
Angel tersenyum, bahkan menikmati cengkraman tangan Alex dengan bibir yang sibuk melontarkan kata-kata yang kurang Alex mengerti. Tangannya yang terkulai ke samping, menandakan jika Angel tidak merasa kesakitan saat Alex berusaha memusnahkannya.
Kulit tubuhnya mulai mengeluarkan sisik seiring dengan perubahan warna api yang kini menghitam. Ketika rasa perih justru di rasakan Alex, sontak cengkraman tangannya terlepas.
Tubuh Angel terkulai tapi dengan gerakan cepat dia sudah berdiri tegak. Wujudnya semakin terlihat mengerikan karena kini api hitam menggantikan kulitnya.
"Lucifer.." Gumam Angel tertawa melengking menatap Alex yang kini memundurkan tubuhnya.
NB. Lucifer adalah nama iblis terkuat menurut aku😁Kalau ada yang lebih kuat. Komen di bawah👇
"Kau selalu saja menentang Tuhanmu!!" Sosok Angel kini sudah menjadi satu dengan Nyai. Sehingga dia bisa mengenali sosok Iblis yang berada di dalam tubuh Alex.
"Aku hanya sedang memenuhi keinginan hamba setiaku. Jangan ikut campur urusanku."
"Kau memang pemimpin yang buruk. Sangat pantas mendampingi makhluk ini di neraka bukan di sini!! Ini tempat manusia hidup! Kau tidak bisa menghakimi mereka! Bawa sekutumu pergi atau aku akan memaksa mereka pergi!!!" Ancam Angel lantang. Daniel hanya mampu terdiam dari jarak cukup jauh. Dia tidak sanggup menahan aura panas yang di hasilkan dari tubuh Angel.
"Sejak dulu hingga saat ini, aku menginginkan persekutuan terjadi pada kita." Lucifer sudah mengenal sosok Nyai sejak lama. Dia jatuh cinta dan menginginkan sebuah persekutuan. Bagi Lucifer, Nyai adalah sosok sempurna yang bisa mendampinginya. Paras nya yang cantik juga kekuasaan dan kekuatannya, membuat Lucifer sangat menginginkan Nyai.
"Mustahil! Aku tidak mungkin bersekutu dengan makhluk yang mengingkari penciptanya!! Tarik sekutumu!!!"
"Itu tidak akan ku lakukan." Angel tersenyum ganjil. Menghentakkan kakinya keras pada tanah yang di pijak sehingga dentuman besar terdengar menggema.
Blaaaaammm!!!!
Daniel bergegas menarik tubuh Lucas yang melemah. Tangannya mencengkram erat lengan Lucas dengan mata terbelalak menatap tanah yang mengeluarkan hawa panas yang tidak biasa.
Entah kekuatan apa yang kini Angel keluarkan. Para makhluk yang tengah berpijak menggerang kesakitan dengan tubuh terbakar.
Para manusia yang tidak bisa merasakan, berlari menjauh dari kobaran api yang di hasilkan dari terbakarnya tubuh jutaan makhluk.
Alex menatap geram ke arah Angel lalu beralih pada para makhluk ciptaannya yang kini berubah menjadi abu.
"Kau membuatku marah Nyai!!" Teriak Alex.
"Aku hanya mencoba melindungi nyawa tidak bersalah itu!!"
Craaaaaasssshhhhh...
__ADS_1
Duaaaak!!!
Tubuh Angel terlempar namun tidak terjatuh. Dia malah melesat ke arah Alex lalu membalasnya dengan sebuah sayatan.
"Aggghhhhhh!!!!!" Teriak Alex dengan lengan tersayat. Angel tertawa melengking berjalan memutari tubuh Alex seakan tengah mempermainkannya.
"Keluar dari tubuh makhluk ini Lucifer. Aku ingin bertemu dengannya. Dia juga sangat mengidolakan ku." Nyai tahu saat Alex menantangnya beberapa kali." Katamu kau ingin memusnahkan ku bukan. Aku sudah di sini." Angel mengerakkan tangannya dan terlihat sebuah asap hitam menghantam keras dada Alex hingga terpental jauh.
Angel kembali mendekat lalu menarik kasar tubuh Alex dan membawanya terbang lalu menghempaskannya ke tanah.
Blaaaaammm!!!!
Para penduduk yang menyaksikan tentu saja merasa takut. Salah satu dari mereka berusaha merekam kejadian tersebut. Namun tiba-tiba ponsel mereka meledak hingga mengeluarkan asap. Aura kuat dari pertempuran, membuat cara kerja kamera tidak sanggup menjangkaunya.
