berkumpul bersama namun pada kenyataannya berkata lain Kejadian ini terjadi aku masih belum percaya hingga saat ini jika pada kejadian itu Kak Nara baru pertama kali menginjakkan kakinya di rumah ini Aku tidak tahu selama berbulan-bulan jadi Indonesia dia tinggal di mana dan bersama siapa ,dia juga bercerita padaku jika Bernard hampir saja menodainya saat dia tinggal bersama ibu Tiara dulu sengaja menculiknya untuk menjadikannya sandera agar semua Hutangnya lunas pada Tuan Andara itu Kak Nara terpaksa menjadi pelayan pribadi Andara di sana karena Bernard yang telah memberikan dia pada laki-laki itu yang ternyata baru aku ketahui jika anda adalah Kakak dari Devin jangan ternyata Devi Putra teman ayah Om Fahri ,aku baru mengetahuinya saat pemakaman Kak Nara ketika Om Fahri menghampiri Tuan Andara yang bersama Devi datang ke sana Aku baru saja mengetahui saat itu tapi aku yakin Tuhan adalah tidak pernah berbuat jahat pada kakakku karena sebenarnya mereka saling mencintai namun entah apa yang terjadi Kak Nara pergi dari rumah itu dan memutuskan semua perjanjian yang telah mereka buat dan setelah beberapa bulan Kak Nara pulang ke Indonesia tuan andara menikah dengan seseorang di sana san kami tidak pernah tahu lagi tentangnya tetapi saat aku akan pulang dan mengetahui Kak Nara terluka di sini aku memberitahu pada Devin Jika Kak Nara terluka parah dan memintanya untuk memberitahukannya pada andara karena aku tidak ingin membuat kesalahan lagi setidaknya Kak Nara harus bertemu dengan Tuan andara tetapi ternyata mereka tidak bisa temukan Kak Nara pergi begitu cepat dan aku merasa bersalah seandainya saja aku melarang Kak Nara untuk pulang ke sini hari itu Mungkinkah kak nara masih berada di sini bersamaku sekarang" jawabnya menunduk sedih
Bersambung
__ADS_1