
Zena menatap marah pada Andara dia tidak percaya jika laki-laki itu melakukan hal itu padanya menyiramkan satu botol air pada dirinya dia mendorong tubuh besar laki-laki itu sehingga membuat Andara mundur beberapa langkah sebenarnya Andara mencoba menahan tawanya karena dia karena wajah zaena terlihat lucu ketika dia menyiramkan air padanya
Wajah Zena memerah entah karena malu atau marah Andara tahu dari sorot matanya wanita itu pasti sangat marah sekarang tapi dia tidak mempedulikannya "kau sengaja melakukan itu padaku ?kenapa !!Apa salahku Kenapa kau menyeramku Andara Apa kau sudah gila ?!" ucap Zena
Andara kali ini tertawa mengejek "kau tanya apa salahmu padaku ?sekarang aku yang bertanya padamu !!Kenapa kau menyerap Kinara dengan kopi ?Apa yang dia lakukan padamu aku rasa yang sudah gila itu kau !!gadis itu tidak melakukan kesalahan pada tapi kau datang-datang langsung saja menyiramnya tidak enakan kau disiram air juga olehku ?!Sama halnya seperti yang Kinara rasakan saat kau menyiramnya dengan kopi aku hanya membalasmu seperti apa yang kau lakukan padanya !!" jawabnya tetapi Zena tidak Kehilangan jawaban dia langsung saja mendekati wajah laki-laki itu
"Aku tidak suka melihat gadis lain mendekatimu ,aku cemburu dan aku marah pada dia berani-beraninya Dia mendekati dirimu kau itu Kekasihku Dadan Aku sedang mengandung anakmu Bagaimana bisa kau bermesraan dengan wanita lain di depanku sementara aku Tengah hamil Apa kau tidak memiliki hati Nurani kau selingkuh terang-terangan di depanku dengan gadis kecil seperti dia !!dia bahkan tidak setara denganku kecantikannya pun tidak secantik diriku lalu apa yang kau lihat darinya ?Kenapa kok bisa mendambakan wanita seperti itu kau bahkan berubah sikapmu yang dingin saat bersama aku dulu menjadi lebih hangat tetapi bukan denganku melainkan dengan dia Apakah kau sudah benar-benar melupakan aku ?aku tahu Andara kau tidak mudah melupakan aku kan ,Aku cinta pertamamu Kenapa kau tidak kembali saja padaku kita bisa memulainya dari awal lagi apalagi sebentar lagi di tengah-tengah kita akan kehadiran bayi mungil yang lucu buah hati kita berdua Apa kau tidak akan menyesal jika kau lebih memilih dia daripada aku ?!"ucap zaena
__ADS_1
Andara tersenyum diam bisikan sesuatu pada gadis itu "Aku mencintai Kinara bukan kau kau itu masa laluku dan kau juga yang meninggalkan aku dulu bukan aku yang meninggalkanmu aku tahu dari dulu kau tidak pernah mencintaiku yang kau inginkan dariku hanyalah uang harta ketenaran dan juga rumah ini kau itu wanita yang gila harta Aku tahu itu kau tahu aku dahulu sering meniduri wanita-wanita lain selain dirimu karena aku mencari pelampiasan dari selama kita berhubungan kau tidak pernah sedikitpun bersikap baik padaku Kau hanya datang ketika kau butuh uang dan ketika kau dalam masalah aku tahu selama ini kau hanya memanfaatkan aku saja Apakah kau pantas kini bicara soal cinta di depanku ?!aku dulu mencintaimu Bahkan aku sangat mencintaimu ,tapi itu dulu bukan sekarang ingat ya aku belum percaya jika anak yang ada di dalam perutmu itu adalah anakku bayi itu belum lahir ke dunia ini nanti jika dia lahir aku akan langsung melakukan tes DNA agar aku bisa lepas darimu Dan kau pergi dari sini Aku mau aku melihat wajahmu" bisik Andara Zena terlihat geram dia tidak percaya jika laki-laki itu bisa mengatakan hal seperti itu padanya
Sementara itu terlihat sibuk mengganti pakaiannya wajahnya yang masih kesal menandakan amarah di raut wajahnya dengan cepat dia mengganti pakaiannya karena Meeting itu tidak bisa ditunda dia takut jika anda akan kehilangan Proyek besar yang akan ditanganinya hari ini
Ceklek.. Pintu kamar itu terbuka ketika Kinara Tengah memilih pakaian Di lemarinya dia menoleh melihat Siapa yang masuk di sana Betapa terkejutnya dia saat melihat laki-laki itu sudah berdiri di belakangnya Kinara tubuh Kinara yang tidak memakai Satu helai pun pakaian terekpos di depan mata andara.. Mata laki-laki itu terbelalak dia juga terkejut saat melihat Kinara tidak memakai sehelaipun kain di tubuhnya wajah Kinara terlihat memerah karena dia sendiri pun yang salah ya lupa mengunci pintunya saat dia hendak berganti pakaian tadi
Laki-laki itu bukan yang pergi keluar dia malah mendekati gadis itu sambil tersenyum usil dia memeluk Kinara dari belakang dan membersihkan kata-kata yang membuat tubuh Kinara bergidik "apa yang harus kau tutupi sayang aku sudah melihat semuanya hampir setiap hari kau tidak tahu kan jika di sini di kamar ini aku memasang satu kamera yang terhubung langsung ke ponselku Sejak hari pertama kau tinggal di sini tetapi aku bisa menahan hasratku aku sudah berjanji padamu Aku tidak akan menyentuhmu sampai kau mengizinkannya tidak perlu kau tutupi karena nantinya seluruh bagian dirimu akan menjadi milikku ketika kita sudah menikah nanti..."bisiknya laki-laki itu lalu mundur dan keluar sambil tersenyum usilmatanya tak luput dari lekuk tubuh Kinara
__ADS_1
Gadis itu terbelalak dia terkejut saat mendengar jawaban dari Andara dia tidak menyangka jika dirinya selama ini menjadi tontonan tuannya itu Tetapi dia tidak bisa berbuat apa-apa Karena pada dasarnya dia adalah sandera yang Bernard berikan pada Andara Kinara termenung seorang diri, tidak ada seorang lelaki pun yang melihat seluruh tubuhnya kecuali andara
"kurang ajar Tuan Andara ternyata selama ini Dia mengintip kata saja dia selalu bergairah bila melihatku karena selama ini dia sering melihatku berganti pakaian seperti ini aku harus kamera itu agar dia tidak bisa lagi melihatku di kamar ini" batin nya
Kinara telah selesai mengganti pakaiannya dia langsung saja keluar menuju salah satu mobil milik Andara saat dia membuka mobil itu Andara sudah menunggunya di dalam namun Kinara tidak mau bicara padanya
Wajahnya ditekuk alisnya terangkat dia kesal dan juga marah ada rasa malu di hatinya Tetapi dia tidak bisa melarang atau mencegah andara karena Sedari Dulu pun Andara sudah mengatakannya Jika seorang wanita yang menjadi sanderanya untuk membayar hutang maka dia harus rela disentuh oleh laki-laki itu dan Kinara tidak bisa berbuat apapun selain diam tetapi selama ini Andara sudah menepati janjinya untuk tidak menyentuh gadis itu jika Kinara tidak mengizinkannya Andara tidak akan pernah menyentuhnya sampai kapanpun ...
__ADS_1
Bersambung