"Ayo lawan aku hahahaha. Apa kau tahu jika aku lebih dulu tercipta daripada kau!!!" Angel kembali menyerang tapi kali ini Alex sanggup menghindar atas bantuan Lucifer.
Alex yang kala itu setengah sadar, melebarkan matanya ketika menyadari jika sosok yang ada di hadapannya adalah khodam dari Noa yang ingin di musnahkan olehnya.
Kenapa makhluk itu bisa berpindah tempat ke tubuh Angel..
"Karena dia terlalu lemah untuk ku tinggali!!" Jawab Angel bertengger pada salah satu pohon besar.
"Tentu saja! Aku bisa membaca kebusukan yang ada di hatimu itu!!" Angel kembali tertawa melengking penuh hinaan menatap Alex dan kebodohannya." Ayo Raja sialan. Serang aku! Musnahkan seperti niatmu sejak awal!!" Dalam sekejap Angel sudah berdiri di hadapan Alex.
Tangan kanannya terangkat lalu menyentuh pipi Alex dengan telunjuk runcingnya.
"Seharusnya kau melindungi ku, bukan menyekap ku." Tiba-tiba saja wajah Angel berubah menjadi sosok Tiara, Istri Alex." Kau menginginkan wanita ini bukan." Meski sayatan pada pipi Alex terasa perih membakar. Namun bibirnya tersungging menatap sosok yang lama di rindukannya.
"Tiara.." Gumamnya terbata lalu melebarkan matanya saat wajah Tiara berubah menjadi seonggok daging busuk.
"Tiara mu sudah membusuk sejak lama! Seperti apa yang kau lihat sekarang! Tidak ada reinkarnasi bagi manusia apalagi Tiara mu hanya manusia biasa yang tidak bisa menitis." Angel masih berbaik hati untuk menyadarkan Alex akan obsesinya pada sosok Tiara. Dia berusaha memberikan pengampunan dan berharap Alex bisa memperbaiki pola fikirnya.
"Kau tidak tahu jika Noa adalah titisan Tiara." Angel tersenyum ganjil dengan kilatan mata hitamnya.
"Pergilah Lucifer. Bawa makhluk ini bersamamu." Kesadaran Alex kembali di kendalikan Lucifer.
"Aku ingin di sini lebih lama."
__ADS_1
"Ini bukan tempatmu. Kau bisa menyesatkan umat manusia nantinya. Pergilah sebelum aku menidurkan mu secara paksa." Lucifer terkekeh renyah dalam bentuk tubuh Alex. Dia yakin akan kekuatan besarnya yang tidak akan mudah untuk di musnahkan.
"Mereka memberikanku makanan dan persembahan. Mana mungkin aku menolak itu."
"Itu kenapa kau harus kembali tidur. Itu lebih baik daripada kau menyesatkan jalan mereka."
"Aku tidak mungkin hadir tanpa adanya undangan."
"Kau harus pergi ke neraka untuk menjalankan tugasmu. Kau bisa jadi penguasa di sana bukan di sini."
"Di sini lebih baik Nyai. Aku menyukai tempat ini."
"Baiklah jika itu pilihanmu." Tangan Angel mencengkram bagian wajah Alex dan berusaha mengeluarkan Lucifer.
Suasana sekitar semakin mencekam ketika sosok berkepala kambing dengan tanduk besar di paksa untuk keluar dari tubuh Alex.
Langit semakin menghitam, di iringi dengan suara guntur dan petir yang saling bersahutan.
Seiring dengan keluarnya sosok tersebut, bumi terbelah dan memperlihatkan bara api di dalamnya.
"Nyai, aku mencintaimu. Belum saatnya aku berada di sana."
"Kau tidak mau tidur jadi aku memaksamu untuk tidur dan kembali ke tempatmu." Angel menenggelamkan tubuh Lucifer yang langsung di hisap oleh bara api di bawahnya. Lucifer berteriak nyaring, mencoba menolak tapi tanah sudah kembali menutup.
"Ampuni saya Nyai." Alex terduduk lemah dengan kepala tertunduk seakan menyesal akan perbuatannya.
Tanah yang sudah kembali normal, membuat Lucas dan Daniel turun dan berdiri tepat di samping Angel.
"Kau Raja yang tidak amanah. Kau manfaatkan kekuasaan untuk memenuhi naffsu pribadimu!!"
"Saya sadar Nyai, saya menyesal."
"Bangun! Aku bukan Tuhan!!" Pinta Angel lantang. Perlahan Alex berdiri dengan kepala yang masih tertunduk." Kau menyesal?" Tanya. Angel menatap lekat pada raut wajah Alex.
"Saya sangat menyesal."
🌹🌹🌹🌹
__ADS_1
Tunggu kelanjutannya besok ya teman-teman..
Terimakasih dukungannya..